Share Like
Simpan

Bagi banyak wanita, kehamilan kembar merupakan anugerah yang menyenangkan sekaligus mendebarkan. Baik perubahan fisik maupun nutrisi memerlukan perhatian khusus. Apa saja yang perlu Ibu persiapkan menjelang kehadiran si Kecil kembar ini?

• Salah satu langkah persiapan yang paling penting adalah kecukupan nutrisi atau gizi. Konsultasikan dengan dokter/bidan mengenai perlunya mengonsumsi suplemen asam folat. Asam folat ini terbukti dapat menurunkan risiko bayi mengalami kecacatan pembentukan bumbung saraf.


• Makan makanan sehat dan bergizi sangat diperlukan pada kehamilan kembar. Konsultasikan dengan dokter/bidan mengenai jumlah kalori serta komposisi gizi yang perlu dikonsumsi mengingat kehamilan kembar Ibu. Untuk mencukupi kebutuhan kalori per hari, Ibu bisa makan camilan sehat. Bila Ibu mengalami morning sickness, Ibu bisa mengakalinya dengan makan camilan sehat porsi si Kecil sesering mungkin. Pilihan camilan sehat antara lain yogurt, buah, krakers, dll.


• Kebutuhan kalori, karbohidrat, protein, lemak, termasuk asam lemak esensial, mineral, dan vitamin jauh meningkat pada Ibu dengan kehamilan kembar. Kalori ditingkatkan sebesar 300 kkal/hari. Pertambahan berat badan saat hamil umumnya tergantung pada berat badan Ibu sebelum hamil. Namun pada Ibu dengan kehamilan kembar tiga pertambahan berat badannya bisa mencapai sekitar 25 kg. Mengenai hal ini Ibu bisa berkonsultasi dengan dokter lebih lanjut.


• Kehamilan kembar dapat menyebabkan bayi lahir lebih awal, jadi Ibu perlu memperhatikan adanya gejala-gejala awal demi keselamatan sang bayi. Perdarahan atau keluarnya cairan dari vagina, kontraksi dapat terjadi lebih sering, tekanan pada panggul dan punggung bawah, bahkan diare bisa menjadi tanda terjadinya kelahiran dini. Perdarahan yang timbul pada trimester pertama biasanya normal terjadi sepanjang jumlahnya sedikit dan frekuensinya tidak sering, karena saat itu terjadi penanaman sel janin kembar pada dinding rahim. Bila Ibu khawatir, segera hubungi dokter.

Kehamilan kembar dapat meningkatkan risiko terjadinya pre-eklampsia (kondisi meningkatnya tekanan darah, adanya protein dalam urin, dan pembengkakan). Jika Ibu mengalami kenaikan berat badan yang cepat atau nyeri kepala, segera hubungi dokter. Tergantung tingkat keparahannya, dokter dapat meminta Ibu melakukan tirah baring (bed rest), rawat inap di rumah sakit, dll.

Dengarkan selalu ‘sinyal’ yang diberikan baik yang berasal dari tubuh Ibu maupun bayi kembar dalam perut Ibu. Jelang kelahiran bayi kembar Ibu dengan sukacita. Nantikan senyuman hangat yang akan hadir di tengah-tengah keluarga.