Whatsapp Share Like Simpan

Batuk merupakan salah satu refleks tubuh terhadap iritan yang ada di tenggorokan dan berfungsi membersihkan lendir dari saluran napas. Namun, batuk saat hamil bisa sangat mengganggu dan meminum obat pun membuat Ibu hamil khawatir akan pengaruhnya terhadap perkembangan janin.

Padahal, gatal di tenggorokan dan batuk terus-terusan pasti tidak nyaman dan mengganggu saat tidur. Untungnya, ada beberapa alternatif obat batuk alami untuk ibu hamil dari bahan alami yang aman untuk Ibu maupun janin seperti berikut ini:

Obat Batuk Alami: Cuka Apel

Pertama ada cuka apel yang mengandung bakteri baik yang mampu melawan infeksi di dalam tubuh. Gunakan cuka apel sebagai obat batuk alami untuk ibu hamil dengan cara mencampur 1-2 sendok makan cuka apel dengan teh atau air yang diminum tiga kali sehari. Cara lainnya adalah dikumur untuk meredakan radang di tenggorokan yang biasanya muncul sebagai gejala awal batuk atau flu.

Baca Juga : Kenali Tahapan Perkembangan Bahasa Anak [1-3 Tahun]

Obat Batuk Alami: Jeruk Nipis dan Lemon

Buah sitrus seperti jeruk nipis dan lemon adalah sumber vitamin C sebagai antibakteri dan dapat menjaga kadar basa dalam tubuh. Tak hanya itu, buah-buahan tersebut juga sudah teruji ampuh menyembuhkan batuk. Dengan begitu, ibu hamil pun bisa menjadikannya sebagai obat saat terserang batuk. Berikut langkah yang bisa Ibu ikuti untuk menggunakan jeruk sebagai obat batuk alami:

Artikel Sejenis

  • Campur air perasan dua buah jeruk nipis atau lemon dengan satu liter air matang, sejumput garam, dan satu sendok makan madu. Minum setiap hari.
  • Peras jeruk nipis lalu campur air perasannya dengan kecap manis. Minum setiap hari.
  • Belah lemon menjadi dua, taburi dengan sejumput lada hitam dan garam, lalu hirup aromanya.

Obat Batuk Alami: Bawang Merah

Bawang merah dikenal sebagai bumbu dapur untuk melezatkan masakan. Namun ternyata khasiatnya tidak hanya itu saja, Bu. Bawang merah juga bisa dijadikan pilihan obat batuk alami untuk ibu hamil karena mengandung phytochemical yang berfungsi untuk membuka saluran napas. Ibu hanya perlu mengonsumsi irisan bawang mentah yang dicampur ke dalam makanan atau bisa juga dijus dan dicampur dengan madu.

Obat Batuk Alami: Bawang Putih

Sama halnya dengan bawang merah, bawang putih juga berkhasiat sebagai obat alami untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, termasuk batuk. Sebuah studi mengungkapkan bahwa rutin mengonsumsi suplemen bawang putih mampu mengurangi risiko terpapar flu sampai lebih dari 60%.

Konsumsi satu siung bawang putih mentah pada saat makan. Jika belum membaik, tambahkan dosisnya menjadi setiap 2-3 jam. Baunya yang menyengat bisa Ibu akali dengan mengoleskan madu.

Obat Batuk Alami: Jahe

Ibu tentu sudah tahu kalau jahe adalah tanaman yang baik untuk kesehatan? Salah satu khasiatnya adalah untuk meredakan sakit tenggorokan dan batuk. Untuk digunakan sebagai obat batuk alami untuk ibu hamil bisa dengan cara merebus dua ruas jahe kupas sampai mendidih dan air berkurang setengahnya. Konsumsi air rebusan tersebut sebanyak tiga kali sehari sampai batuk sembuh. Bisa juga dengan memasukkan potongan jahe ke dalam teh hangat untuk memberikan rasa hangat pada tenggorokan yang meradang.

Obat Batuk Alami: Daun Kemangi

Obat batuk alami untuk ibu hamil dari bahan alami lainnya adalah daun kemangi. Daun dengan bau harum ini bisa Ibu konsumsi dengan cara direbus di dalam air. Minumlah air rebusan daun kemangi sebanyak satu sendok teh secara teratur sampai batuk Ibu mereda.

Obat Batuk Alami: Daun Seledri

Jika sebelumnya Ibu menggunakan daun seledri untuk memasak sop, coba sekarang gunakan untuk mengobati batuk yang sedang Ibu alami. Untuk mengonsumsinya, rebus daun seledri di dalam air dan tambahkan satu sendok makan madu. Minum air rebusan tersebut hingga sembuh dari batuk.

Obat Batuk Alami: Daun Sirih

Daun sirih juga memiliki kemampuan dalam mengobati batuk dan aman dikonsumsi saat Ibu sedang hamil. Ibu hanya perlu merebus daun sirih dengan air dan beberapa irisan jahe untuk memberikan rasa hangat di tenggorokan. Minum air rebusannya hingga batuk mereda dan tenggorokan tidak terasa gatal lagi.

Obat Batuk Alami: Garam Laut

Batuk dan flu bisa disebabkan adanya mikroorganisme asing di dalam mulut. Nah, garam laut akan berfungsi untuk menghilangkan mikroorganisme tersebut, Bu. Cobalah untuk berkumur air hangat yang dicampur dengan sedikit garam laut setiap hari. Metode ini ampuh dalam mengurangi rasa gatal, nyeri, dan bengkak di tenggorokan saat sedang terserang batuk.

Obat Batuk Alami: Garam dan Kunyit

Gabungan dari garam dan kunyit akan menjadi obat batuk alami untuk Ibu hamil yang efektif sekaligus memelihara kesehatan Ibu selama masa kehamilan jika dikonsumsi secara rutin. Larutkan campuran garam dengan bubuk kunyit dan madu ke dalam air hangat untuk membantu meredakan batuk secara alami.

Obat Batuk Alami: Sop Ayam

Lezatnya rasa sop ayam hangat tidak hanya bisa menggugah selera, tapi juga membantu menyembuhkan batuk. Untuk membuatnya, rebus ayam kampung untuk diambil kaldunya. Kemudian masukkan wortel, jamur, peterseli, bawang putih, dan bawang bombay. Setelah itu, tambahkan rasa dari sejumput merica, gula pasir, dan garam laut. Bahan-bahan yang ada di dalam sop tersebut mengandung banyak nutrisi yang berkhasiat dalam mengobati batuk dan demam, serta mengurangi rasa gatal pada tenggorokan.

Obat Batuk Alami: Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung jenis lemak sehat yang membuatnya lebih sehat untuk dikonsumsi. Tak hanya itu, minyak ini juga bersifat antiviral, antibakteri, dan antijamur sehingga bisa digunakan sebagai obat batuk alami untuk ibu hamil. Minum campuran minyak kelapa dengan satu sendok makan madu setiap hari atau bisa dengan menggunakannya untuk mengolah bahan makanan.

Mencegah Batuk pada Ibu Hamil

Memang terdapat beberapa obat batuk alami yang bisa digunakan oleh Ibu hamil, namun akan lebih baik jika Ibu hamil menjaga kondisi fisik untuk mencegah terjadinya batuk saat hamil. Berikut beberapa hal yang bisa membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus menjaga Ibu hamil dari penyakit:

  • Istirahat cukup
  • Mengonsumsi makanan bergizi, termasuk vitamin prenatal
  • Cuci tangan sesering mungkin, terutama sebelum makan atau setelah memegang benda yang kotor
  • Selalu berusaha berpikir positif dan rileks untuk menghindari stres
  • Minum air putih yang cukup
  • Berolahraga secara teratur, misalnya melakukan peregangan kaki atau berjalan kaki
  • Jaga kebersihan rumah, terutama kamar tidur. Batuk bisa jadi disebabkan oleh debu karena kamar tidur tidak bersih
  • Hindari berdekatan dengan orang yang terkena batuk, pilek, untuk menghindari penularan

Tinggikan posisi bantal saat berbaring

Batuk bisa kumat saat ibu hamil tidur dengan posisi tubuh dan kepala sejajar. Pasalnya, gravitasi membuat posisi lendir menggenang di bagian belakang tenggorokan dan memicu batuk. Solusinya, atur posisi bantal sedikit lebih tinggi, tanpa membuat sakit leher. Selain itu, ibu hamil juga bisa mengganti posisi tidur secara berkala agar lendir tidak menggenang dan bikin batuk.

Jaga kelembaban udara

Udara kering dapat memicu batuk. Untuk mengatasinya, ibu hamil dapat menggunakan pelembab udara untuk menenangkan tenggorokan. Namun, ibu hamil perlu berhati-hati saat menggunakan pelembab udara. Pasalnya, terlalu banyak uap air di kamar dapat memicu pertumbuhan jamur. Jamur bisa menjadi alergen dan memicu batuk. Cek kelembaban kamar dengan perangkat higrometer. Tingkat kelembaban udara di kamar tidur yang ideal berkisar 50 perse

Bahaya Batuk saat Hamil Bagi Ibu dan Janin

Memicu Kelahiran Prematur 

Sama seperti risiko sebelumnya, peningkatan tekanan dalam perut dan guncangan bagi janin akibat batuk yang kuat, berulang, dan lama dapat juga memicu kelahiran prematur. Tentunya tidak hanya serta merta kondisi batuk yang menyebabkan keguguran. Namun, biasanya ada kondisi pemicu lain, seperti rahim yang tidak kuat, adanya infeksi saluran kemih, atau keputihan.

Memicu Rasa Nyeri pada Perut 

Bila pernah mengalami batuk hebat berhari-hari, Anda akan merasakan nyeri perut dan dada saat batuk. Bayangkan kalau ini terjadi pada ibu hamil dengan perut yang besar dan tekanan dalam perut yang memang sudah besar. Tentunya nyeri perut akan lebih mudah terjadi dan membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. 

Apalagi bagi ibu yang harus menjalani operasi caesar saat mengalami batuk. Luka jahitan pada perut tentunya akan terasa sangat nyeri dalam masa penyembuhan.

Baca Juga : [8 Manfaat] Beras Merah untuk Tumbuh Kembang si Kecil

Gangguan Pertumbuhan Janin

Salah satu hal yang dapat menyebabkan batuk adalah penyakit tuberkulosis. Jika ibu mengalami penyakit tuberkulosis selama kehamilan, dapat terjadi berbagai dampak bagi janin. Mulai dari hambatan pertumbuhan janin hingga penularan tuberkulosis dari ibu ke janin. Itulah sebabnya tuberkulosis pada ibu hamil harus segera diobati.

Penggunaan bahan alami sebagai obat batuk untuk ibu hamil dianggap paling aman bagi Ibu dan janin di dalam kandungan. Maka dari itu, Ibu disarankan untuk memilih bahan alami saja jika terserang batuk atau penyakit lainnya. Konsultasikan pada dokter jika batuk tidak mereda atau memiliki gejala lainnya ya, Bu.


Jika ibu memiliki pertanyaan lain seputar kesehatan selama kehamilan, silahkan berkunjung ke laman Tanya Pakar. Para ahli di sana akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu ya, Bu.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz