Whatsapp Share Like Simpan

Sudahkah menu makanan si Kecil mengandung sumber protein yang cukup? Ibu perlu memerhatikan asupan nutrisi ini karena sumber protein dibutuhkan dalam proses tumbuh kembang si Kecil, terutama saat ia berada dalam masa emas pertumbuhannya. Kehadiran sumber protein memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, sebagai sumber energi, meningkatkan metabolisme, mengontrol nafsu makan, serta membentuk dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Sumber protein ini penting dikonsumsi karena tubuh memerlukan asam amino esensial. Asam amino esensial (9AAE) tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga harus didapatkan dari makanan yang mengandung sumber protein tinggi. 

Sumber Protein Terbaik Bagi Anak

Susu

Susu menjadi sumber protein berkualitas tinggi yang penting untuk pertumbuhan dan kesehatan anak. Susu bermanfaat dalam pembentukan tulang, menyediakan karbohidrat sebagai sumber energi, serta membantu proses tumbuh kembangnya agar lebih pintar, kuat, dan tinggi. Ibu bisa memilih Frisian Flag 123 PRIMANUTRI sebagai susu bubuk pertumbuhan yang diformulasikan khusus untuk anak usia 1-3 tahun sebagai tambahan nutrisi bagi si Kecil agar tumbuh optimal.

Telur

Biasanya telur menjadi makanan yang selalu tersedia di setiap rumah. Apakah Ibu juga seperti ini? Selain harganya yang terjangkau dan bisa diolah menjadi apa saja, telur juga termasuk sumber protein dengan kandungan gizi yang tinggi. Jadi, saatnya Ibu berkreasi membuat makanan enak dan sehat dari telur untuk mendukung asupan nutrisi si Kecil ya! 

Baca juga : Manfaat Putih Telur Untuk Anak dan Kandungannya

Artikel Sejenis

Ikan

Sumber protein tertinggi selanjutnya adalah ikan. Semua jenis ikan mengandung protein, mineral, lemak sehat, omega 3, dan vitamin K yang baik bagi tumbuh kembang anak. Ibu boleh memilih ikan air laut atau air tawar sebagai menu harian si Kecil. 

Daging Merah

Daging merah seperti daging sapi juga memiliki sumber protein tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein dalam daging merah mengandung asam amino yang penting untuk pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan tubuh serta menyediakan energi yang cukup. 

Daging Putih

Daging putih termasuk sumber protein yang tepat untuk memenuhi asupan nutrisi anak. Ibu bisa memilih daging ayam untuk diolah menjadi menu sehat yang digemari si Kecil. 

Kacang-kacangan

Si Kecil alergi protein hewani? Ibu tidak perlu khawatir karena gizi si Kecil tetap bisa terpenuhi dari sumber protein nabati seperti kacang-kacangan. Beberapa jenis kacang bisa Ibu olah menjadi menu lezat dan sehat. Namun, bila Ibu khawatir asupan nutrisinya kurang, Ibu bisa konsultasi dengan dokter agar kebutuhan sumber protein si Kecil tetap terjaga dengan baik. 

Ide Cemilan Sehat dari Sumber ProteinSusu Cokelat

Daripada memberikan es krim yang tinggi gula serta berdampak buruk bagi kesehatan anak, Ibu lebih baik memberikannya susu sebagai sumber protein yang mencukupi asupan nutrisi harian si Kecil. Ada banyak rasa dalam susu yang bisa jadi pilihan, seperti susu rasa coklat, madu, dan vanilla dari Frisian Flag 123 PRIMANUTRI. Susu ini mengandung sumber protein lengkap, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral serta diperkaya dengan omega 3 (ALA), omega 6 (LA), minyak ikan, zat besi, serat pangan inulin, selenium, dan kalsium yang baik untuk tumbuh kembang anak. 

Baca juga : 3 Fakta dan Mitos Tentang Susu Pertumbuhan yang Kaya Formula Asam Amino

Telur Kukus Brokoli Wortel

Di rumah masih ada telur tapi bingung mau diolah menjadi menu apa? Bagaimana jika Ibu mengolahnya menjadi telur kukus brokoli wortel? Selain enak, menu ini pun mengandung sumber protein yang menyehatkan karena tidak memerlukan minyak. Yuk, langsung ikuti resepnya di bawah ini! 

Bahan-bahan :

  • 3 butir telur 
  • 2 tahu putih
  • Brokoli, cincang halus
  • Wortel, dipotong dadu kecil
  • Daun bawang secukupnya
  • Garam dan merica

Cara membuat :

  1. Kukus tahu selama 5 menit, lalu lumatkan hingga halus
  2. Campurkan tahu dengan telur
  3. Masukkan brokoli, wortel, daun bawang ke dalam telur, lalu aduk hingga tercampur
  4. Tambahkan garam dan merica
  5. Ibu juga bisa menambahkan keju sesuai selera ya
  6. Masukkan bahan ke dalam mangkuk anti panas, kukus hingga matang
  7. Telur kukus pun siap dinikmati 

Bola-bola Tuna Keju

Ibu pasti sering mendengar cemilan bitterballen kan? Nah, cemilan yang satu ini bisa Ibu kreasikan menggunakan ikan tuna dan keju sebagai sumber protein terbaik bagi si Kecil lho. Cara membuatnya pun cukup mudah, yuk ikuti resepnya di bawah ini!

Bahan-bahan :

  • 200 gram ikan tuna yang sudah dicincang halus
  • 150 gram tepung terigu 
  • 100 gram margarin
  • 1 buah bawang bombay
  • 3 siung bawang putih
  • 300 ml susu cair
  • 75 gram keju parut
  • Gula, garam, dan lada secukupnya
  • 3 butir telur yang sudah dikocok
  • Tepung/remah roti secukupnya

Cara membuat :

  1. Tumis bawang putih dan bombay yang sudah dicacah halus dengan margarin
  2. Masukkan ikan tuna dan tepung terigu, aduk hingga tercampur 
  3. Tuang susu cair sambil terus diaduk
  4. Masukkan keju parut, gula, garam, dan lada. Aduk hingga tekstur mengental
  5. Ketika tekstur adonan mengental dan kalis, matikan api lalu diamkan
  6. Saat adonan sudah hangat, bentuk adonan menjadi bulat dan lumuri dengan remah roti 
  7. Masukan adonan ke dalam telur, lumuri kembali dengan remah roti
  8. Simpan di dalam lemari es kurang lebih 1 jam
  9. Goreng adonan di api panas hingga kecoklatan

Ayam Panggang Popcorn 

Bosan dengan menu ayam yang itu-itu saja? Eits, Ibu tidak perlu khawatir karena menu satu ini bisa jadi pilihan agar kebutuhan sumber protein si Kecil tetap terpenuhi dari dada ayam yang menyehatkan. 

Bahan-bahan :

  • 900 gram dada ayam tanpa kulit, potong dadu
  • 2 butir telur yang sudah dikocok
  • ½ keju parut
  • Minyak zaitun
  • Tepung/remah roti
  • Madu
  • ½ cup tepung jagung
  • Garam dan lada hitam secukupnya

Bahan untuk saus :

  • ½ mayonnaise
  • Madu
  • 1 sdt mustard
  • Lada 

Cara membuat :

  1. Lumuri ayam yang sudah dipotong dadu dengan madu. Diamkan selama 2 jam
  2. Bumbu ayam madu dengan garam dan lada
  3. Kocok telur di dalam mangkuk
  4. Di mangkuk terpisah, masukkan tepung/remah roti, tepung jagung, keju, dan garam
  5. Masukkan ayam madu ke dalam telur, lalu lumuri dengan campuran tepung. Lakukan langkah ini sekali lagi agar ayam berlapis dengan sempurna
  6. Masukkan ayam ke dalam oven yang sudah panas. Panggang hingga matang
  7. Untuk sausnya, campurkan semua bahan sesuai selera 
  8. Sajikan ayam panggang popcorn dengan saus yang lezat 

Sate Tempe Manis 

Selain daging sapi dan ayam, Ibu juga bisa mengkreasikan tempe menjadi sate yang lezat dan enak. Menu sumber protein ini bisa jadi pilihan bagi anak yang tidak terlalu menyukai daging-dagingan.

Bahan-bahan :

  • 1 papan tempe, potong dadu
  • Kecap manis
  • Garam dan merica
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • Air 

Cara membuat :

  1. Campurkan kecap, bawang putih cincang, ketumbar, garam, dan merica ke dalam air
  2. Masukkan potongan tempe ke dalam rendaman tersebut
  3. Diamkan di dalam kulkas semalaman agar bumbu menyerap sempurna
  4. Tusuk tempe seperti sate
  5. Bakar hingga matang 
  6. Sate tempe siap dinikmati dengan saus sesuai selera 

Oatmeal 

Biasanya, oatmeal identik sebagai asupan yang baik untuk orang diet. Padahal, sumber protein yang satu ini bisa juga dijadikan sarapan lezat dan sehat untuk anak. Ibu bisa membuat resep oatmeal dengan campuran madu, susu, dan buah-buahan yang disukai si Kecil. 

Bahan-bahan :

  • 70 gram oatmeal
  • Pisang 
  • Stroberi
  • Kacang almond
  • Susu 
  • Madu
  • Kayu manis (sesuai selera)

Cara membuat :

  1. Masak oatmeal dengan susu 
  2. Setelah matang, tuangkan ke dalam mangkuk
  3. Tambahkan madu, pisang, stroberi secukupnya
  4. Taburi kacang almond 
  5. Tambahkan kayu manis sesuai selera
  6. Oatmeal siap dinikmati 

Kebutuhan Sumber Protein Harian Bagi Anak

Sumber protein harian bagi anak berbeda-beda, tergantung dari rentang usia, jenis kelamin, dan aktivitas hariannya. Sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi dari Kementerian Kesehatan RI melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 tahun 2013, berikut rata-rata kebutuhan sumber protein harian si Kecil sesuai dengan usia :

  • Usia 0-16 bulan: 12 gram per hari
  • Usia 7-11 bulan: 18 gram per hari
  • Usia 1-3 tahun: 26 gram per hari
  • Usia 4-6 tahun: 35 gram per hari
  • Usia 7-9 tahun: 49 gram per hari

Namun, perlu diingat kembali bahwa sumber protein yang dibutuhkan anak berbeda-beda ya, Bu. Ibu bisa menyesuaikan sesuai dengan jumlah rata-rata yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI. Yuk, saatnya Ibu rutin memberikan sumber protein tinggi yang tepat agar tumbuh kembang si Kecil lebih optimal.