Whatsapp Share Like Simpan

Buah pelancar ASI adalah salah satu hal yang bisa membantu Ibu selama proses menyusui. Program ASI yang dijalankan Ibu dan si Kecil tentu butuh banyak adaptasi dan penyesuaian yang banyak. Kelancaran proses menyusuinya tentu diharapkan bisa berjalan lancar agar tidak ada hambatan dan pemenuhan nutrisi kepada si Kecil bisa dilakukan maksimal.

Wajar banget ya Bu kalau dalam proses menyusui, ada banyak masalah yang mungkin bisa terjadi karena ASI tidak lancar. Apalagi jika hal ini terjadi pada kelahiran buah hati pertama. Ibu masih menyesuaikan bagaimana harus terus meningkatkan produksi dan kualitas ASI, sekaligus bagaimana posisi-posisi yang tepat saat si Kecil menyusui. Selain itu si Kecil juga masih mempelajari bagaimana cara perlekatan yang baik dan bagaimana mengisap ASI dengan tepat. Tetap berusaha dengan afirmasi yang positif dan mencoba semangat, serta makan banyak asupan yang bisa menstimulasi produksi air susu kembali lancar. Makanya buah pelancar ASI jadi salah satu yang bisa membantu Ibu. 

Pada dasarnya Ibu yang menyusui harus menerapkan pola makan sehat dan seimbang yang baik. Pola makan ini termasuk dengan mengonsumsi 2 sajian buah atau lebih setiap harinya. Karena buah pelancar ASI bisa jadi sumber energi, vitamin, mineral dan serat yang baik untuk Ibu menyusui karena hal ini akan beriringan dengan meningkatkan produksi ASI.

Buah Pelancar ASI: Jeruk

Mungkin Ibu pernah dengar mitos jika makan jeruk atau jenis buah sitrus lainnya karena memiliki rasa yang asam dan katanya dapat membahayakan bayi. Pada kenyataannya, pendapat ini masih belum terbukti kebenarannya ya Bu.

Karena malah jeruk adalah salah satu buah pelancar ASI. Selain dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian untuk Ibu, buah jeruk bisa memberi energi tambahan untuk ibu menyusui. Yang memudahkannya, buah jeruk sangat mudah untuk didapatkan sebagai buah pelancar ASI.

Artikel Sejenis

Tapi jangan lupa dengan prinsip ini Bu; makanan yang dikonsumsi oleh Ibu yang menyusui secara tidak langsung akan dikonsumsi juga oleh Si Kecil juga. Jadi jika Si Kecil menjadi kembung setelah Ibu banyak makan jeruk, tandanya Ibu perlu membatasi makan jeruk dan jangan berlebihan ya.

Buah Pelancar ASI: Alpukat

Buah berdaging kehijauan ini memiliki banyak manfaat buat Ibu menyusui dan bayinya. Hal ini karena alpukat mengandung lemak sehat yang dapat digunakan sebagai salah satu sumber energi untuk Ibu menyusui. Alpukat sebagai buah pelancar ASI juga memiliki berbagai nutrisi seperti kalium, folat, vitamin B, vitamin C, vitamin E hingga vitamin K. Bahkan di dalam buah alpukat terdapat sekitar 975 miligram potasium. 

Sumber asam amino di dalam buah alpukat sebagai buah pelancar ASI, mampu menyusun protein, sehingga membantu pertumbuhan sel dalam tubuh mama dan bayi selama proses memberikan ASI.

Buah Pelancar ASI: Kurma

Penelitian menyebutkan bahwa kurma dapat meningkatkan produksi ASI. Hal ini karena kurma dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin, yaitu hormon pendorong produksi ASI. Kurma sebagai buah pelancar ASI juga punya kandungan nutrisi zat besi dan vitamin B6. Apalagi rasanya manis dan enak.

Buah Pelancar ASI: Pepaya

Buah pepaya sebagai buah pelancar ASI selanjutnya, punya kandungan kalium yang cukup tinggi yaitu sebesar 50 persen dibandingkan jeruk. Kalium yang tinggi ini sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui karena dapat membantu melancarkan ASI dengan meningkatkan produksi hormon oksitosin.

Jika buah pepaya dapat dikonsumsi secara rutin selama proses menyusui, maka nutrisi di dalamnya akan masuk ke dalam ASI dan akan memberikan manfaat untuk si Kecil. Selain mengandung antioksidan, buah pepaya juga dapat membantu memperlancar BAB sekaligus sembelit.

Buah Pelancar ASI: Melon jingga

Melon jingga atau yang disebut sebagai cantaloupe salah satu buah pelancari ASI yang juga memberikan vitamin C untuk tubuh, sehingga baik dikonsumsi oleh Ibu menyusui. Buah yang satu ini memiliki kandungan air yang cukup tinggi, sehingga dapat meminimalisir ibu menyusui mengalami dehidrasi. 

Selain itu, melon jingga bisa memberikan nutrisi yang baik untuk tubuh termasuk selama proses pemulihan setelah melahirkan. Bahkan buah ini juga mampu memberikan energi yang dibutuhkan selama menyusui.

Buah Pelancar ASI: Pisang

Pisang yang dikonsumsi selama masa kehamilan dapat mempertahankan kadar kalium yang tinggi selama proses menyusui. Sehingga pisang masuk dalam jenis buah pelancar ASI.

Selain itu, konsumsi buah pisang secara rutin dapat menggantikan kalori yang hilang saat menyusui. Menurut Baby Center, jumlah kalium yang disarankan selama proses memberikan ASI yaitu sebesar 5.100 miligram. Nah, buah pisang mengandung sekitar 450 miligram kalium. Bila dikonsumsi dengan rutin, maka ini dapat membantu Ibu untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit. 

Buah Pelancar ASI: Blueberry

Sebagai buah pelancar ASI, blueberry punya sifat antioksidan tinggi, yang bisa menjaga daya tahan tubuh. Menurut Journal of Health, Population and Nutrition asupan buah blueberry selama proses menyusui bisa meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah berbagai penyakit. Dengan mengonsumsi buah blueberry, produksi ASI menjadi lebih melimpah dan lancar selama proses menyusui. 

Buah Pelancar ASI: Stroberi

Stroberi direkomendasikan sebagai buah pelancar ASI yang harus Ibu konsumsi karena memenuhi 120 miligram vitamin C setiap harinya. Selain itu, kandungan air yang tinggi dari stroberi mampu membantu hidrasi selama proses memberikan ASI secara eksklusif. Terhidrasi sangat diperlukan agar tubuh Ibu dan si Kecil tetap sehat. 

Selain rutin makan buah pelancar ASI di atas, Ibu bisa mengonsumsi susu Frisian Flag PRIMAMUM secara rutin untuk meningkatkan produksi dan kualitas ASI untuk si Kecil. Frisian Flag PRIMAMUM mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) lengkap dan 9 nutrisi penting lainnya untuk kebaikan Ibu dan si Kecil. Susu ini juga diperkaya dengan tinggi asam folat, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), serta tinggi DHA untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak si Kecil.

Yang tak kalah penting, susu Frisian Flag PRIMAMUM juga mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Ibu dan si Kecil. Ditambah kandungan tinggi kalsium dan tinggi vitamin C untuk mendukung pertumbuhan sel tubuh si Kecil. Apalagi rasa cokelatnya lezat dan tidak bikin enek sehingga bisa membantu Ibu memenuhi kebutuhan gizi hariannya.

Namun jika ASI dirasa tidak cukup, Ibu bisa memberikan susu pendamping ASI sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan ya Bu. Pastikan Ibu bertanya susu yang mengandung 9 protein asam amino esensial lengkap, karena protein adalah komponen yang penting untuk mendukung tumbuh kembang bayi ya Bu!

Selain itu, Ibu juga perlu memantau tumbuh kembang si Kecil secara rutin. Untuk memudahkannya, Ibu bisa memanfaatkan fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima yang ada di dalam Akademi Keluarga Prima

Dalam fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima, Ibu bisa mengetahui berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh, dan lingkar kepala, yang sesuai dengan grafik pertumbuhan dari WHO dan CDC. Ibu bisa memanfaatkan fiturnya di sini.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz