Share Like
Simpan

Bu, kesehatan wanita hamil tentunya perlu dijaga sejak trimester pertama. Ya, itulah kenapa penting bagi Ibu untuk rutin mengonsumsi makanan bergizi. Tahukah, Ibu? Ternyata tidak semua makanan yang mengandung Lemak harus dihindari saat hamil, lho. Setelah berkonsultasi dengan dokter, saya mendapatkan informasi bahwa kita tetap membutuhkan sumber Lemak untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang janin.

Selain berkonsultasi dengan dokter, saya juga sempat mencari berbagai informasi penting terkait hal ini. Menurut info ibu hamil terpercaya yang saya temukan di sebuah forum Ibu dan anak, berikut ini adalah beberapa sumber Lemak yang baik untuk Ibu konsumsi selama masa kehamilan. Simak selengkapnya yuk, Bu!

Kebutuhan Lemak Tak Jenuh (Unsaturated Fats) untuk Ibu Hamil

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ternyata Lemak memang merupakan salah satu nutrisi ibu hamil yang perlu dikonsumsi dan bukan dihindari. Namun, memang tidak semua Lemak baik untuk ibu hamil. Ya, salah satu jenis Lemak yang dibutuhkan adalah Lemak Tak Jenuh. Hal ini pun didukung oleh pernyataan The American Heart Association (AHA), yang merekomendasikan bahwa sebagian Lemak yang perlu dikonsumsi berasal dari Lemak Tak Jenuh.

Manfaat Lemak Tak Jenuh untuk ibu hamil adalah untuk membantu membangun dan mengembangkan sel-sel tubuh Ibu dan bayi dalam kandungan. Lemak Tak Jenuh pun dibagi menjadi dua, yaitu Lemak Tak Jenuh Tunggal (Monounsaturated Fats) dan Lemak Tak Jenuh Ganda (Polyunsaturated Fats). Nah, Lemak Tak Jenuh Ganda bermanfaat untuk membantu melindungi organ dalam tubuh ibu hamil dan janin. Ibu dapat menemukannya pada ikan salmon, jagung, dan kacang tanah.

Sedangkan, Lemak Tak Jenuh Tunggal dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlancar peredaran darah. Lemak jenis ini dapat diperoleh dari alpukat dan minyak zaitun. Baiknya lagi, Lemak Tak Jenuh Tunggal juga memiliki sumber Folat atau dikenal sebagai Asam Folat yang dapat membantu mengurangi risiko bayi lahir cacat.

Kebutuhan Lemak Jenuh (Saturated Fats) untuk Ibu Hamil

Berdasarkan info ibu hamil yang saya temukan, ada juga yang disebut dengan Lemak Jenuh. Apa bedanya dengan Lemak Tak Jenuh? Nah, Lemak Jenuh umumnya berbentuk padat dan berasal dari daging sapi, susu, dan keju. Ibu membutuhkan sekitar enam persen Lemak Jenuh untuk membantu memenuhi kebutuhan Kalori harian saat hamil.

Ibu dapat membantu mengatasi anemia yang sering terjadi saat hamil dengan mengonsumsi daging yang juga merupakan sumber Lemak. Baiknya lagi, mengonsumsi daging sapi yang mengandung Lemak Jenuh pun bisa membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Yuk, konsumsi makanan yang mengandung Lemak Jenuh secukupnya sembari diimbangi dengan sayur-sayuran demi ibu hamil yang sehat.

Hindari Makanan Mengandung Lemak Trans (Trans Fats)

Apa itu Lemak Trans? Lemak Trans merupakan jenis lemak yang sering ditemui dalam makanan kemasan atau makanan beku yang ada di supermarket. Meski makanan beku cenderung memiliki rasa yang lezat, The American Heart Association (AHA) menganjurkan untuk membatasi asupan Lemak Trans. Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi Lemak Trans pada trimester kedua dapat meningkatkan risiko komplikasi dan bahkan persalinan prematur.

Nah, itulah informasi seputar asupan Lemak yang perlu diketahui ibu hamil. Demi menjaga kesehatan wanita hamil, Ibu perlu memenuhi asupan nutrisi, mulai dari Karbohidrat, Protein, Vitamin, Mineral, dan juga Lemak. Semuanya tentu perlu dikonsumsi dalam batas yang wajar, yaitu tidak kekurangan dan tidak berlebihan. Ibu pun dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan atau ahli nutrisi terkait asupan makanan yang dianjurkan untuk ibu hamil.

Selamat menjalani masa kehamilan yang menyenangkan, Bu!