Apa itu asam amino? Asam amino merupakan suatu senyawa yang penting bagi tubuh sebagai salah satu molekul pembentuk protein. Fungsi asam amino sendiri sangat penting bagi tubuh, terutama bagi si Kecil yang sedang di dalam periode emas tumbuh kembang. 

Asam amino atau dalam istilah medis dikenal dengan nama amino acid adalah bentuk paling sederhana dari protein. Senyawa ini merupakan hasil metabolisme atau pemecahan protein, baik dari makanan, minuman, atau suplemen. 

Untuk itulah asam amino perlu diberikan secara rutin pada si Kecil setiap hari melalui sumber makanan tertentu. Memang, apa saja sih fungsi asam amino itu? Lalu, apa saja yang termasuk sebagai sumber asam amino? Informasi di bawah ini telah merangkum semuanya untuk Ibu.

Jenis-jenis Asam Amino

Asam amino dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsi biologis atau segi pembentukannya, yaitu:

Fungsi Asam Amino

Setelah mengetahui sepintas apa itu asam amino, Ibu pasti bertanya-tanya seberapa pentingkah senyawa yang satu ini. Ada begitu banyak fungsi dan manfaat asam amino yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil, ya Bu.

Kebutuhan asam amino si Kecil bisa Ibu penuhi dari makanan sehat yang seimbang dan juga susu pengganti ASI seperti susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag Primagro 1+. Selain dapat membentuk protein, kira-kira apa saja manfaat asam amino untuk si Kecil? Berikut beberapa fungsi asam amino yang perlu Ibu kenali.

  1. Membentuk neurotransmitter

    Fungsi asam amino yang pertama adalah untuk membentuk neurotransmitter, yaitu senyawa kimia yang bertugas untuk mengirimkan sinyal di sel-sel otak. Ada beberapa neurotransmitter yang dibentuk oleh asam amino, antara lain dopamin, serotonin, dan norepinephrine.

    Pengiriman pesan yang dilakukan oleh neurotransmitter memungkinkan otak untuk menjalankan fungsinya dengan baik, meningkatkan dan menyeimbangkan sinyal di otak, serta membantu mengelola respons otomatis tubuh.

    Respons otomatis tubuh misalnya pernapasan dan detak jantung. Selain itu, senyawa kimia ini juga berperan dalam fungsi psikologis, seperti proses belajar, suasana hati, ketakutan, hingga kebahagiaan. 

    Jadi untuk mendukung kecerdasan si Kecil, Ibu perlu memastikan bahwa kebutuhan asam amino harian si Kecil sudah terpenuhi ya, Bu. 

  2. Meningkatkan daya ingat dan stamina

    Asam amino mampu meningkatkan daya ingat dan menghindarkan si Kecil dari depresi. Daya ingat yang baik akan sangat berpengaruh terhadap proses belajar si Kecil. Selain itu, fungsi asam amino juga dapat mendukung detoksifikasi amonia yang dilakukan oleh hati, sehingga tubuh jadi lebih sehat dan memiliki stamina yang lebih kuat untuk melakukan berbagai aktivitas.

  3. Meningkatkan massa otot

    Fungsi asam amino yang selanjutnya yaitu membantu meningkatkan massa otot. Otot dibentuk oleh protein yang merupakan gabungan dari beberapa jenis asam amino, baik esensial dan non esensial. Ini artinya, dengan mengonsumsi asam amino, massa otot pada tubuh akan meningkat. Jika ada banyak otot yang terbentuk, maka tubuh hanya akan memiliki sedikit ruang bagi lemak sekaligus membuat tubuh jadi lebih aktif dalam bergerak. 

    Mengutip dari Studi dari National Center for Biotechnology Information menunjukkan jika kekurangan satu jenis saja dari asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh, maka bisa menurunkan potensi pertumbuhan tinggi badan hingga 50%.

  4. Menjaga jantung tetap sehat

    Jantung adalah salah satu organ tubuh yang penting, sehingga harus dirawat dengan baik sejak dini supaya selalu sehat dan menjalankan fungsinya secara optimal. Untuk menjaga kesehatan jantung tersebut bisa dengan rajin mengonsumsi makanan yang mengandung asam amino. 

    Berdasarkan sebuah studi, fungsi asam amino ini diketahui dapat mendukung kesehatan jantung karena merupakan nutrisi penting untuk jantung dan beberapa jenisnya dipercaya dapat mengoptimalkan fungsi kardiovaskular.

  5. Memperbaiki jaringan tubuh yang rusak

    Fungsi asam amino berikutnya yaitu memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Jaringan tubuh akan mengalami proses regenerasi jika mengalami kerusakan oleh suatu hal. Untuk dapat membantu proses regenerasi tersebut, tubuh akan membutuhkan asam amino karena senyawa ini bermanfaat salah satunya untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

  6. Membentuk antibodi

    Antibodi adalah zat kimia yang berperan dalam menangkal mikroorganisme yang dianggap asing bagi tubuh. Antibodi ini akan membantu memperkuat sistem imun tubuh agar lebih kuat dari serangan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, maupun kuman. Dengan begitu, si Kecil akan memiliki tubuh yang lebih sehat dan tidak mudah jatuh sakit. Disinilah fungsi asam amino akan bekerja. Asam amino memiliki fungsi untuk membentuk antibodi untuk menyerang sel asing yang masuk ke dalam tubuh manusia. 

  7. Menyeimbangkan kerja hormon dan enzim

    Fungsi asam amino selanjutnya yaitu bisa membantu menyeimbangkan kerja hormon dan enzim. Asam amino juga disebut dapat melepaskan insulin yang berfungsi untuk menjaga kadar gula darah. Ini artinya, risiko si Kecil terserang penyakit diabetes pun jadi lebih rendah.

  8. Menyeimbangkan kadar cairan tubuh

    Kadar cairan yang ada di dalam tubuh perlu dijaga agar tetap seimbang sehingga tidak berdampak pada kesehatan dan mengganggu kerja organ tubuh. Itulah fungsi asam amino selanjutnya, yakni menjaga keseimbangan cairan tubuh. Oleh karena itu, jangan sampai si Kecil kekurangan asupan asam amino ya, Bu.

  9. Memperkuat rambut

    Fungsi asam amino ternyata juga bisa untuk memperkuat rambut agar terhindar dari kerontokan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Clinical and Experimental Dermatology, rambut yang rontok disebabkan karena tubuh kekurangan asupan lisin dan zat besi. Lisin tersebut adalah salah satu jenis asam amino esensial. Jadi, untuk membuat rambut lebih kuat, tubuh harus mendapatkan cukup asam amino esensial yang didapatkan dari asupan makanan.

Sumber Asam Amino

Selain berasal dari suplemen, si Kecil bisa memperoleh asupan asam amino ini dari berbagai makanan yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sumber protein. Untuk mendapatkan semua fungsi asam amino di atas, maka si Kecil perlu mengonsumsi sumber makanan hewani dan nabati.

Namun, perlu Ibu tahu jika protein hewani dan nabati memiliki perbedaan. Protein hewani adalah sumber protein yang berasal dari hewan, meliputi daging ruminansia (daging sapi, daging kambing, daging rusa), daging unggas (daging ayam, daging bebek), seafood, serta telur dan susu. Sementara itu, protein nabati adalah sumber protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Jika melihat perbedaan antara keduanya, protein hewani menyediakan asam amino esensial yang lebih tepat jika dibandingkan dengan nabati. Karena menurut penelitian , protein nabati lebih sulit dicerna dari pada protein hewani karena komponen di dalamnya membuat enzim pencernaan lebih sulit untuk menyerap protein. 

Namun bukan berarti menghindari protein nabati ya, Bu. Karena di dalamnya mengandung nutrisi yang baik dan dibutuhkan tubuh untuk menyeimbangkan gizi dan kesehatan.

Berikut beberapa contoh asupannya:

  1. Sumber asam amino hewani

    • Susu
    • Telur
    • Daging (ayam, sapi, kalkun, domba)
    • Makanan laut (ikan, udang, kerang, kepiting, cumi)
    • Hati ayam
    • Produk susu (keju, yogurt)
  2. Sumber asam amino nabati

    • Tahu
    • Tempe
    • Kacang-kacangan (kedelai, kacang mede, kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, edamame)
    • Pisang
    • Alpukat
    • Brokoli
    • Bayam
    • Jamur
    • Gandum utuh
    • Jagung
    • Beras merah

Sekarang Ibu sudah tahu apa saja sumber asam amino hewani dan nabati, bukan? Meski sama-sama bisa menjadi sumber asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh, keduanya memiliki struktur yang berbeda. 

Asam amino esensial hewani merupakan yang paling lengkap dan memiliki struktur yang hampir sama dengan yang ada di dalam tubuh manusia. Sedangkan untuk asam amino protein tidak memiliki asam amino esensial selengkap yang ada pada hewan. 

Banyak sekali ya, Bu, fungsi asam amino bagi tubuh si Kecil? Oleh karena itu, jangan sampai lupa untuk selalu mencukupi kebutuhan asam amino harian buah hati dengan memberikan sumber makanannya yang ada di atas.

Selain makanan, Ibu bisa memberikannya susu pertumbuhan yang kaya akan 9AAE (9 Asam Amino Esensial) kepada si Kecil. Pastikan susu tersebut mengandung 9AAE dengan membaca tabel nutrisi yang ada pada kemasan ya, Bu. Karena tidak semua susu pertumbuhan memiliki 9AAE di dalam kandungan nutrisinya. 

Pastikan juga kebutuhan nutrisi DHA untuk si Kecil terpenuhi, ya Bu. DHA adalah asam lemak yang termasuk dalam kelompok omega-3 yang merupakan nutrisi utama untuk membantu fungsi otak. Nah, DHA berperan penting untuk mengoptimalkan kecerdasan otak dan kesehatan retina mata si Kecil. Penuhi kebutuhan harian DHA dengan susu pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ karena memiliki DHA 4x lebih tinggi!

Selain DHA 4x lebih tinggi, Frisian Flag PRIMAGRO 1+ satu-satunya susu pertumbuhan yang mengandung omega 3 (ALA), omega 6 (LA), minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi untuk memaksimalkan perkembangan otak serta kecerdasan.

Agar si Kecil dapat tumbuh kembang secara optimal, penting bagi Ibu untuk terus memantau progres pertumbuhannya. Ibu bisa menggunakan fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima yang juga terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Fitur tersebut akan membantu mengukur tinggi badan anak, berat badan, lingkar kepala, dan indeks massanya yang nantinya disesuaikan dengan grafik pertumbuhan dari WHO. Yuk, coba fiturnya di sini sekarang juga!