Whatsapp Share Like
Simpan

Gemetaran atau tremor dapat muncul pada si Kecil berusia 1-3 tahun. Gemetaran bisa terjadi karena sistem motorik anggota tubuh terganggu akibat salah satu fungsi syaraf otak tidak bekerja dengan baik. Berbagai hal dapat menjadi pemicu terjadinya gemetar pada tubuh si Kecil. Lima pemicu yang paling umum terjadi pada si Kecil usia 1-3 tahun yaitu kelelahan, tegang, kekurangan nutrisi, demam, dan hipertiroid. Tremor yang dialami si Kecil dapat diatasi sesuai dengan pemicu kemunculannya. Berikut ini 5 cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi tremor pada si Kecil.

  1. Istirahat yang cukup mengatasi gemetar karena lelah

    Salah satu penyebab gemetar pada si Kecil adalah rasa lelah yang tinggi. Apabila si Kecil terlalu aktif bergerak seharian, sangat wajar jika malam hari tubuhnya mengalami gemetar. Ibu tidak perlu panic apabila hal ini terjadi. Solusi untuk kondisi ini sangatlah mudah yaitu dengan memberikan istirahat yang cukup bagi si Kecil. Pastikan tidurnya nyenyak dan berkualitas. Dengan begitu, gemetar pada si Kecil akan berhenti dengan sendirinya.

  2. Pijat membuat rileks tubuh yang tegang karena stres

    Selain kelelahan, kondisi lain yang dapat memicu munculkan gemetar pada badan si Kecil adalah stress. Tentu Ibu berpikir, bisakah si Kecil mengalami stres di usia dini? Jawabannya adalah sangat bisa. Meski stres yang dialami si Kecil tidak sekompleks yang terjadi pada orang dewasa, namun hal tersebut dapat mempengaruhi kondisi tubuh.

    Tubuh si Kecil akan menjadi tegang jika ia mengalami keadaan tidak nyaman terus menerus misalnya berada di ruang pengap dan terlalu ramai dalam waktu lama. Hal inilah yang kemudian membuat badan si Kecil menjadi gemetaran. Ibu dapat mengatasi gemetaran pada si Kecil dengan memberi pijatan lembut. Si Kecil akan merasa rileks saat dipijat dengan lembut sehingga meredakan stres yang dialaminya. Dengan begitu, gemetar pada tubuhnya juga akan mereda dengan sendirinya.

  3. Makan teratur dan sehat agar nutrisinya selalu terpenuhi

    Kekurangan nutrisi dapat memicu gemetar pada tubuh si Kecil. Oleh karena itu, Ibu harus selalu memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil dengan asupan makanan sehat dan memberikannya dengan teratur. Ibu juga dapat menambahkan asupan susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI untuk menjaga keseimbangan nutrisi si Kecil. Terdapat 3 varian rasa yang tentu disukai si Kecil yaitu madu, vanila, dan coklat. Kandungan di dalamnya sangat lengkap seperti omega 2, omega 6, minyak ikan, zat besi, asam sialat, dan sphingomyelin yang akan membuat si Kecil semakin pintar.

    Artikel Sejenis

    Selain itu terdapat pula kandungan vitamin A, C, E, Send, Selenium, dan Serat Pangan Inulin yang berperan menjaga si Kecil selalu kuat. Ada pula kandungan protein, kalsium, dan vitamin D yang membantu proses penambahan tinggi si Kecil. Dengan memenuhi kebutuhan nutrisinya lewat asupan susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI, kondisi gemetar pada tubuh si Kecil akan berkurang dan bahkan tidak muncul lagi.

  4. Demam

    Kondisi lainnya yang memicu tubuh si Kecil gemetar yaitu demam. Apabila si Kecil mengalami demam tinggi, umumnya akan diikuti oleh gejala gemetar. Ibu harus mewaspadai apabila demam pada si Kecil terlalu tinggi dan gemetar yang dialaminya sangat hebat. Jika hal tersebut terjadi, segera bawa si Kecil ke rumah sakit untuk bertemu dokter. Cara menghilangkan gemetar saat si Kecil demam tentunya dengan menurunkan suhu tubuhnya. Jika demamnya turun, badan si Kecil otomatis akan berhenti gemetar.

  5. Hipertiroid

    Kelebihan kelenjar tiroid atau hipertiroid merupakan suatu kondisi yang dapat menyebabkan badan si Kecil gemetar. Kondisi ini umumnya menunjukkan berbagai ciri selain gemetar seperti denyut jantung yang tidak beraturan, telapak tangan kemerahan, rambut rontok, serta munculnya ruam. Kondisi hipertiroid yang parah bisa menjadi berbahaya apabila tidak segera ditangani dengan baik. Untuk mengatasi hal ini diperlukan obat khusus yang bisa didapatkan dengan mengunjungi dokter. Gemetar karena hipertiroid akan mereda setelah si Kecil mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter.

Nah, itu dia 5 cara yang bisa ibu coba terapkan agar gemetar yang dialami si Kecil dapat berhenti. Usaha untuk menghentikan gemetar pada tubuh bayi memang harus disesuaikan tergantung pemicu tremor. Apabila tremor pada bayi tidak kunjung reda dan semakin parah, sebaiknya Ibu segera membawanya ke dokter. Gemetar yang tak kunjung reda dan selalu muncul bisa saja merupakan indikasi penyakit berbahaya. Si Kecil membutuhkan penanganan medis lebih lanjut jika gemetar yang ia alami memang dipicu oleh penyakit tertentu.