Share Like
Simpan

Pasti senang rasanya ketika muncul tanda kehamilan seperti mual, muntah, dan terlambat datang bulan karena itu berarti si Kecil yang dinanti akan segera hadir. Namun selain gejala-gejala tersebut, masih ada lagi tanda kehamilan yang sering tidak disadari, yaitu adanya perubahan pada payudara. Di minggu-minggu awal setelah terjadinya pembuahan, payudara akan terasa lebih lunak dan sensitif akan sentuhan karena adanya perubahan hormon dalam tubuh.

Nah, untuk bisa lebih mengenali tanda-tanda kehamilan dari perubahan payudara, simaklah informasi berikut ini:

1. Sakit saat disentuh

Saat hamil, tubuh mempersiapkan diri sebagai tempat tumbuhnya janin dengan memproduksi lebih banyak hormon estrogen dan progesteron yang menyebabkan payudara terasa lebih lunak dan sensitif saat disentuh. Seiring dengan lonjakan kedua hormon tersebut, payudara akan menjadi semakin besar karena penebalan lapisan lemak dan berkembangnya kelenjar susu.

Tanda kehamilan ini diikuti dengan rasa nyeri ketika payudara disentuh atau ditekan sehingga Ibu perlu memilih bra yang tepat untuk mengurangi rasa sakit tersebut. Selain itu, Ibu juga bisa menjelaskannya kepada suami tercinta untuk mencegah sentuhan di daerah payudara yang dapat menimbulkan rasa sakit.

2. Areola berwarna lebih gelap

Tanda kehamilan lainnya bisa dilihat dari perubahan warna pada areola atau lingkaran di sekitar puting payudara. Sekitar 1 atau 2 minggu setelah terjadinya konsepsi (pembuahan), warna areola akan berubah menjadi lebih gelap dan ukurannya juga semakin besar akibat lonjakan hormon estrogen dan progesteron.

Umumnya tanda kehamilan ini juga disertai dengan timbulnya benjolan yang disebut Montgomery tubercles, yaitu kelenjar yang berfungsi memberi “pelumas” pada puting ketika bayi menyusu. Perubahan pada areola ini merupakan salah satu tanda kehamilan yang muncul paling awal dan paling mudah dikenali di awal masa mengandung.

3. Muncul pembuluh darah berwarna kebiruan

Jika Ibu melihat adanya pembuluh darah berwarna kebiruan di bawah lapisan kulit payudara, itu juga termasuk salah satu tanda kehamilan. Pembuluh darah tersebut membawa cairan dan nutrisi dari Ibu kepada janin untuk mendukung pembentukan jaringan-jaringan penting.

Adanya aliran pada pembuluh darah ini juga menjadi penyebab semakin besarnya payudara Ibu di awal kehamilan. Namun, ukuran payudara akan kembali normal dalam beberapa bulan setelah melahirkan dan pembuluh darah yang tadinya sangat jelas terlihat juga akan kembali seperti semula. Rasa sakit pada payudara akan berkurang seiring dengan semakin stabilnya produksi hormon estrogen dan progesteron setelah usia kandungan mencapai 3 hingga 6 bulan.

Sekarang Ibu sudah tahu bagaimana mengenali tanda kehamilan melalui perubahan payudara, kan? Jika mengalami salah satu dari 3 gejala tersebut, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter kandungan terpercaya untuk memastikan usia kehamilan saat ini.