Whatsapp Share Like Simpan

1000 hari pertama kehidupan merupakan periode emas bagi buah hati. Mulai dari proses pembuahan dalam rahim Ibu hingga si Kecil berusia dua tahun adalah periode penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya di masa mendatang. Dalam 1000 hari pertama kehidupan ini, bukan hanya stimulasi dan nutrisi yang harus diperhatikan, tetapi juga bagaimana cara Ibu merawat si Kecil agar tumbuh kembangnya lebih optimal. 

Apa yang Harus Ibu Lakukan di 1000 Hari Pertama Anak?

1000 hari pertama kehidupan buah hati adalah momen yang harus terus dipantau karena di periode ini banyak fungsi organ tubuh si Kecil yang sedang dibentuk dan berkembang. Sebagai contoh, 80 persen pembentukan dan perkembangan otak akan terjadi di periode 1000 hari pertama kehidupan si Kecil, sehingga periode ini sering kali dianggap sebagai fondasi agar anak tumbuh dengan sehat, kuat, pintar, dan tinggi. Melansir laman idai.or.id, 1000 hari pertama kehidupan anak juga merupakan waktu yang tepat untuk pemulihan bila ada gangguan perkembangan. Menurut penelitian, ternyata angka gangguan yang dialami anak-anak akibat masalah gizi masih cukup tinggi dialami masyarakat Indonesia. 

Salah satu gangguan pertumbuhan yang kurang diperhatikan oleh para orang tua adalah stunting, yaitu kondisi masalah gizi kronis yang ditandai dengan tubuh anak lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya. Selain masalah tinggi badan, stunting juga bisa menyebabkan dampak lain, seperti kecerdasan di bawah rata-rata, sistem imun lemah, dan anak lebih berisiko mengidap diabetes, penyakit jantung, stroke, dan kanker. Kondisi stunting bisa terjadi jika Ibu tidak memerhatikan pertumbuhan dan perkembangan si Kecil di 1000 hari pertama kehidupannya. Dalam jurnal EBioMedicine yang dipublikasi oleh The Lancet menyebutkan bahwa masalah stunting pada anak berkaitan erat dengan kurangnya asupan asam amino esensial dalam tubuh. Penelitian itu menunjukkan pentingnya asupan 9 asam amino esensial (9AAE) sebagai cara agar cepat tinggi untuk anak.

Dari penelitian tersebut dapat dilihat bahwa asupan nutrisi berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak lebih optimal, terutama di 1000 hari pertama kehidupannya. Nutrisi tepat selama kehamilan dan menyusui, pemberian MPASI, dan nutrisi lain terbukti memiliki dampak besar terhadap tumbuh kembang anak. Asupan nutrisi yang berkualitas, pola hidup sehat, serta menjaga kebersihan juga dapat mengurangi risiko berbagai penyakit.

Dengan memantau sejak dini, Ibu dapat langsung berkonsultasi dengan dokter bila ada gangguan yang dialami si Kecil. IDAI juga menganjurkan untuk melakukan pemantauan pertumbuhan dengan cara menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan serta lingkar kepala, yang nantinya akan disesuaikan dengan kurva pertumbuhan anak berdasarkan usia dan jenis kelamin. Sementara, pemantauan perkembangan dilakukan dengan cara pengamatan langsung pada si Kecil oleh petugas kesehatan di pos pelayanan terpadu atau posyandu. 

Artikel Sejenis

Nutrisi Penting di 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Seperti yang sudah disebutkan, dalam mengoptimalkan 1000 hari pertama kehidupan anak, Ibu harus memenuhi nutrisi mulai dari masa kehamilan. Ingat ya, Bu, asupan nutrisi saat hamil sangat dibutuhkan untuk menentukan kesehatan si Kecil saat lahir. Ibu juga harus lebih cermat dalam memilih makanan sehat, sebagai contoh, cukupi asupan protein dan asam folat untuk menghindari risiko cacat bawaan. Banyak ahli yang menyebut, protein dan asam folat berperan dalam pembentukan sel otak. Setelah nutrisi kehamilan tercukupi, periode selanjutnya yang tak kalah penting adalah menyusui. Di periode ini, kualitas ASI juga harus diutamakan agar kebutuhan gizi si Kecil terpenuhi. 

Setelah si Kecil sudah bisa mengonsumsi MPASI, Ibu harus lebih mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya. Ada berbagai nutrisi yang bisa Ibu penuhi untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil, di antaranya protein, karbohidrat, lemak, beragam vitamin, dan mineral. Protein termasuk zat gizi penting yang memiliki fungsi khas yang tidak dimiliki oleh zat gizi lain, yaitu membangun dan memelihara sel-sel serta jaringan tubuh. Oleh karenanya, asupan protein sangat dibutuhkan oleh tubuh, terutama di 1000 hari pertama kehidupan anak. Ibu bisa mendapatkan zat gizi ini dari sumber protein hewani dan protein nabati. Sumber makanan protein hewani meliputi susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan hasil olahannya. Sementara, makanan berprotein nabati meliputi kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan. Perlu Ibu ketahui, protein hewani adalah jenis protein yang paling penting dan dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan protein nabati. Sebab, protein nabati memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik di dalam tubuh.

Baca juga: Apa yang Perlu Anda Ketahui Tentang 9 Asam Amino Esensial

Dalam tubuh, protein akan dipecah menjadi bentuk lebih sederhana yang disebut asam amino. Nah, jenis asam amino yang sangat penting adalah 9 jenis asam amino esensial atau 9AAE. Asupan 9 asam amino esensial (9AAE) ini sangat dibutuhkan karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri, sehingga membutuhkan bantuan dari makanan tinggi protein. Demi menunjang 1000 hari pertama kehidupan si Kecil, kebutuhan 9 asam amino esensial (9AAE) ini harus terpenuhi dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat agar tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. 

Tahukah Ibu, apa yang akan terjadi jika asupan 9AAE ini tidak lengkap? maka akan mengurangi fungsi optimal yang dibutuhkan oleh tubuh si Kecil lho. Hal ini dibuktikan juga dalam sebuah penelitian di National Center for Biotechnology Information yang menjelaskan bahwa kekurangan satu jenis 9 asam amino esensial (9AAE), maka akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 34 persen. Sementara, kekurangan semua jenis 9 asam amino esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 50 persen. Selain itu, 9 asam amino esensial (9AAE) juga berfungsi untuk membangun dan memelihara jaringan tubuh, sebagai sumber energi, membangun antibodi, serta dapat mengangkut zat gizi pada tubuh si kecil. Oleh karena itu, 9 asam amino esensial (9AAE) menjadi nutrisi penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, terutama di 1000 hari pertama kehidupannya. 

Kandungan 9 asam amino esensial (9AAE) bisa secara lengkap Ibu dapatkan dalam Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+, yaitu susu bubuk pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang sudah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang optimal si Kecil. Susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ juga mengandung 9 nutrisi penting lainnya, seperti minyak ikan, omega 3, omega 6, zat besi, zinc, protein, kalsium, magnesium, vitamin D3 serta vitamin dan mineral lain untuk mendukung potensi si Kecil tumbuh pintar, kuat, dan tinggi Hadir dengan tiga varian rasa, yaitu vanilla, madu, dan cokelat yang pasti disukai si Kecil. Selain susu, Ibu juga tetap harus menyeimbangkan asupan nutrisi lain dan mengasah stimulasi agar pertumbuhan dan perkembangan si Kecil di 1000 hari pertamanya jadi lebih ideal. 

Stimulasi di 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Untuk menunjang perkembangan si Kecil di 1000 hari pertama kehidupannya, Ibu juga perlu mengasah stimulasi dalam beberapa aspek, baik saat masa kehamilan maupun saat si Kecil sudah lahir. Saat masa kehamilan, stimulasi ini bisa dibagi berdasarkan periode tiga bulan atau trimester. Saat trimester pertama, utamakan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi berkualitas dan rutin menyentuh perut Ibu agar dapat mengembangkan ikatan emosional antara Ibu dan janin. Di trimester kedua, Ibu bisa menstimulasi janin dengan mengajaknya berbicara, mendongeng, melantunkan musik yang tenang, dan mengenalkan suara-suara alami di lingkungan. Di periode 1000 hari pertama kehidupan si Kecil ini, kesehatan dan kenyamanan Ibu juga harus diperhatikan karena berpengaruh terhadap kondisi si Kecil kelak. Lalu, memasuki trimester ketiga, stimulasi dari berbagai indera, seperti suara, cahaya, sentuhan, dan rasa harus dilakukan secara rutin. Sementara, 1000 hari pertama kehidupan saat si Kecil lahir, ada beberapa aspek yang harus distimulasi dengan tepat oleh Ibu, di antaranya aspek motorik kasar, motorik halus, bahasa (kognitif), dan sosialisasi. Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk memantau tumbuh kembang si Kecil di 1000 hari pertama kehidupan agar dapat mencegah gangguan atau penyimpangan sebagai berikut:

  • Gangguan pertumbuhan

    Misalnya ditandai dengan status gizi anak kurang atau buruk sehingga menyebabkan stunting.

  • Gangguan perkembangan

    Misalnya ditandai dengan terlambat berbicara dibandingkan anak seusianya. 

  • Gangguan mental emosional anak

    Misalnya ditandai dengan gangguan konsentrasi dan hiperaktif.

Jika Ibu melihat ada gangguan pertumbuhan, perkembangan, atau emosional anak di 1000 hari pertama kehidupannya, segeralah konsultasikan dengan dokter agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Semoga artikel ini bermanfaat dan si Kecil tumbuh jadi anak yang pintar, kuat, dan tinggi.