Whatsapp Share Like Simpan

Asam amino merupakan suatu senyawa yang penting bagi tubuh sebagai salah satu molekul pembentuk protein. Fungsi asam amino sendiri sangat penting bagi tubuh, terutama untuk anak-anak yang sedang di dalam masa tumbuh kembang. Untuk itulah asam amino perlu diberikan secara rutin pada si Kecil setiap hari melalui sumber makanan tertentu. Memang, apa saja sih fungsinya? Lalu, apa saja yang termasuk sebagai sumber asam amino? Informasi di bawah ini telah merangkum semuanya untuk Ibu.

Fungsi Asam Amino

Asam amino memiliki banyak manfaat bagi tubuh si Kecil, yaitu:

  • Menjaga jantung tetap sehat. Jantung adalah salah satu organ tubuh yang penting, sehingga harus dirawat dengan baik sejak dini supaya selalu sehat dan menjalankan fungsinya secara optimal. Untuk menjaga kesehatan jantung tersebut bisa dengan rajin mengonsumsi makanan yang mengandung asam amino. Berdasarkan sebuah studi, senyawa ini diketahui dapat mendukung kesehatan jantung karena merupakan nutrisi penting untuk jantung dan beberapa jenisnya dipercaya dapat mengoptimalkan fungsi kardiovaskular.
  • Membentuk neurotransmitter. Fungsi asam amino lainnya adalah untuk membentuk neurotransmitter, yaitu senyawa kimia yang bertugas untuk mengirimkan sinyal di sel-sel otak. Ada beberapa neurotransmitter yang dibentuk oleh asam amino, antara lain dopamin, serotonin, dan norepinephrine.
  • Memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Jaringan tubuh akan mengalami proses regenerasi jika mengalami kerusakan oleh suatu hal. Untuk dapat membantu proses regenerasi tersebut, tubuh akan membutuhkan asam amino karena senyawa ini bermanfaat salah satunya untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
  • Membentuk antibodi. Antibodi adalah zat kimia yang berperan dalam menangkal mikroorganisme yang dianggap asing bagi tubuh. Antibodi ini akan membantu memperkuat sistem imun tubuh agar lebih kuat dari serangan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, maupun kuman. Dengan begitu, si Kecil akan memiliki tubuh yang lebih sehat dan tidak mudah jatuh sakit.
  • Menyeimbangkan kerja hormon dan enzim. Asam amino berfungsi untuk menyeimbangkan kerja hormon dan enzim. Asam amino juga disebut dapat melepaskan insulin yang berfungsi untuk menjaga kadar gula darah. Ini artinya, risiko si Kecil terserang penyakit diabetes pun jadi lebih rendah.
  • Menyeimbangkan kadar cairan tubuh. Kadar cairan yang ada di dalam tubuh perlu dijaga agar tetap seimbang sehingga tidak berdampak pada kesehatan dan mengganggu kerja organ tubuh. Itulah fungsi asam amino selanjutnya, yakni menjaga keseimbangan cairan tubuh. Oleh karena itu, jangan sampai si Kecil kekurangan asupan asam amino ya, Bu.
  • Meningkatkan daya ingat dan stamina. Asam amino mampu meningkatkan daya ingat dan menghindarkan si Kecil dari depresi. Daya ingat yang baik akan sangat berpengaruh terhadap proses belajar si Kecil. Selain itu, asam amino juga dapat mendukung detoksifikasi amonia yang dilakukan oleh hati, sehingga tubuh jadi lebih sehat dan memiliki stamina yang lebih kuat untuk melakukan berbagai aktivitas.
  • Memperkuat rambut. Fungsi asam amino ternyata juga bisa untuk memperkuat rambut agar terhindar dari kerontokan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Clinical and Experimental Dermatology, rambut yang rontok disebabkan karena tubuh kekurangan asupan lisin dan zat besi. Lisin tersebut adalah salah satu jenis asam amino. Jadi, untuk membuat rambut lebih kuat, tubuh harus mendapatkan cukup asam amino.
  • Meningkatkan massa otot. Otot dibentuk oleh protein yang merupakan gabungan dari beberapa jenis asam amino. Ini artinya, dengan mengonsumsi asam amino, massa otot pada tubuh akan meningkat. Jika ada banyak otot yang terbentuk, maka tubuh hanya akan memiliki sedikit ruang bagi lemak sekaligus membuat tubuh jadi lebih aktif dalam bergerak.

Sumber Asam Amino

Untuk mendapatkan semua fungsi asam amino di atas, maka si Kecil perlu mengonsumsi sumber makanan berikut ini:

  • Sumber asam amino hewani:
    1. Susu
    2. Telur
    3. Daging (ayam, sapi, kalkun, domba)
    4. Makanan laut (ikan, udang, kerang, kepiting, cumi)
    5. Hati ayam
    6. Produk susu (keju, yogurt)
  • Sumber asam amino nabati
    1. Tahu
    2. Tempe
    3. Kacang-kacangan (kedelai, kacang mede, kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, edamame)
    4. Pisang
    5. Alpukat
    6. Brokoli
    7. Bayam
    8. Jamur
    9. Gandum utuh
    10. Jagung
    11. Beras merah

Jenis-jenis Asam Amino


Asam amino dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsi biologis atau segi pembentukannya, yaitu:

Artikel Sejenis

  • Asam amino esensial, terdiri dari: lisin, treonin, arginin, valin, isoleusin, histidin, metionin, tryptophan, leusin, dan fenilalanin.
  • Asam amino non esensial, terdiri dari: serin, sistein, asam aspartat, asam glutamat, hidroksiprolin, alanin, glisin, tirosin, dan prolin.

Sumber Asam Amino Esensial & Non Esensial

Berikut ini ada beberapa sumber makanan yang mengandung asam amino esensial dan non esensial berdasarkan jenisnya:

  • Sumber asam amino esensial:
    • Metionin: susu, daging sapi, daging ayam, ikan, tahu, tempe, jagung, kacang mede, keju
    • Histidin: daging ayam, ikan
    • Arginin: susu, telur, biji kacang tanah, cokelat
    • Leusin: daging, beras merah, susu kedelai, kacang kedelai
    • Isoleusin: telur, daging, ikan, keju, kacang-kacangan
    • Triptofan: susu skim, telur, daging, keju, pisang
    • Treonin: susu, daging, ikan, biji wijen
    • Valin: jamur, keju, kacang kedelai, gandum utuh
    • Lisin: ikan dan biji polong
    • Fenilalanin: telur, daging sapi, daging ayam, ikan
  • Sumber asam amino non esensial
    • Tirosin: daging, ikan, hati ayam, alpukat, pisang, keju
    • Alanin: susu, telur, daging, ikan, kacang-kacangan
    • Sistein: brokoli, bawang bombay, bawang putih, cabai
    • Asparagin: susu, telur, daging
    • Glutamin: gandum, kedelai

Banyak sekali ya, Bu, fungsi asam amino bagi tubuh si Kecil? Oleh karena itu, jangan sampai lupa untuk selalu mencukupi kebutuhan asam amino harian buah hati dengan memberikan sumber makanannya yang ada di atas. Semoga informasi ini bermanfaat.

Jika ibu memiliki pertanyaan lain seputar nutrisi maupun tumbuh kembang si Kecil, silahkan berkunjung ke laman Tanya Pakar. Para ahli di sana akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu ya, Bu.

 

Sumber:

merdeka, halodoc