Share Like
Simpan

Kecerdasan atau tingkat intelegensi (IQ) yang tinggi pada anak, biasanya dianggap keturunan dari orang tua yang juga memiliki IQ tinggi. Namun, pada penelitian diketahui bahwa kecerdasan tidak hanya diturunkan dari orangtua, melainkan ada beberapa faktor yang terkait erat, bahkan sejak dalam kandungan dan selama masa perkembangan periode kritis anak. Salah satu hal utama yang penting dalam perkembangan dan kecerdasan anak adalah nutrisi. Anak yang mendapat pembekalan nutrisi, stimulasi sejak dini dan pola pengasuhan yang baik, maka niscaya kecerdasannya akan berkembang optimal.

Beberapa cara pengasuhan anak di bawah ini dapat membantu mengoptimalkan kecerdasan anak.

Ayo berinteraksi!
Anak-anak yang lebih sering berinteraksi akan lebih cerdas, tumbuh dan berkembang lebih baik. Ajaklah si Kecil berinteraksi, dan dengarkanlah saat si Kecil bicara, walau saat ini bicaranya belum begitu jelas. Dukunglah upaya si Kecil untuk berkomunikasi lebih baik, dan biarkan ia merasa dicintai!

Bermain adalah dasar kreativitas, kemampuan intelektual, sosial, fisik dan emosi si Kecil dan menjadikan dasar kemampuan berpikirnya nanti. Ajaklah si si Kecil bermain dan berolah raga, sehingga ia menjadi kuat dan pandai! Latihan fisik dan bermain akan memperlancar aliran darah ke otak dan merangsang pembentukan sel-sel otak yang baru.

Cerita. Ibu dapat membacakan buku cerita pada si Kecil, walau ia belum mengerti kata-katanya. Anak-anak yang mulai membaca sejak usia dini akan mengembangkan minat baca, pandai di sekolah dan sukses dalam hidupnya.

Mulailah dengan awal yang tepat untuk mengoptimalkan kecerdasan si Kecil!