Whatsapp Share Like
Simpan

Pertama kalinya pemeriksaan USG untuk melihat calon buah hati, Bu? Pasti deg-degan, ya. Saat pemeriksaan nanti, perut Ibu akan diperiksa menggunakan sebuah alat untuk melihat janin di dalam kandungan. Kemudian dari sebuah layar, Ibu dapat melihat perkembangan janin tersebut serta akan memperoleh sebuah hasil berupa foto hitam putih.

Sayangnya, membaca hasil USG itu tidaklah mudah karena hanya berupa gambar samar berwarna hitam putih dan berbagai singkatan. Ibu pun pasti ingin tahu, bagaimana sih cara membaca hasil USG yang benar? Informasi berikut ini akan membantu Ibu untuk mengetahuinya. Langsung disimak ya, Bu.

Ketahui Istilah Dalam USG

Pada layar monitor alat USG terdapat beberapa istilah yang berupa singkatan. Supaya Ibu tidak bingung, inilah penjelasan dari istilah-istilah tersebut:

  • EDD (Estimated Delivery Date). Ini adalah keterangan tentang perkiraan persalinan yang dihitung dari tanggal menstruasi. Ibu akan lebih mengenalnya dengan istilah Hari Perkiraan Lahir (HPL).
  • LMP (Last Menstrual Period). Istilah ini lebih dikenal dengan Hari Pertama Haid Terakhir. LMP umumnya dipakai sebagai acuan untuk mengukur usia janin.
  • GA (Gestational Age). Istilah ini menunjukkan perkiraan usia kehamilan Ibu yang diukur berdasarkan ukuran dari diameter kepala, perkembangan organ, panjang tungkai lengan, dan tungkai kaki janin.
  • GS (Gestational Sac). Ini adalah ukuran kantung kehamilan yang berupa bulatan hitam dan terlihat pada hasil foto USG saat trimester awal kehamilan.
  • BPD (Biparietal Diameter). Istilah ini merujuk pada ukuran tulang pelipis kanan dan kiri janin. Biasanya BPD dipakai untuk mengukur panjang janin ketika trimester kedua atau ketiga kehamilan.
  • AC (Abdominal Circumferencial). Istilah ini digunakan untuk mengukur lingkar perut janin. Jika digabungkan dengan BPD, maka akan menghasilkan perkiraan berat janin di dalam kandungan, Bu.
  • CRL (Crown Rump Length). Ini adalah istilah yang menunjukkan panjang jarak dari ujung kepala sampai ujung kaki janin. CRL biasanya dipakai oleh dokter untuk mengukur janin saat trimester awal kehamilan.
  • FL (Femur Length). Femur merupakan tulang paha, sehingga istilah ini menunjukkan keterangan mengenai panjang tulang paha janin.
  • FW (Fetal Weight). FW merupakan istilah yang memperlihatkan berat janin di dalam kandungan.
  • HC (Head Circumferencial). Ini adalah sebuah istilah yang menjelaskan keterangan dari ukuran lingkaran kepala janin.
  • FHR (Fetal Heart Rate). Istilah ini memperlihatkan keterangan dari frekuensi detak jantung janin.

Baca juga: Manfaat Mendeteksi Perkembangan Janin Lewat USG

Makna Perbedaan Gradasi Warna pada Foto USG

Untuk tahu cara membaca hasil USG, Ibu juga perlu mengetahui makna perbedaan gradasi warna yang ada di dalamnya. Saat dicermati dengan baik, foto hitam putih tersebut memiliki perbedaan warna yang berasal dari perbedaan massa jenis bahan yang dilalui oleh gelombang suara.

Artikel Sejenis

Berikut adalah makna dari perbedaan gradasi warna pada foto USG, Bu:

  • Warna putih: menggambarkan jaringan padat seperti tulang, karena permukaan luarnya memantulkan suara dengan jumlah yang lebih banyak.
  • Warna hitam atau gelap: menggambarkan jaringan yang berisi cairan seperti rahim.
  • Organ tubuh yang berisi udara, seperti paru-paru tidak dapat diperiksa dengan USG karena memang tidak berfungsi baik terhadap gas.

Jenis-jenis USG

Setelah mengetahui cara membaca hasil USG, ada beberapa jenis USG yang Ibu juga harus ketahui supaya dapat memilih jenis mana yang paling tepat dengan kebutuhan Ibu. Inilah beberapa jenis USG tersebut:

  • USG transvaginal. Jenis USG yang satu ini umumnya dipakai saat awal kehamilan untuk mendapatkan hasil gambar janin yang terlihat lebih jelas. Tes ini dilakukan dengan cara memasukkan alat sensor ultrasound berukuran kecil ke vagina. Dengan USG transvaginal, dokter dapat memonitor denyut jantung janin dan mengetahui adanya kelainan di serviks yang bisa menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur.
  • USG 2D. Ini adalah jenis USG kehamilan yang standar dipilih oleh para dokter untuk mengetahui kondisi janin dalam kandungan. USG 2D memakai alat transduser yang digerakkan di atas perut dan menghasilkan gambar janin berkualitas 2D.
  • USG 3D. Menggunakan teknologi yang lebih canggih, USG 3D memberikan tampilan gambar yang lebih detail sehingga dokter dapat melihat tinggi, lebar, serta kedalaman organ dan janin. Melalui USG ini, dokter juga mampu mendiagnosa terkait masalah yang sering terjadi selama kehamilan. Memiliki prosedur yang sama dengan USG 2D, tapi jenis USG ini memakai perangkat lunak dan alat sensor khusus yang dapat menghasilkan gambar 3D.
  • USG 4D. Jika USG 2D dan 3D hanya menghasilkan foto, USG 4D ini menghasilkan video bergerak dari janin. Dengan USG 4D, Ibu bisa melihat wajah dan tubuh bayi dengan lebih jelas. Ibu bahkan bisa melihatnya sedang bergerak. Tak hanya itu, USG ini juga mampu menangkap bayangan dan highlight janin dengan lebih baik. Cara yang digunakan mirip dengan USG lainnya, tapi tentu dengan peralatan khusus yang lebih canggih.

Jadi, sudah paham kan, Bu, cara membaca hasil USG kehamilan yang benar? Tak ada salahnya untuk bertanya dengan detail pada dokter yang memeriksa kandungan Ibu supaya Ibu bisa lebih paham. Semoga kehamilan Ibu berjalan dengan lancar hingga saat persalinan tiba nanti.

Susu Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA membantu Ibu dalam memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh Ibu dan janin di masa kehamilan. Susu ini telah diperkaya dengan protein, karbohidrat dan lemak, Serat pangan (Inulin), Tinggi Zat Besi, Tinggi Kalsium, Tinggi Asam folat, serta 29 multivitamin dan mineral.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar kehamilan, langsung saja berkunjung ke laman Tanya Pakar. Para ahli di sana akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

Sumber:

Popmama, ParentingOrami