Whatsapp Share Like Simpan

Ibu tentu sering mendengar bahwa asupan gizi Ibu hamil harus terpenuhi dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi sejumlah makanan yang penuh nutrisi, seperti kalsium, Asam Folat, dan nutrisi lainnya. Saya seringkali diingatkan untuk meningkatkan kalsium dalam tubuh. Padahal Bu, pada awalnya, saya kurang paham fungsi kalsium untuk Ibu hamil dan seberapa banyak harus mengonsumsinya. Oleh sebab itu, saya mencari sejumlah informasi terkait berikut ini.

Apakah penting kalsium untuk Ibu hamil?


Jawabannya iya, Bu! Menurut artikel American Pregnancy Association, keberadaan kalsium untuk Ibu hamil juga dibutuhkan untuk beberapa kebutuhan berikut ini:

Pembentukan dan pertumbuhan tulang dan gigi. 

Memahami bahwa pentingnya kalsium untuk Ibu hamil, kalsium merupakan elemen penting yang dibutuhkan dalam pembentukan dan pertumbuhan tulang dan gigi, baik pada Ibu maupun janin. Di dalam kandungan, gigi janin sudah mulai terbentuk, sehingga kadar kalsium untuk Ibu hamil yang cukup setiap harinya akan memudahkan gigi si kecil untuk tumbuh saat waktunya tiba nanti di usianya yang ke-5 bulan.

Salah satu alasan pentingnya konsumsi kalsium untuk Ibu hamil adalah untuk mendukung sistem saraf dan otot janin berkembang secara optimal. Supaya saraf dan otot janin berkembang dengan baik, ia akan membutuhkan asupan Kalsium secara cukup. Nutrisi tersebut juga akan membantu irama jantung janin berkembang dengan baik serta melancarkan proses metabolisme tubuh. Intinya, manfaat kalsium untuk Ibu hamil dapat menyehatkan Ibu dan janin secara keseluruhan.

Artikel Sejenis

Selain itu, kalsium untuk Ibu hamil juga berperan dalam menurunkan risiko hipertensi. Naiknya tekanan darah selama kehamilan wajar terjadi pada Ibu hamil. Namun, kadarnya tidak boleh lebih dari 140/90 mmHg, karena kondisi ini bisa membahayakan kesehatan janin dan Ibu. Oleh karena itu, kalsium untuk ibu hamil perlu dikonsumsi secara cukup. kalsium untuk Ibu hamil dapat berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah sehingga akan membantu mengontrol tekanan darah dengan baik untuk mencegah terjadinya hipertensi.

Kalsium untuk Ibu hamil juga bisa memberikan manfaat dalam menjaga kesehatan jantung. kalsium diperlukan untuk mengoptimalkan kontraksi jantung untuk memompa darah ke semua bagian tubuh. kalsium juga akan memastikan konduksi jantung berfungsi dengan benar agar dapat berdetak secara otomatis.

Pentingnya kalsium untuk Ibu hamil juga berperan dalam menurunkan risiko preeklampsia. Preeklampsia adalah kondisi di mana ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi dan kerusakan ginjal yang menyebabkan adanya protein pada urin. Kondisi ini harus segera mendapatkan penanganan medis karena bisa memicu kematian pada janin dan Ibu.

Sementara untuk tulang, kalsium untuk Ibu hamil berperan untuk membentuk dan mengoptimalkan pertumbuhan tulang janin. Tulang Ibu juga membutuhkan asupan nutrisi supaya lebih kuat dan tidak mudah keropos, karena janin akan menyerap kalsium dari tubuh Ibu.

Preeklampsia biasanya terjadi saat memasuki usia kehamilan 20 minggu. Data menunjukkan sekitar 10-15% dari angka kematian ibu hamil disebabkan oleh preeklampsia. Bahkan, ibu hamil yang sudah pernah mengalaminya di kehamilan pertama akan berisiko mengalaminya lagi di kehamilan berikutnya. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan tersebut, maka jangan malas untuk mengonsumsi kalsium ya, Bu. Kalsium telah terbukti menjadi solusi untuk mencegah preeklampsia.

Dengan mengonsumsi kalsium untuk Ibu hamil yang cukup, manfaat lain yg bisa didapatkan adalah membantu tubuh menjalankan proses pembekuan darah secara optimal. Tubuh membutuhkan kalsium untuk membuat otot berkontraksi, menjaga permeabilitas dan stabilitas membran sel, dan membantu transmisi impuls saraf. Inilah sebabnya kalsium merupakan bagian penting pada proses pembekuan darah.

Memelihara kesehatan tubuh. Ibu hamil yang tidak mendapatkan cukup asupan kalsium berisiko tinggi mengalami komplikasi. Untuk itulah Ibu harus mengonsumsi kalsium sesuai kebutuhan harian untuk menghindari berbagai komplikasi yang bisa membahayakan Ibu dan janin.

Bila Ibu hamil tidak mengonsumsi cukup kalsium, risiko terkena osteoporosis dan hipertensi akan lebih tinggi. Ini disebabkan janin akan mengambil kebutuhan kalsium langsung dari tulang Ibu ketika tidak ada asupan kalsium yang cukup.

Apakah harus konsumsi kalsium sebanyak-banyaknya?

Tidak, Bu. Apa pun yang berlebihan akan tidak baik untuk tubuh Ibu. Dari sejumlah artikel medis yang saya baca, kebutuhan kalsium untuk Ibu hamil dan menyusui yang berusia 19-50 tahun adalah sekitar 1.000 mg kalsium per hari, sedangkan Ibu hamil yang berusia di bawah 18 tahun harus mengonsumsi 1.300 mg kalsium per hari.

Namun, konsumsi kalsium untuk Ibu hamil ini tidak hanya berlangsung saat masa kehamilan saja. Ibu tetap harus mendapat asupan kalsium setelah melahirkan. Itulah sebabnya penting sekali Ibu rutin meminum susu, seperti Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA. Kandungan Kalsium, Protein, Serat Pangan, Asam Folat, dan Zat Besi akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Ibu dan janin.

Apa Kalsium Hanya Ada Dalam Susu?

Bagi Ibu yang alergi susu, tidak perlu khawatir akan kekurangan Kalsium. Sejumlah bahan makanan sehat untuk Ibu hamil juga kaya akan Kalsium, seperti:

  • Produk olahan susu, seperti keju, es krim, dan yoghurt.
  • Sayuran hijau, seperti brokoli dan pokcoy.
  • Kacang-kacangan, seperti kacang merah, almond, buncis, dan kedelai.
  • Biji-bijian, seperti biji wijen.
  • Produk makanan yang diperkaya dengan kalsium, seperti oatmeal, jus jeruk, roti, sereal.
  • Makanan laut, seperti salmon, dan udang.

Resep makanan tinggi kalsium untuk Ibu hamil

Bagi Ibu yang ingin berkreasi dalam menghadirkan makanan kaya kalsium untuk Ibu hamil, berdasarkan bahan-bahan yang ada di atas tampaknya akan mudah untuk diolah di dalam rumah. Berikut adalah resep makanan tinggi kalsium untuk Ibu hamil yang bisa mudah dicoba di rumah. Resep makanan tinggi kalsium untuk Ibu hamil ini juga bisa dihidangkan untuk anggota keluarga lainnya agar suasana menjadi lebih hangat saat bersantap bersama di atas meja makan.

Pasta saus brokoli

Pasta merupakan salah satu hidangan barat yang cukup mudah untuk diolah di rumah. Makanan khas Italia ini juga cukup digemari oleh banyak orang dari berbagai usia. Agar menambah cita rasa menjadi lebih lezat dan sehat, Ibu bisa membuat pasta saus brokoli di rumah yang juga bermanfaat untuk menjaga kadar kalsium untuk Ibu hamil sehari-hari. Inilah bahan yang perlu dipersiapkan dan cara membuatnya. Dalam resep makanan tinggi kalsium untuk Ibu hamil ini, pasta yang digunakan adalah spaghetti. Ibu bisa coba juga menggunakan pasta jenis lainnya sesuai selera.

Bahan utama: 

  • 250g spaghetti
  • 50g brokoli rebus, potong kecil

Saus Brokoli:

  • 2 siung bawang putih
  • 200g brokoli
  • 10 helai daun basil segar
  • 50g kacang almond panggang
  • 4 sdm minyak zaitun
  • 1 sdm air lemon
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 50 g keju parmesan parut

Cara membuat: 

  • Pertama, cuci bersih brokoli yang akan disiapkan sebagai topping maupun saus. Keringkan lalu potong brokoli dalam bentuk kecil dan pisahkan dari batang yang besar 
  • Rebus brokoli selama kurang lebih 2-3 menit angkat dan rendam di dalam air dingin untuk menghentikan proses masak. Lalu tiriskan
  • Selanjutnya, dalam panci lainnya rebus spaghetti selama kurang lebih 10 menit. Jangan lupa taburkan garam secukupnya dan aduk sesekali agar tidak menempel pada bagian bawah panci
  • Sambil menunggu spaghetti matang, masukkan brokoli untuk saus, kacang almond panggang, bawang putih, daun basil, minyak zaitun, air lemon, garam, dan merica bubuk ke dalam blender. Proses hingga semua bahan tercampur dengan rata dan memiliki tekstur yang kental
  • Setelah saus brokoli berhasil diproses, panaskan wajan dengan minyak zaitun dan tumis saus brokoli sebentar, masukkan spaghetti yang sudah matang dan sisa brokoli. Matikan api lalu aduk hingga semua bumbu melekat pada spaghetti dan brokoli
  • Angkat dan tata di atas piring saji dengan cantik. Taburkan keju parut untuk menambah cita rasa
  • Spaghetti saus brokoli sebagai makanan tinggi kalsium untuk Ibu hamil siap disantap

Bagaimana Bu, sudah pahamkah informasi seputar kalsium untuk Ibu hamil? Selain dari bahan makanan yang sudah disebutkan sebelumnya, Ibu juga bisa menambah kalsium dari suplemen. Namun, ini harus melalui pengawasan dokter kandungan. Jadi, ayo Bu, segera cukupi kebutuhan kalsium Ibu!

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa langsung berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Para ahli di sana akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

 

Sumber:

Theasianparent

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz