Whatsapp Share Like
Simpan

Kian hari perkembangan si Kecil kian menakjubkan ya, Bu? Seiring dengan pertumbuhan fisiknya, di usia keempatnya ini si Kecil semakin aktif bergerak kesana kemari dan berkegiatan macam-macam. Kemampuan gerak yang mampu dikuasai si Kecil juga kian beragam. Alhasil, si Kecil terlihat seolah-olah tidak punya rasa capek sama sekali.

Tidak heran pula ya Bu, si Kecil kini punya hobi baru: bermain di luar rumah dan bertemu teman-teman sebayanya! Ibu kian kagum saat si Kecil riang bermain lompat-lompatan, pintar mengendarai sepeda roda tiganya untuk menghampiri teman, atau bahkan melihat si Kecil asik memegang pensil dan mulai menggambar obyek yang lebih bisa dipahami. Berbagai gerakan fisik yang mampu dilakukan si Kecil dalam aktivitasnya sehari-hari tersebut berkaitan dengan gerak atau perkembangan motorik. Pada usia empat tahun kemampuan gerak motorik si Kecil memang sudah mulai  stabil dan lebih terkoordinasi lho, Bu.

Namun, tahukah Ibu? Perkembangan motorik anak terbagi menjadi dua yakni gerak motorik kasar dan gerak motorik halus. Pembeda utama dari kedua jenis gerak motorik tersebut adalah otot-otot tubuh yang terlibat. Gerak motorik kasar melibatkan gerak otot-otot besar yang terdapat pada tangan, kaki, dan seluruh tubuh si Kecil. Gerak ini membutuhkan koordinasi sebagian besar tubuh anak. Sementara, gerak motorik halus hanya melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh otot-otot yang lebih kecil. Gerak motorik halus misalnya berkaitan dengan keterampilan jari-jari tangan maupun pergelangan tangan.

Yuk Bu, kenali bermacam keterampilan gerak motorik yang sudah mampu dikuasai si Kecil di usianya yang keempat!

Gerak Motorik Kasar

Perkembangan kemampuan motorik kasar yang membutuhkan koordinasi sebagian besar tubuh anak ditopang oleh pertumbuhan otot dan tulang yang kuat (Hildayani, dkk., 2014). Pada usia empat tahun, kemampuan motorik kasar Si Kecil adalah sebagai berikut.

Artikel Sejenis

KegiatanUsia 4 tahun
MenangkapSi Kecil sudah pintar menangkap bola besar dengan tangan dilenturkan di daerah siku.
Berjalan pada bidang sempitTernyata si Kecil mampu berjalan menyusuri papan dengan menempatkan satu kaki di depan kaki yang lain!
BerdiriAnak mulai bisa berdiri dengan satu kaki kurang lebih selama 5 detik. Selain itu, si Kecil pun mampu berdiri dengan kedua tumit rapat dan tangan di samping, tanpa kehilangan keseimbangan.
Gerakan mendaki naik-turunPintarnya si Kecil sudah dapat naik-turun tangga dengan terampil! Bantuan yang diperlukan dari orang dewasa juga sedikit.
BerlariKontrol gerakan si Kecil saat berlari meningkat lho, Bu!
MelompatGerak melompat yang sudah dikuasai si Kecil adalah melompat dengan satu kaki serta melompat sejauh satu meter atau lebih.
MelemparAnak mampu melempar bola menggunakan bahu dan siku dengan jarak yang lebih jauh dari sebelumnya (kurang lebih mencapai 3 meter).
Naik sepedaDi usia keempat si Kecil sudah bisa mengendarai sepeda roda tiganya dengan baik termasuk mengatur setir dengan arah yang tepat.

Gerak Motorik Halus

Gerak motorik halus yang melibatkan otot-otot kecil (seperti pada jari jemari dan pergelangan tangan) anak ini memang tidak terlalu membutuhkan banyak tenaga. Namun, gerak jenis ini sangat memerlukan koordinasi antara mata dan tangan (Sujiono, 2014). Koordinasi tangan-mata anak kian baik di usia empat tahun. Simak beberapa keterampilan motorik halus si Kecil pada usia empat tahun di bawah ini menurut Hildayani (2014) dan Sujiono (2014).

  • Anak sudah bisa menuang minum pada gelasnya tanpa tumpah serta mampu mengaduk minuman di gelasnya menggunakan sendok. Saat makan pun si Kecil mulai bisa menggenggam sendok atau garpunya untuk menyuap.
  • Hasil gambar anak usia empat tahun menjadi semakin bisa dipahami dari yang awalnya abstrak. Anak sudah bisa membuat gambar sederhana, misalnya menggambar bentuk geometri seperti lingkaran meski bentuknya masih kasar.
  • Anak sudah bisa membuka kancing baju, risleting dan melepas ikat pinggangnya sendiri.
  • Si Kecil dapat mencuci tangan sendiri dan mengelapnya.
  • Si Kecil sudah bisa menggunakan tangan dan jarinya untuk menggunting kertas menjadi dua bagian.
  • Pada usia ini anak sudah terlihat kecenderungan penggunaan tangan dominannya (kanan atau kiri)

Bagaimana Bu, sudah mulai paham kan tentang keterampilan motorik anak di usia empat tahun? Berbagai keterampilan gerak motorik anak tersebut akan sangat berguna bagi kehidupan si Kecil selanjutnya. Beberapa gerakan motorik kasar seperti berlari, melompat, atau mendaki bisa menjadi faktor pendorong bagi si Kecil untuk menyukai olahraga yang sangat berguna bagi kesehatan. Sementara, sebagian besar kemampuan motorik halus anak bisa menentukan berbagai kemandirian anak di masa dewasanya kelak. Imbangi juga dengan meminum susu bubuk pertumbuhan FF 456 PRIMANUTRI agar si Kecil menjadi anak yang Cepat Tangkap, Aktif Bergerak, dan Tumbuh Sesuai ya, Bu!