Whatsapp Share Like
Simpan

Ibu hamil biasanya banyak dihinggapi keresahan saat menjalani periode pertama kehamilan. Sebab, banyak mitos yang berkembang baik terkait medis maupun klenik atau takhayul. Hal ini karena kehamilan masih dihinggapi petuah-petuah orang tua yang sebenarnya bisa diatasi dengan cara medis. Cara bijak menghadapinya adalah dengan berkonsultasi dengan dokter kandungan kepercayaan Ibu dan mempertanyakan mitos tersebut masih berlaku apa tidak.

Biasanya, Ibu hamil dihinggapi mitos-mitos mulai dari kebiasaan hingga makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh Ibu hamil muda. Memang keadaan tersebut tidak sepenuhnya salah, karena para ahli menilai ada beberapa hal yang memang menjadi pantangan Ibu hamil muda. Nah, daripada Ibu bingung mana mitos atau fakta. Berikut ini hal-hal yang memang harus dihindari saat Ibu hamil. Simak ulasan lengkapnya ya.

  1. Alkohol dan merokok
    Bagi orang yang tidak hamil pun, merokok dan minum minuman beralkohol tidak disarankan, apalagi bagi ibu hamil. Pasalnya, minum minuman beralkohol saat hamil bisa menyebabkan bayi terlahir dengan keadaan Fetal Alcohol Syndrome (FAS). Bayi dengan FAS akan memiliki berat badan di bawah normal, memiliki gangguan perilaku dan hambatan belajar, serta risiko masalah kesehatan lainnya.
  2. Mengonsumsi kecambah sayur mentah
    Ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi kecambah mentah seperti taoge, lobak, dan daun semanggi. Hal ini dikarenakan adanya bakteri yang dapat tumbuh pada biji kecambah. Bakteri tersebut sulit untuk dibersihkan meskipun sudah dicuci. Karena itulah pastikan tidak ada kecambah mentah di dalam makanan Ibu saat memesan makanan di restoran.
  3. Mengonsumsi makanan pedas
    Mitos mengatakan bahwa jika Ibu sering makan makanan pedas saat hamil akan mempercepat kelahiran. Risiko bagi wanita hamil yang suka mengonsumsi makanan pedas adalah mengalami gangguan pencernaan berupa nyeri ulu hati akibat perubahan hormonal dan tekanan dari rahim ke tubuh. Makanan pedas tidak akan berdampak langsung pada kesehatan janin, namun bisa menyebabkan perasaan tidak nyaman. Gangguan pencernaan ini akan membuat Ibu mengejan. Proses mengejan ini yang akan membuat bukaan semakin cepat terjadi. Karena hal ini tidak nyaman dan tidak baik, jadi untuk sementara saat Ibu hamil, hindari dulu makanan bercita rasa pedas ya.
  4. Makan buah nanas
    Nanas tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena berpotensi mengugurkan janin. Pernyataan ini bukan hanya mitos, ternyata mengonsumsi buah nanas punya penjelasan medis yang lebih logis. Seorang ibu hamil sebaiknya menghindari makanan buah nanas, baik secara langsung ataupun dalam bentuk jus. Alasannya karena nanas mempunyai kandungan bromelain, yang bisa melemahkan leher rahim. Jika dikonsumsi berlebihan, kandungan bisa terganggu. Nanas boleh dikonsumsi ibu hamil setelah melewati periode awal kehamilan, namun tetap harus diperhatikan pemilihan nanas yang matang dan tidak berlebihan.
  5. Membersihkan kandang kucing
    Saat Ibu hamil, sebaiknya serahkan tugas membersihkan kandang kucing ke orang lain. Hal ini karena kuman dari kotoran kucing mengandung jutaan parasit berisiko menyebabkan penyakit, misalnya infeksi toxoplasma. Ibu hamil yang terinfeksi toxoplasma dari kucing bisa mengalami komplikasi kehamilan. Bayi yang terinfeksi bisa menghadapi masalah kesehatan yang serius, seperti kejang dan mengalami cacat mental. Pada sisi ibu hamil, infeksi toxoplasma dapat menyebabkan keguguran ataupun kematian janin dalam rahim.
  6. Perawatan kuku
    Sebaiknya, selama hamil, hindari memakai kuku palsu atau kutek. Kali ini biarkan kuku Ibu tumbuh secara alami dan potong kuku dengan pemotong kuku di rumah saja. Intinya adalah hindari kunjungan Ibu ke salon kuku untuk sementara waktu. Pasalnya, aroma dari berbagai macam produk kecantikan kuku tidak baik untuk kesehatan Ibu dan bayi. Aroma menyengat dari berbagai macam produk kecantikan kuku akan berdampak terhadap perkembangan otak bayi.


Nah, itulah beberapa hal yang harus Ibu hindari ketika hamil. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti bayi lahir cacat atau keguguran. Karena itu, ibu hamil harus memperhatikan apa saja larangan yang ada agar Ibu dan si Kecil dapat lahir dengan selamat dan tanpa cacat sekalipun.

Selain menghindari hal di atas, Ibu juga harus memenuhi asupan nutrisi yang baik agar janin tumbuh dengan sehat. Lengkapi asupan nutrisi Mama dan janin dengan Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA. Diformulasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi baik untuk ibu hamil dan menyusui yang memerlukan tambahan zat gizi lebih banyak dibandingkan kebutuhan gizi harian sebelumnya, Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA, kebaikan untuk janin dan mama.

Artikel Sejenis