Share Like
Simpan

Bagaimana kondisi kehamilan saat ini, Bu? Meski calon anak masih belum lahir, Ibu sudah bisa berkomunikasi dengannya melalui berbagai aktivitas yang dilakukan. Mengajaknya mengobrol, memperdengarkan musik, atau menghabiskan waktu dengan kegiatan yang menyenangkan bisa memperkuat ikatan antara wanita hamil dengan janinnya, yang biasa disebut dengan prenatal bond. 

Ingin tahu kegiatan apa saja yang bisa menghubungkan wanita hamil dengan janin? Mari simak bersama informasi berikut ini:

1. Mengajak berbicara

Saat usia 23 minggu, janin mulai dapat mendengar detak jantung Ibu dan juga suara perut yang lapar. Ia juga mulai belajar mendengar suara yang berasal dari luar sehingga pada masa ini wanita hamil bisa mengajak janinnya berkomunikasi melalui musik ataupun perbincangan ringan. 

Jika janin diajak mengobrol setiap hari, ia akan terbiasa dengan suara yang didengarnya sehingga ketika lahir nanti akan langsung mengenali sang Ibu. Selain bisa menimbulkan ikatan yang kuat antara Ibu dengan janin, hal ini juga akan menciptakan perasaan tenang dan nyaman pada calon anak saat lahir nanti. 

2. Menyanyikan lagu

Saat wanita hamil menyanyikan sebuah lagu, alunan nada dan suara yang dihasilkan akan membuat janin merasa nyaman dan tenang. Ketika lahir nanti, lagu yang sama juga akan membuatnya tenang seperti saat masih berada dalam kandungan karena ia telah terbiasa dengan aktivitas tersebut.

Selain memperkenalkan suara orang tua kepada calon anak tercinta, lagu yang dinyanyikan juga dapat membuat Ibu merasa lebih santai sehingga dapat menekan level stres saat mengandung. Jadi, pilihlah lagu yang tepat dan coba nyanyikan untuk janin setiap hari ya, Bu! 

3. Refreshing

Tak hanya melalui komunikasi secara langsung, ikatan antara wanita hamil dengan janin juga bisa dibangun dengan kegiatan positif yang membuat pikiran dan perasaan menjadi tenang. Jika Ibu suka memasak, luangkan waktu untuk menciptakan menu baru di akhir pekan atau bisa juga berlibur ke suatu tempat. 

Hal ini akan memberikan waktu khusus bagi wanita hamil untuk mempersiapkan diri menjalani peran sebagai seorang Ibu. Selain itu, menyediakan waktu untuk refreshing juga akan membuat kondisi psikologis lebih tenang dan stabil menghadapi masa persalinan nanti. 

Tak hanya untuk Ibu, hal tersebut juga berlaku bagi suami tercinta yang tak lama lagi akan menjadi seorang Ayah. Dengan melakukan kegiatan menyenangkan bersama-sama, akan terbangun prenatal bond yang kuat sehingga saat lahir nanti calon anak akan langsung mengenali kedua orang tuanya. Mulai sekarang, jadilah wanita hamil yang aktif dan bersemangat karena janin juga turut merasakan apa yang Ibu rasakan setiap harinya.