Whatsapp Share Like
Simpan

Setiap anak di masa tumbuh kembangnya akan mengalami perkembangan keterampilan motorik kasar atau yang dikenal dengan istilah gross motor skill. Keterampilan ini adalah kemampuan untuk mengkoordinasikan gerakan otot besar di seluruh anggota tubuh, terutama tangan dan kaki.

Usia 1-3 tahun merupakan usia di mana keterampilan motorik kasarnya sedang mengalami banyak perkembangan. Di usia ini pula perkembangannya menjadi acuan untuk melihat apakah tumbuh kembangnya normal sesuai usianya atau tidak. Sebagai pedoman Ibu, inilah tahap-tahap perkembangan motorik kasar anak usia 1-3 tahun:

Usia 1 Tahun

Ada beberapa anak yang sudah bisa berjalan bahkan sebelum menginjak usia 1 tahun. Namun banyak juga yang masih ditetah atau berpegangan pada benda-benda di sekitarnya untuk bisa berjalan. Hal ini normal, Bu, karena di awal usia 1 tahun keterampilan motorik kasarnya memang masih berupa belajar berjalan.

Selain itu si Kecil juga akan belajar untuk menaiki tangga dengan berpegangan pada satu tangan. Kemudian ia mulai bisa berjalan mundur dan menuruni tangga dengan berpegangan pada satu tangan. Setelah itu ia akan berjalan menyamping dan mulai bisa berlari.

Mendekati usia 2 tahun, ia sudah akan mahir naik tangga tanpa bantuan dengan satu atau dua kaki pada tiap anak tangga. Lalu ia juga sudah bisa melompat menggunakan dua kaki ke depan sekitar 10 cm, melompat ke atas sekitar 5 cm, dan dari ketinggian sekitar 15 cm. Kaki mungilnya mulai dapat menendang bola meski belum terarah dan ia bisa berlatih keseimbangan menggunakan tandem stance.

Cara stimulasi:

  1. Rutin mengajak si Kecil untuk belajar berjalan dengan cara ditetah.
  2. Memberikan benda yang menarik minatnya agar ia semangat untuk belajar berjalan.
  3. Mendampingi saat si Kecil belajar menaiki dan menuruni tangga dengan cara mengawasinya dari belakang. Biarkan tangannya berpegangan pada pegangan tangga agar ia cepat terampil.
  4. Mengajak si Kecil untuk melompat di trampolin atau kasur.
  5. Melatih keseimbangan dengan tandem stance.

Usia 2 Tahun

Di tahun keduanya, kemampuan motorik kasar anak diantaranya mulai bisa menuruni tangga tanpa bantuan menggunakan satu atau dua kaki pada tiap anak tangga dan lompat dari anak tangga terakhir. Untuk kekuatan kakinya juga semakin mantap dimana ia bisa melompat-lompat dengan lancar, berjinjit, berlari kencang, berjalan mundur, serta memanjat meja, kursi, atau tempat tidur. Keseimbangannya pun semakin baik sehingga bisa berdiri dengan satu kaki. Kemudian untuk keterampilan tangan, ia bisa melempar bola kecil sejauh 2 meter. Di usia ini Ibu mulai bisa untuk mengajarkan si Kecil mengayuh sepeda roda tiga agar kakinya semakin kuat sekaligus melatih koordinasi antara kaki dan tangannya.

Cara stimulasi:

  1. Mengajak si Kecil untuk berlatih memanjat dan meniti balok sempit di playground.
  2. Bermain lempar tangkap bola.
  3. Berlatih melompat di tempat datar dan melompat dari tempat yang agak tinggi.
  4. Rutin belajar mengayuh sepeda roda tiga.

Usia 3 Tahun

Di usia 3 tahun kaki dan tangan si Kecil semakin kuat dan keseimbangannya pun semakin baik. Ia sudah bisa berdiri dengan tumit dengan posisi tangan di samping tanpa kehilangan keseimbangan, melompat dengan satu kaki, dan berdiri dengan satu kaki selama 5 detik. Sedangkan untuk kekuatan tangannya, si Kecil mulai bisa melempar bola sejauh 3 meter dan menangkap bola besar. Di usia ini ia juga sudah bisa mengendarai sepeda roda tiga.

Cara stimulasi:

  1. Bermain lempar tangkap bola besar.
  2. Berjalan meniti papan kecil untuk melatih keseimbangannya.
  3. Melatih keseimbangan dengan bermain otopet.
  4. Berlomba untuk bisa berdiri dengan satu kaki.

Sumber: www.sayangianak.com

Tahapan-tahapan yang disebutkan di atas hanya merupakan acuan normal perkembangan motorik kasar anak ya, Bu. Bila si Kecil belum menguasai salah satu atau dua diantaranya Ibu tidak perlu buru-buru panik. Ibu hanya perlu rutin memberikan stimulasi dan semangat agar si Kecil mau terus belajar. Ingat, jangan memaksanya! Bila Ibu memaksa anak untuk cepat bisa, maka ia justru akan malas berlatih.

Selain itu yang tak kalah penting adalah asupan nutrisi bergizi untuk si Kecil. Berikan makanan dengan gizi seimbang setiap hari dan tambahkan dengan susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI. Susu bubuk ini mengandung zat gizi makro (protein, karbohidrat, dan lemak), zat gizi mikro (vitamin dan mineral), serta Omega 3, Omega 6, minyak ikan, zat besi, serat pangan inulin, dan kalsium yang mendukung tumbuh kembangnya.