Whatsapp Share Like
Simpan

Manfaat susu untuk anak pada masa pertumbuhan ada banyak sekali, salah satunya sebagai penambah berat badan. Tentunya anak yang tumbuh sehat dan sesuai dengan usianya merupakan dambaan setiap orangtua. Ibu pun pasti akan selalu memantau perkembangan si Kecil, termasuk soal berat badannya. Anak yang sehat bisa terindikasi melalui berat badan (BB) yang normal sesuai dengan usia dan tingginya. Jika BB di si Kecil bawah normal, besar kemungkinan ia akan terlihat kurus dan dalam beberapa kasus akan kekurangan gizi, sering sakit, dan lambat dalam proses belajar.

Penyebab utama dalam masalah kurangnya BB adalah si Kecil sulit makan yang banyak dialami oleh anak-anak. Bila si Kecil susah makan, maka untuk mengganti nutrisinya diperlukan asupan dari susu penambah berat badan anak. Berikut adalah manfaat susu untuk anak yang kekurangan BB:

Protein

Salah satu manfaat susu anak juga karena adanya kandungan protein yang merupakan salah satu unsur inti dalam susunan sel makhluk hidup. Sebanyak 20% dari total berat badan manusia berasal dari protein dengan berbagai macam fungsi bagi tubuh. Fungsi protein diantaranya adalah membangun, memelihara, dan meregenerasi jaringan, menghasilkan enzim dan hormon, sumber energi, dan memperkuat sistem imun. Mengenal pentingnya protein pada tubuh, maka jangan sampai si Kecil tidak mendapatkan asupan protein ya, Bu. Susu hadir untuk memenuhi asupan protein bagi anak saat ia susah makan. Kebutuhan protein harian tiap anak tentunya berbeda, tergantung pada usianya. Untuk anak usia 0-12 bulan diperlukan 12-18 gr, usia 1-3 tahun 26 gr, sedangkan usia 4-6 tahun 35 gr.

(sumber: hellosehat.com).

Saat asupan proteinnya tercukupi, maka berat badannya pun bisa ideal, pertumbuhannya bisa maksimal, dan anak memiliki tubuh yang sehat.

Artikel Sejenis

Tinggi Kalori

Kalori merupakan satuan untuk energi dengan manfaat utamanya sebagai sumber energi pada tubuh. Jumlah kalori yang dibutuhkan anak berkisar antara 1.000 hingga 2.000 kkal, tergantung pada usia, berat, tinggi, dan aktivitasnya. Saat kekurangan kalori, maka tubuh akan menjadi lemah dan lesu, serta secara otomatis sel-sel dalam tubuh pun akan ikut mati.

Kalori juga dibutuhkan untuk menggerakkan sistem organ tubuh, sebut saja aliran darah, otak, hati, jantung, paru-paru, dan ginjal. Untuk itu kalori sangat diperlukan setiap harinya sebagai sumber tenaga bagi tubuh. Saat anak berada di masa pertumbuhannya, mereka akan terus bereksplorasi untuk mempelajari hal-hal baru yang ada di sekelilingnya. Anak akan membutuhkan banyak energi yang didapatkan dari kalori agar tidak mudah lelah. Selain bisa membuat badan lemas, kekurangan kalori juga bisa mempengaruhi mood lho, Bu. Badan yang lemas tentunya akan membuat semangat menurun, sehingga tubuh menjadi pasif dan proses belajar si Kecil pun terhambat.

Lemak Tambahan

Setiap manusia membutuhkan lemak, tak terkecuali anak-anak, karena lemak memiliki beberapa manfaat bagi tubuh. Lemak dari makanan yang dikonsumsi berbentuk asam lemak (fatty acid) dan gliserol yang diolah oleh pencernaan sesuai kemampuan tubuh untuk menyerapnya. Hasil olahan tersebut akan menjadi bahan yang siap dipakai. Apa saja fungsi lemak tersebut? Berikut uraiannya:

  • sebagai sumber tenaga
  • pembentuk membran dan sel-sel tubuh
  • pengatur suhu tubuh
  • media pengantar zat dalam metabolisme tubuh
  • sebagai cadangan lemak
  • penyokong berat badan ideal

Oleh karena fungsinya cukup banyak bagi tubuh, tentunya kadar lemak harus tercukupi pada anak. Bila tubuh kekurangan lemak, bisa dibayangkan bukan efek yang akan terjadi? Selain dari beberapa sumber makanan yang kaya akan lemak sehat, seperti alpukat, minyak ikan, minyak zaitun, dan lainnya, susu penambah berat badan anak juga bisa membantu memenuhi kebutuhan lemaknya.

Gula

Gula memiliki fungsi yang mirip seperti karbohidrat, yaitu sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Saat kebutuhan gula tidak tercukupi, maka tubuh akan mengambil energi dari lemak atau protein. Tentunya hal tersebut tidak baik karena dapat mengganggu keseimbangan metabolisme tubuh.

Saat masuk ke tubuh, ada sebagian gula akan langsung digunakan oleh tubuh dan sebagian lagi disimpan sebagai cadangan energi. Gula yang disimpan ada di hati dan otot berbentuk glikogen yang diperlukan saat cadangan gula darah rendah dan menggantikan perannya sebagai sumber energi oleh otak. Ada beberapa sumber gula yang baik dikonsumsi oleh anak, seperti madu, gula merah, gula pasir, dan buah-buahan.

Gula juga diperlukan untuk membuat berat badan anak ideal. Karena itulah susu anak mengandung gula yang jumlahnya pas untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Gula memberikan rasa manis pada susu sehingga anak pun senang untuk rutin minum susu. Jadi Ibu tidak perlu lagi menambahkan gula saat memberikan susu kepada si Kecil, karena terlalu banyak gula pun dapat berdampak pada kegemukan dan gigi rusak.

Untuk anak usia 1-3 tahun, kebutuhan gula maksimal 25 gram perhari atau setara 5 sendok teh. Sedangkan untuk anak usia 4-6 tahun adalah 39 gram perhari atau setara 8 sendok teh.

(sumber: kumparan.com)

Pastikan nutrisi si Kecil terjaga ya, Bu, agar ia tumbuh dengan berat badan yang ideal sesuai dengan usianya. Ada banyak susu penambah berat badan anak yang beredar di pasaran. Namun Ibu tak perlu bingung memilih, karena ada susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag 123 PRIMANUTRI dan Frisian Flag 456 PRIMANUTRI yang bisa memberikan semua manfaat susu sesuai dengan usia si Kecil dan rasanya juga enak. Susu Frisian Flag mengandung semua nutrisi yang diperlukan bagi tumbuh kembang anak.

Punya pertanyaan seputar tumbuh kembang si Kecil? Ibu dapat mengunjungi laman Tanya Pakar untuk berkonsultasi. Pastikan Ibu sudah melakukan registrasi sebelumnya ya, Bu!