Whatsapp Share Like Simpan

Sudahkah kebutuhan protein si kecil terpenuhi setiap harinya? Hal ini wajib diperhatikan oleh Ibu karena protein merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Fungsi protein penting bagi kesehatan karena di dalam nutrisi ini terdapat asam amino yang diperlukan agar jaringan di dalam tubuh berfungsi dengan optimal.

Fungsi protein bisa didapatkan dari berbagai jenis makanan, baik dari sumber hewani maupun nabati. Bila kebutuhan protein ini tak tercukupi, tubuh akan mengalami sejumlah kondisi yang kurang baik. Oleh karena itu, Ibu perlu tahu fungsi protein serta sumbernya yang bisa memenuhi asupan nutrisi harian si kecil.

Fungsi Protein Bagi Tubuh

Selain sebagai sumber zat gizi, ada beragam fungsi protein yang penting dan dibutuhkan untuk menunjang kesehatan. Berikut beberapa fungsi protein bagi tubuh: 

1. Menjaga Kesehatan Sistem Organ

Sistem organ, seperti rambut, mata, kulit, dan lainnya terbentuk dari protein yang dikonsumsi sehari-hari. Inilah sebabnya anak-anak harus mengonsumsi lebih banyak protein dibanding orang dewasa karena dalam tumbuh kembangnya, fungsi protein mudah didapatkan dan dicerna oleh anak-anak. Mencukupi asupan protein sejak dini bisa menjaga kesehatan sistem organ di kemudian hari, salah satunya ialah kesehatan rambut. Sebab, mengonsumsi protein yang cukup dapat merangsang produksi keratin, yakni protein yang diperlukan untuk mencegah kerontokan pada rambut. 

2. Sebagai Sumber Energi

Selain karbohidrat dan lemak, fungsi protein adalah sebagai sumber energi penting bagi tubuh. Saat proses pengolahan makanan, tubuh akan lebih dulu menggunakan energi dari karbohidrat dan lemak. Sementara, energi dari protein dijadikan sebagai cadangan dan akan digunakan saat tubuh membutuhkannya untuk beraktivitas. 

Artikel Sejenis

3. Membangun dan Memperbaiki Jaringan Tubuh

Fungsi protein selanjutnya yakni dapat membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Protein berperan penting dalam menyusun hampir sebagian besar organ, seperti otot, tulang, kulit, rambut, dan organ lainnya. Fungsi protein juga dapat memelihara dan mengganti jaringan tubuh yang rusak. 

Tubuh memerlukan jumlah protein yang sama dalam kondisi normal. Namun, ada kondisi tertentu di mana tubuh memerlukan lebih banyak protein, yaitu saat terjadinya pertumbuhan jaringan baru atau proses pemecahan protein lebih banyak, misalnya pada ibu hamil, ibu menyusui, atau orang yang sakit. 

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Protein membantu tubuh membentuk antibodi. Itulah sebabnya, fungsi protein dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena kehadiran antibodi ini. Antibodi berperan penting dalam melawan berbagai macam infeksi virus atau bakteri yang menyerang tubuh. Selain itu, fungsi protein sebagai antibodi juga dapat mencegah terjadinya penyakit yang sama di kemudian hari. 

5. Meningkatkan Massa pada Otot

Fungsi protein selanjutnya adalah dapat meningkatkan massa otot, khususnya dalam proses tumbuh kembang anak-anak di usia emasnya. Otot perlu dibentuk karena memiliki fungsi sebagai berikut: membantu sistem pernapasan, menggerakan tubuh, membantu melancarkan peredaran darah, melancarkan proses pencernaan, dan membantu penglihatan. Itulah kenapa kebutuhan protein harian harus diperhatikan agar si kecil lebih kuat dalam bergerak serta bagian tubuhnya dapat berfungsi dengan optimal. 

6. Membentuk Hormon dan Enzim 

Enzim merupakan protein yang ada di dalam sel. Enzim bertanggung jawab dalam proses metabolisme tubuh, seperti pencernaan, penglihatan, pernapasan, dan lainnya. Fungsi protein juga dapat membentuk hormon yang bertugas untuk mengatur proses biologis dalam sel, jaringan, dan organ. 

7. Menyeimbangkan pH

Fungsi protein yang tidak banyak orang tahu adalah menyeimbangkan pH dalam darah dan cairan tubuh lainnya. Keseimbangan pH (asam dan basa) ini diukur menggunakan skala pH yang berkisar antara 0 hingga 14. Dengan rincian skala 0 yang paling asam, 7 cenderung netral, hingga 14 yang paling basa. Salah satu cara tubuh mengatur pH adalah dengan mengonsumsi protein. Sebagai contoh, jika tubuh kekurangan protein, maka kadar albumin dan globulin akan menurun. Albumin dan globulin merupakan protein dalam darah yang membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. 

Jika hal ini terjadi, akibatnya protein tidak dapat menyimpan darah di pembuluh darah dan cairan pun terpaksa masuk ke ruangan di antara sel-sel, sehingga berisiko terjadinya pembengkakan, khususnya di daerah perut. Oleh karena itu, fungsi protein untuk menyeimbangkan pH pun berkaitan dalam proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh. 

Dampak Kekurangan Protein

Setelah mengetahui fungsi protein, Ibu pasti bertanya-tanya apa saja dampak yang terjadi bila tubuh kekurangan protein. Selain lebih mudah sakit, tubuh yang kekurangan protein juga akan mengalami gangguan sebagai berikut:

1. Lebih Mudah Sakit

Di dalam tubuh, terdapat sel darah putih yang bertugas untuk melindungi sistem imun. Ketika tubuh kekurangan protein, maka produksi sel darah putih pun akan mengalami penurunan dan menyebabkan sistem imun tubuh terganggu. Akibatnya, tubuh akan lebih mudah terjangkit penyakit dari virus dan bakteri. 

2. Lebih Mudah Lapar

Fungsi protein adalah sebagai sumber energi. Jika kebutuhan protein harian tidak tercukupi, tubuh akan lebih mudah lapar, lemas, dan lelah. Itulah kenapa asupan protein harus dipenuhi agar tubuh memiliki sumber energi selain karbohidrat dan lemak untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Dampak lainnya dari mudah lapar adalah tubuh jadi mudah gemuk hingga berakibat obesitas. 

3. Mengalami Pembengkakan

Dampak ini berkaitan dengan fungsi protein sebagai penyeimbang pH. Pembengkakan atau edema terjadi karena protein yang seharusnya mengatur dan menjaga keseimbangan cairan justru tidak tersedia karena kurangnya asupan nutrisi ini. Pembengkakan sering terjadi di bagian perut, tangan, dan kaki. 

4. Proses Penyembuhan Luka Lebih Lambat

Kekurangan protein dapat menurunkan jumlah sel darah putih. Oleh karena itu, bila terjadi luka, tubuh memerlukan protein yang cukup untuk menyembuhkannya karena fungsi protein adalah membangun dan memperbaiki jaringan atau sel di dalam tubuh. 

5. Munculnya Permasalahan pada Rambut, Kulit, dan Kuku

Fungsi protein berperan dalam menjaga kesehatan rambut, kulit, dan kuku. Itulah sebabnya, jika tubuh kekurangan protein, rambut akan lebih rontok, kulit lebih kering dan tidak sehat, serta kuku yang rapuh atau mudah patah. Asupan protein yang cukup dapat membangun jaringan-jaringan dalam tubuh menjadi lebih baik. 

Sumber Protein yang Baik Bagi Tubuh 

Sumber dan fungsi protein perlu diperhatikan untuk menjaga fungsi tubuh secara keseluruhan menjadi lebih baik. Ketika Anak mengonsumsi protein, sistem pencernaannya akan memecah protein menjadi asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. Asam amino tersebut ada yang diproduksi sendiri oleh tubuh, ada juga yang bisa Ibu dapatkan dalam makanan. Nah, ada beberapa sumber protein yang bisa Ibu dapatkan dalam makanan, seperti telur, susu, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahan lainnya. 

Baca juga : Apa yang Perlu Anda Ketahui Tentang 9 Asam Amino Esensial

Untuk mendukung tumbuh kembang si kecil, Ibu perlu memerhatikan agar kebutuhan proteinnya tetap seimbang, tidak kurang dan tidak lebih. Salah satu cara yang bisa Ibu lakukan adalah dengan memberikan susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI sebagai tambahan nutrisi bagi si kecil agar tumbuh optimal. Formulasi susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI mengandung zat gizi lengkap, yaitu zat makro seperti protein, karbohidrat, dan lemak serta zat mikro seperti vitamin dan mineral. Frisian Flag 123 PRIMANUTRI juga diperkaya dengan omega 3 (ALA), omega 6 (LA), minyak ikan dan zat besi untuk mendukung si kecil menjadi pintar. Kandungan serat pangan inulin, vitamin A, C, E, dan Zinc agar lebih kuat, serta kandungan kalsium dan vitamin D untuk mendukung si kecil lebih tinggi.