Share Like
Simpan

Kehamilan merupakan saat yang paling dinantikan oleh para wanita yang sudah menikah. Namun, terkadang muncul gangguan yang mengusik kesehatan Ibu saat hamil, salah satunya adalah radang gusi. Apakah Ibu sedang atau pernah mengalaminya? Kalau jawabannya iya, berarti sama dengan saya waktu hamil si Kecil dulu.

Pada suatu pagi, seperti biasa saya bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan sang suami. Perlahan, saya mulai menyadari bahwa ada yang tidak enak dengan mulut saya. Lantas, saya langsung bergegas ke kamar mandi untuk berkaca. Ternyata, gusi saya sudah berdarah dan sedikit membengkak. Wah, kenapa ya? Mendapati gusi yang sudah berdarah, spontan saya langsung kumur-kumur dengan cairan antibakteri.

Tidak lama kemudian, saya langsung browsing di internet untuk mencari informasi apakah gangguan ini disebabkan oleh kehamilan atau hanya radang gusi seperti pada umumnya. Ternyata, radang gusi yang diderita oleh Ibu hamil bersifat hormonal. Pasalnya, kehamilan secara alami dapat meningkatkan bakteri penyebab plak gigi atau Prevotella intermedia, serta  hormon steroid pada cairan gusi. Artinya, gusi Ibu hamil lebih sensitif terkena radang gusi yang disebut dengan gravidarum gingivitis.

Lalu, seperti apa gejalanya? Nah, berikut ini adalah gejala radang gusi yang pernah saya alami:

  • Membengkaknya gusi yang disertai dengan bibir kering dan bau mulut.
  • Gigi terasa nyeri dan biasanya disertai dengan ngilu yang berkepanjangan.
  • Lebih mudah sariawan, karena kekebalan gusi menurun.
  • Gigi menjadi goyang dan tanggal secara tiba-tiba.
  • Pendarahan pada fase yang sudah semakin parah. 

Jika belum pernah mengalami radang gusi baik sebelum atau saat menjalani masa kehamilan, sebaiknya Ibu lebih rajin menjaga kesehatan mulut agar terhindar dari gravidarum gingivitis. Masalahnya, pendarahan dan gigi tanggal bisa terjadi bila penyakit ini tidak segera ditangani. Nah, berikut cara mencegah radang gusi yang perlu Ibu ketahui:

  • Kebersihan dan kesehatan mulut saat hamil memang perlu dijaga. Oleh sebab itu, Ibu bisa membersihkan plak dan karang gigi di dokter gigi terdekat. Jangan lupa, lakukan pemeriksaan mulut yang menyeluruh.
  • Periksakan ke dokter jika gusi sudah membengkak. Biasanya, dokter akan memberikan antibiotik dan obat kumur yang tidak mengandung alkohol. Konsultasikan pemilihan obat dari dokter agar tidak membahayakan janin.
  • Sikatlah gigi sesudah makan dan sebelum tidur. Menyikat gigi dua kali sehari penting agar sisa makanan tidak mengendap di gigi dan gusi. Malas menyikat gigi dapat menimbulkan plak penyebab gravidarum gingivitis.
  • Tidak hanya menyikat gigi, Ibu juga harus memperhatikan kebersihan lidah. Bersihkan dengan alat pembersih lidah agar sisa makanan tidak tertinggal dan menyebabkan plak pemicu radang gusi.

Selain empat hal tersebut, penuhi asupan nutrisi seimbang yang Ibu butuhkan dalam masa kehamilan dengan mengonsumsi makanan bergizi secara teratur. Jika Ibu sehat, si Kecil pasti juga sehat!

Terima kasih sudah membaca, Bu! Semoga sehat selalu sampai hari persalinan nanti!