Whatsapp Share Like
Simpan

Setiap orang tua tentunya menginginkan perkembangan yang optimal dari buah hatinya. Berbagai usaha dilakukan Ibu untuk membantu perkembangan si Kecil bahkan sejak dalam kandungan. Berharap nantinya tumbuh kembang si Kecil bisa maksimal sesuai dengan usianya. Menjadi anak yang pintar, sehat, dan kuat tentunya menjadi harapan setiap orang tua.

Memasuki usia lima bulan, si Kecil kini semakin pintar dalam kemampuan motorik seperti menggerakan dan menegakkan kepalanya. Otot si Kecil sudah semakin kuat pada usia ini, sehingga terlihat ia mulai aktif bergerak mencoba meraih benda-benda yang menarik perhatiannya. Si Kecil juga semakin pintar untuk berguling dan sering menggeliat. Berikan apresiasi dari setiap perkembangan yang ia lakukan hari demi hari.

Meskipun perkembangan si Kecil tidak selalu sama, namun Ibu bisa membantunya dengan memberikan stimulus yang tepat untuk perkembangan motorik si Kecil. Kemampuan motorik ini didasarkan pada kemampuan bayi dalam menggerakan fungsi bagian tubuhnya. Berikut adalah beberapa cara sederhana untuk melatih kemampuan motorik bayi berusia lima bulan.

  1. Latih si Kecil untuk duduk sendiri

    Saat usia memasuki lima bulan, otot dan tulang si Kecil sudah semakin kuat. Latihlah bayi Ibu untuk duduk dengan posisi tegak. Perlahan-lahan bantu si Kecil dalam posisi duduk, topang ia dengan tangan Ibu atau menggunakan bantal, biarkan ia menopang tubuh dengan kedua tangannya. Jangan langsung melepas si Kecil dalam posisi duduk, biarkan ototnya menguat terlebih dahulu dan hal tersebut untuk menghindari pembengkokan pada tulang punggung si Kecil. Cara yang aman untuk membantu si Kecil duduk adalah dengan memposisikan kakinya membentuk huruf V. Hal ini bermanfaat untuk menjaga keseimbangan tubuh si Kecil supaya ia tidak mudah terguling. Pastikan juga tempat yang Ibu gunakan bersih dan aman dari benda-benda keras.

  2. Memegang benda dengan kedua tangannya

    Kemampuan motorik halus bisa dibantu dengan melatih si Kecil menggunakan otot tangannya. Bantu ia menyadari bahwa ia memilki fungsi tangan yang berguna untuk memegang ataupun menggenggam. Pada usia lima bulan, genggaman si Kecil sudah semakin kuat. Stimulus yang bisa Ibu berikan dengan melatihnya memegang botol dengan kedua tangannya. Tentunya benda yang aman untuk ia genggam, tidak ada sudut yang tajam, dan tidak mudah pecah. Temani si Kecil selama ia memegang benda-benda tersebut, hindarkan ia dari memasukkan benda atau mainan tersebut ke mulutnya.

  3. Meraih benda di atas si Kecil

    Hal lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan motorik bayi usia lima bulan adalah dengan meletakkan mainan gantung di atas si Kecil. Pilihlah mainan dengan warna dan bentuk yang menarik. Akan lebih baik jika objek tersebut bisa mengeluarkan suara tertentu yang menarik perhatiannya. Tempatkan mainan tersebut diatas tempat tidurnya, namun jangan sampai teraih olehnya. Pastikan juga Ibu memasang mainan dengan kuat untuk menghindari rubuhnya mainan ke si Kecil. Menempatkan objek yang menarik di atas si Kecil akan menstimulus otot tangan dan punggungnya untuk bekerja sehingga bisa menguatkan ototnya. Selain itu si Kecil juga mulai belajar mengenal berbagai jenis warna. Ajaklah ia untuk mencoba meraihnya dengan mengajak berbincang dan mengenalkan nama objek tersebut. Sesering mungkin ajak ia tertawa dan bermain.

  4. Mulai ajak si Kecil menirukan kata-kata

    Bayi usia lima bulan sudah mulai pintar berceloteh ria. Ia mulai sering mengucapkan suku kata sederhana. Ibu bisa menirukan setiap kata yang dikeluarkan oleh si Kecil, sambil menatap dalam matanya atau menggenggam tangannya. Gunakan gambar atau objek yang bisa ia pegang dengan menyebutkan nama objek tersebut. Biarkan ia merespon dengan celotehannya, respon balik si Kecil seakan Ibu mengetahui apa yang sedang diucapkan olehnya.

  5. Latih si Kecil untuk meraih mainannya

    Untuk semakin memperkuat otot dan syaraf motorik si Kecil, Ibu bisa melatih si Kecil untuk meraih mainannya. Caranya dengan memposisikan si Kecil tengkurap, letakkan mainan yang aman dan menarik di depannya. Biarkan si Kecil berusaha mengambilnya. Biasanya bayi akan menggerakkan tangan dan kakinya untuk meraih mainan tersebut. Cara ini berfungsi melatih lengan si Kecil untuk menopang tubuhnya, otot lengannya pun akan semakin kuat.

  6. Mainkan musik

    Musik tidak hanya membantu bayi dalam menstimulus sensori saja, namun juga motoriknya. Bayi senang mendengarkan musik-musik yang menyenangkan. Mainkan musik tersebut, ajaklah ia untuk berjoget menggoyangkan tangan dan kakinya. Ibu bisa membantu dengan menggerakan tangan dan kaki si Kecil.

Itulah beberapa hal yang bisa Ibu lakukan untuk menstimulasi kemampuan motorik si Kecil. Terus dampingi si Kecil dan nikmatilah setiap tahap perkembangannya.