Share Like
Simpan

Tahukah Bu, perkembangan motorik bayi itu perlu dilatih supaya bisa lebih maksimal. Awalnya, saya tidak terlalu memerhatikan soal motorik bayi sampai membaca sejumlah artikelnya di internet. Untuk itu, saya bagikan beberapa informasi seputar aktivitas yang bisa menstimulasi motorik si Kecil, Bu.

Ibu mungkin bertanya-tanya, untuk apa sih, perkembangan motorik bayi itu? Perlu Ibu ketahui, sistem motorik membantu si Kecil bergerak, tumbuh besar, dan berpikir. Menurut terapis anak berpengalaman di Amerika Serikat, Rhoda Erhardt, kemampuan fisik anak ternyata berhubungan langsung dengan perkembangan kognitifnya, Bu. Misalnya, melalui gerakan tangannya, si Kecil memperlihatkan kemampuan berpikir dan bertindak. Jadi, si Kecil tidak hanya mengalami perkembangan motorik, tapi juga kemampuan berpikir, Bu. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengasah motorik anak sejak dini untuk mendukung ia semakin pintar.

Berikut ini beberapa aktivitas yang dapat merangsang perkembangan motorik si Kecil usia di bawah satu tahun, Bu.

1. Bermain Genggam-Tarik

Biasanya, gerakan tangan bayi mulai terlihat saat tiga bulan masa awal hidupnya. Ibu bisa membantu si Kecil merangsang indra perabanya dengan cara bermain genggam & tarik jari. Berikan jari Ibu untuk digenggam si Kecil, begitu ia merasakan sebentar jari Ibu, pelan-pelan tarik jari Ibu dari genggamannya. Sebagai alternatif, Ibu juga menggunakan mainannya untuk digenggam dan ditarik. Meskipun sederhana, permainan ini dapat melatih kemampuan motorik anak, Bu.

2. Berikan Mainan Bersuara

Memasuki usia empat bulan, si Kecil biasanya peka terhadap suara. Untuk itu, Ibu bisa menggantungkan atau menaruh mainan bersuara di dekat wajah si Kecil. Hal ini dapat membantu si Kecil untuk memperkuat otot leher, kepala, dan tangan. Menurut situs HealthyChildern.org, aktivitas ini penting karena bayi akan berusaha untuk meraih mainan yang berisik itu. Saat itulah, si Kecil mengembangkan kemampuan motoriknya. Selain itu, konsentrasi si Kecil juga dapat diasah, Bu. 

3. Belajar Tengkurap

Ternyata, posisi tengkurap efektif untuk melatih kemampuan motorik si Kecil, Bu. Biasanya bayi sudah mulai bisa berguling mulai usia tiga bulan. Kemampuannya akan semakin berkembang seiring bertambahnya usia. Saat bayi tengkurap, ia akan menggerakkan seluruh tubuhnya, misalnya menendangkan kaki dan mendongakkan kepala. Jika ia sudah terlihat kuat untuk tengkurap, Ibu bisa meletakkan si Kecil dalam posisi tengkurap, namun tetap diawasi ya, Bu. Taruh mainan atau benda favoritnya tak jauh dari wajahnya agar ia bisa mencoba menggapai mainan tersebut.

4. Belajar Duduk

Ketika bayi bisa menggerakkan kepala naik-turun, Ibu mulai mengajarkannya posisi duduk. Biasanya ia sudah bisa melakukannya ketika memasuki usia 4-6 bulan. Posisi duduk dapat melatih sejumlah otot di bagian punggung dan perut si Kecil. Mulailah dengan meletakkan si Kecil dalam posisi duduk. Berikan tangan Ibu untuk digenggam agar ia bisa menyeimbangkan tubuhnya. Lalu, pelan-pelan letakkan tangan si Kecil di lantai, sehingga ia belajar untuk menopang sendiri berat tubuhnya. Awalnya, si Kecil mungkin tidak akan bertahan lama dalam posisi tersebut. Kalau sudah terlatih, bayi cenderung mencoba posisi tersebut sendiri.

5. Suap Sendiri

Tumbuh kembang anak juga dapat diasah dengan cara mengajarkannya makan sendiri. Hal ini bisa dilakukan ketika si Kecil mulai mengonsumsi MPASI. Ketika ia mulai bisa menggenggam dengan mantap, Ibu bisa coba membiarkan si Kecil menyuapi dirinya sendiri. Ajarkan si Kecil menyendok makanan di piringnya dan menarik sendok ke mulutnya. Ibu juga boleh membantu memegang tangannya sampai ia mulai terbiasa. Pada perkembangannya, ia bisa saja menolak untuk menyuapi dirinya saat rasa makanannya tidak cocok. Hal ini menunjukkan otak si Kecil mulai bisa menerima informasi soal makanan yang kurang disukainya, dan membuat perintah. Lama kelamaan, si Kecil bisa lebih mengontrol pikiran serta ototnya, Bu.

Mengingat perkembangan motorik bayi berkaitan dengan kekuatan fisik dan kepintaran otak, penting sekali untuk segera melatih kemampuan tersebut sejak dini. Selamat mencoba, Bu!