Whatsapp Share Like Simpan

Siapa sih yang nggak mau melihat anaknya tumbuh cerdas? Semua Ibu pasti ingin si Kecil tumbuh lebih cerdas dan kreatif, kan? Sebenarnya ada lho cara menjadi pintar yang bisa Ibu terapkan kepada si Kecil sejak dini. Sebab, kecerdasan anak ternyata dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya faktor genetik (keturunan) dan lingkungan.

Faktor keturunan berupa bakat atau kemampuan yang diturunkan langsung dari orang tua, sedangkan faktor lingkungan umumnya terdiri dari pola asuh orang tua, asupan nutrisi setiap hari, dan pendidikan yang diperoleh si Kecil. Maka dari itu, setiap anak bisa melakukan sejumlah cara menjadi pintar yang berpengaruh hingga masa depan.

Bagaimana Tips Efektif Cara Menjadi Pintar Bagi Anak Usia Dini?

Berikut ini beberapa tips yang bisa Ibu lakukan untuk mengajarkan cara menjadi pintar sejak dini bagi si Kecil, antara lain:

  1. Mengonsumsi makanan bergizi

    Ingin tahu salah satu cara menjadi pintar? Penuhi kebutuhan gizi harian si Kecil dengan memberikannya makanan tinggi nutrisi. Masa kanak-kanak merupakan masa di mana otak si Kecil mengalami perkembangan yang pesat. Pertumbuhan dan perkembangan otak si Kecil sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi prima yang Ibu berikan.

    Kalau Ibu ingin tahu cara menjadi pintar sejak dini, maka pastikan asupan nutrisi si Kecil sudah optimal. Nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang otak si Kecil adalah 9 Asam Amino Esensial (9AAE), DHA, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin.

    Artikel Sejenis

    Ibu nggak perlu khawatir karena semua nutrisi ini bisa didapatkan dalam susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+, bahkan susu ini mengandung 9AAE yang lengkap dan DHA 4x lebih tinggi.

    Jika diibaratkan, 9AAE merupakan sebuah mobil, sedangkan DHA dan nutrisi lain adalah penumpangnya. 9AAE berperan penting untuk mengangkut nutrisi-nutrisi tersebut ke dalam sel-sel tubuh. Kalau si Kecil kekurangan 9AAE? Tumbuh kembangnya bisa jadi terhambat lho, Bu.

    Penelitian dari J.Nutr yang dipublikasi dalam National Center for Biotechnology Information menjelaskan bahwa kekurangan semua jenis 9AAE bisa menghambat hormon pertumbuhan sebanyak -50%. 

    Ibu pasti nggak mau si Kecil mengalami hal tersebut, kan? Untuk itu, pastikan kebutuhan protein hewani si Kecil tercukupi dengan baik, tentunya dengan diimbangi oleh nutrisi lainnya ya, Bu! 

  2. Kenali gaya belajar si Kecil

    Cara menjadi pintar selanjutnya yaitu mengenali gaya belajar si Kecil dengan tepat. Tahukah Ibu, ternyata ada 3 gaya belajar yang berbeda, yaitu auditori, visual, dan kinestetik.

    Anak dengan tipe auditori cenderung lebih cepat memahami hal baru melalui indra pendengaran. Anak dengan tipe visual justru lebih mengandalkan penglihatannya untuk menyerap informasi baru. 

    Sedangkan, anak dengan tipe kinestetik akan melakukan banyak gerakan saat belajar, seperti menggerakkan kaki, tangan, atau anggota tubuh lainnya. Hal tersebut bertujuan agar ia bisa lebih mudah berkonsentrasi, Bu. 

    Dengan mengetahui dan mengenal gaya belajar si Kecil, Ibu bisa membantunya belajar dengan lebih nyaman, sehingga si Kecil dapat memproses dan memahami pengetahuan baru dengan lebih baik. Cara menjadi pintar ini sudah bisa Ibu lakukan saat si Kecil berusia 1 tahun lho. 

  3. Rutin membaca buku 

    Cara menjadi pintar yang bisa Ibu lakukan selanjutnya yaitu mengajak si Kecil rutin membaca buku. Coba jadikan kegiatan ini jadi hobi yang menyenangkan yuk, Bu? Selain menyenangkan, membaca buku juga punya banyak manfaat bagi tumbuh kembang si Kecil lho. 

    Ibu bisa melakukan cara menjadi pintar ini dengan rutin membacakan buku cerita atau dongeng pada malam hari sebelum tidur. Selain sebagai salah satu cara menjadi pintar, kebiasaan ini bisa meningkatkan bonding antara orang tua dan anak.

    Selain itu, membaca juga bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan si Kecil, mulai dari kemampuan verbal, kemampuan mendengarkan, jumlah kosakata, hingga kemampuan si Kecil dalam berimajinasi. Waaah… Menarik banget kan, Bu? Yuk, ajak si Kecil ke toko buku untuk pilih buku favoritnya!

  4. Ajarkan bahasa asing

    Cara menjadi pintar bagi anak usia dini yang tak kalah penting yaitu mengajarkan si Kecil bahasa asing. Melansir laman resmi parents.com, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan anak bilingual atau multilingual memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang hanya berbicara satu bahasa, Bu. 

    Nggak cuma itu, anak-anak yang sudah terbiasa menggunakan lebih dari satu bahasa sejak kecil pun biasanya lebih mudah mempelajari bahasa asing lainnya di masa depan. Cara menjadi pintar yang satu ini bisa Ibu ajarkan dengan cara sederhana, misalnya sehari-hari Ibu bisa mengajak si Kecil berbicara menggunakan bahasa Inggris. Yakinkan si Kecil agar lebih berani untuk berbicara bahasa Inggris dan jangan takut salah. 

  5. Beri kesempatan untuk mengembangkan kreativitas

    Cara menjadi pintar yang lainnya yaitu memberikan si Kecil kesempatan untuk mengembangkan kreativitas secara alami. Cobalah untuk memberikan si Kecil aktivitas yang bisa merangsang imajinasinya. Beberapa alat yang sederhana, seperti kotak kosong dan krayon, bisa menjadi sarana bagi si Kecil untuk mencoba hal-hal baru sekaligus melatih kreativitasnya. 

  6. Asah kecerdasan emosional si Kecil

    Cara menjadi pintar itu bukan hanya berfokus pada kecerdasan intelektual lho. Ibu juga perlu membangun kecerdasan emosional si Kecil sejak dini. Sebab, kecerdasan emosional merupakan salah satu faktor yang bisa menunjang kesuksesan si Kecil di masa depan. 

    Yuk, coba bantu si Kecil untuk mengenali dan mengendalikan emosinya dengan baik. Misalnya, kalau si Kecil bertabrakan dengan teman lain saat bermain, Ibu bisa mengatakan hal itu sebagai ketidaksengajaan. Hal ini bisa membuat si Kecil lebih memahami situasi dan terhindar dari rasa kesal berlebihan.

    Ibu bisa mengetahui kondisi sosial dan emosional si Kecil dengan memanfaatkan fitur Emo Meter yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Tahukah Ibu bahwa kondisi sosial dan emosional si Kecil dapat mempengaruhi kesuksesannya saat dewasa nanti lho. Ibu bisa cari tahu kondisi si Kecil saat ini dengan test Emo Meter yang dikembangkan oleh psikolog Ligina Ayudia, M.Psi.

  7. Kenalkan si Kecil dengan seni

    Nggak cuma menyenangkan, beragam kegiatan seni seperti menggambar, melukis, dan bermain alat musik ternyata bisa meningkatkan kecerdasan, daya ingat, dan rasa percaya diri si Kecil, Bu. 

    Melansir laman resmi parents.com, penelitian membuktikan bahwa anak yang mempelajari alat musik bisa memiliki kecerdasan intelektual (IQ) yang cenderung tinggi dan bisa memperoleh nilai akademik yang baik. Hal ini tentunya dengan diimbangi oleh asupan nutrisi dan pola asuh orang tua yang tepat. 

Berbicara mengenai pola asuh, kecerdasan si Kecil di masa depan juga dipengaruhi oleh gaya atau pola asuh orang tua lho, Bu. Setidaknya ada 11 pola asuh orang tua yang berbeda dan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak prima.

Setiap orang tua tentunya memiliki pola asuh yang berbeda, karena itulah sangat penting untuk mencari tahu kombinasi terbaik pola asuh Ibu dan Ayah terhadap si Kecil agar ia tumbuh menjadi anak prima. 

Sekarang Ibu bisa dengan mudah mengetahui tipe atau jenis pola asuh melalui fitur Parenting Style Test dari Akademi Keluarga Prima yang bekerjasama dengan Rumah Dandelion. Ibu bisa langsung coba fiturnya di sini, ya! 

Selain memanfaatkan fitur Parenting Style Test, Ibu juga tetap perlu mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil dengan memberikan susu kaya nutrisi secara rutin, salah satunya susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+.

Seperti yang sudah disebutkan ya, Bu, memberikan si Kecil susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ termasuk ke dalam cara menjadi pintar karena di dalamnya mengandung nutrisi penting untuk otak, sehingga bisa meningkatkan akal kreatif si Kecil.

Selain itu, susu bubuk pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ juga diperkaya dengan nutrisi prima untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi, serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan si Kecil.

Itulah penjelasan mengenai tips ajarkan cara menjadi pintar bagi anak usia dini yang bisa Ibu lakukan mulai sekarang. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Bu! 

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz