Whatsapp Share Like Simpan

Saat hamil, banyak Ibu yang menghindari beberapa jenis makanan yang dilarang untuk Ibu hamil karena dianggap akan berbahaya bagi tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Namun, apakah hal tersebut memang benar atau justru hanya mitos? 

Sebenarnya memang ada beberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Bahkan, makanan tersebut termasuk makanan favorit sebagian besar Ibu, mulai dari sushi, steak setengah matang, dan jeroan. Ketiga jenis makanan yang dilarang untuk Ibu hamil tersebut bisa menimbulkan komplikasi kehamilan dan menghambat pertumbuhan janin jika dikonsumsi secara berlebihan. Ibu pasti tidak ingin mengalami hal tersebut, kan? Oleh karena itu, sebaiknya Ibu mengetahui apa saja makanan yang dilarang untuk ibu hamil agar tetap bisa menjaga kesehatan diri sendiri dan si Kecil di dalam kandungan. 

Ragam Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Selama masa kehamilan, setiap Ibu memang dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai jenis nutrisi untuk menambah asupan gizi bagi Ibu dan si Kecil di dalam kandungan. Namun, bukan berarti Ibu dapat mengonsumsi semua jenis makanan tanpa mengetahui efek sampingnya, ya. Ini karena ada beberapa jenis makanan yang dilarang untuk Ibu hamil yang bisa meningkatkan risiko penyakit. Nah, berikut ini beberapa jenis makanan yang dilarang untuk Ibu hamil, antara lain: 

  1. Susu belum dipasteurisasi

    Jika Ibu beranggapan susu segar lebih baik dikonsumsi oleh ibu hamil dibandingkan susu yang belum dipasteurisasi, sebenarnya anggapan tersebut tidak tepat ya, Bu. Sebab, susu segar masih mengandung bakteri dan kuman yang dapat memicu risiko berbahaya bagi kesehatan janin. 

    Sementara itu, pasteurisasi adalah proses pemanasan yang berfungsi untuk membunuh kuman dalam makanan atau minuman tanpa merusak kandungan nutrisi di dalamnya. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi susu pasteurisasi dibandingkan susu murni segar. 

    Artikel Sejenis

  2. Makanan laut yang tinggi merkuri

    Ibu pasti tahu bahwa makanan laut atau seafood termasuk sumber protein hewani yang memiliki banyak manfaat. Namun, sebenarnya ada jenis makanan laut yang mengandung merkuris tinggi dan termasuk makanan yang dilarang untuk Ibu hamil. 

    Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan merkuri sebagai salah satu zat yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Merkuri adalah logam berat yang secara alami terdapat di tanah, air, dan udara. Selain itu, merkuri juga biasanya terdapat pada limbah pabrik, yang kemudian mencemari air. Kandungan merkuri di dalam air inilah yang akan mengendap di dalam tubuh ikan yang kemudian dikonsumsi oleh manusia.

    Beberapa jenis ikan yang tinggi merkuri di antaranya ikan tenggiri, ikan tuna, ikan hiu, ikan todak, ikan nila, dan ikan marlin. Oleh karenanya, ikan-ikan tersebut termasuk makanan yang dilarang untuk Ibu hamil karena memicu risiko yang berbahaya terhadap kesehatan dan tumbuh kembang janin. Sebagai gantinya, Ibu bisa mengonsumsi makanan laut yang kadar merkurinya rendah, seperti ikan salmon, ikan kakap, udang, dan ikan mujair. 

  3. Daging mentah atau setengah matang

    Sama seperti makanan laut, daging juga merupakan sumber protein hewani yang berkualitas dan bermanfaat bagi pertumbuhan si Kecil. Lantas, mengapa daging mentah termasuk makanan yang dilarang untuk Ibu hamil? Sebab, daging yang belum matang masih mengandung kuman dan bakteri yang berbahaya. Ketika masuk ke dalam tubuh ibu hamil, kuman tersebut bisa memicu penyakit, seperti Listeria yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. 

  4. Telur mentah atau setengah matang

    Makanan yang dilarang untuk Ibu hamil lainnya yaitu telur mentah atau setengah matang. Ini karena telur mentah mengandung bakteri Salmonella pemicu infeksi yang membuat ibu hamil mengalami muntah, demam, diare, dan kram perut. Pada beberapa kasus, kram perut akibat infeksi bakteri Salmonella bahkan bisa menimbulkan risiko lebih berbahaya, salah satunya kelahiran prematur. Selain itu, makanan yang dibuat dari telur mentah, seperti mayones segar pun bisa berisiko terkontaminasi oleh bakteri Salmonella. Oleh karena itu, pastikan Ibu mengonsumsi telur yang matangnya sudah merata, ya! 

    Baca juga: Mitos dan Fakta Makanan Penyubur Kandungan

  5. Jeroan

    Apakah Ibu termasuk orang yang menyukai jeroan? Di Indonesia, makanan yang satu ini memang cukup diminati banyak kalangan. Namun, Ibu harus hati-hati jika sedang hamil karena jeroan termasuk makanan yang dilarang untuk ibu hamil jika dikonsumsi secara berlebihan. 

    Meskipun makanan ini mengandung nutrisi, tetapi ibu hamil sebaiknya hanya boleh mengonsumsi jeroan sebanyak satu kali dalam seminggu, dengan porsi secukupnya. Jika selama hamil Ibu terlalu banyak mengonsumsi jeroan, maka dikhawatirkan dapat menghambat pertumbuhan janin dan menimbulkan gangguan hati pada Ibu. 

  6. Terlalu banyak kafein

    Makanan yang dilarang untuk ibu hamil selanjutnya yaitu makanan dan minuman yang mengandung kafein cukup tinggi. Sebenarnya ibu hamil boleh saja mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein, tetapi konsumsinya harus dibatasi ya, bu. 

    Hal tersebut dikarenakan kafein yang terdapat di dalam kopi, teh, dan cokelat berpotensi mengganggu kesehatan dan tumbuh kembang janin. Bahkan, kafein bisa meningkatkan risiko keguguran jika Ibu mengonsumsinya secara berlebihan. Oleh karena itu, kafein sering kali disebut sebagai salah satu makanan yang dilarang untuk ibu hamil jika dikonsumsi terlalu banyak. Selama hamil, Ibu boleh mengonsumsi kafein tidak lebih dari 200 mg dalam sehari atau sekitar 2-3 gelas kopi, terutama pada trimester awal kehamilan. 

  7. Sushi

    Bagi Ibu yang gemar mengonsumsi sushi dan sashimi, sebaiknya hindari dulu mengonsumsi makanan khas Jepang ini selama kehamilan. Sebab, sushi dan sashimi termasuk ke dalam daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Di dalam makanan laut yang mentah atau dimasak setengah matang biasanya masih terdapat cacing parasit yang berbahaya bagi janin. Sebagai gantinya, Ibu bisa mengolah berbagai jenis makanan laut hingga matang sempurna. 

  8. Alkohol

    Sudah jelas bahwa alkohol merupakan makanan yang dilarang untuk Ibu hamil karena berbahaya bagi kesehatan. Itulah sebabnya, Ibu disarankan untuk tidak mengonsumsi alkohol selama masa kehamilan meskipun dalam jumlah kecil. Ini karena alkohol dapat mengganggu tumbuh kembang janin dan meningkatkan potensi keguguran. 

Setelah mengetahui berbagai jenis makanan yang dilarang untuk ibu hamil, diharapkan Ibu bisa menghindari makanan-makanan tersebut dan menggantinya dengan makanan yang lebih sehat dan kaya nutrisi. Meskipun beberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil tersebut masih boleh dikonsumsi, seperti jeroan, kopi, teh, dan cokelat, tetapi Ibu tetap harus membatasi konsumsinya dengan tepat. 

Dibandingkan mengonsumsi makanan yang dilarang untuk ibu hamil, sebaiknya Ibu mengonsumsi makanan bergizi yang aman dikonsumsi selama kehamilan, di antaranya susu, daging tanpa lemak yang dimasak secara matang, ikan salmon matang, ubi, brokoli, bayam, kacang-kacangan, pisang, alpukat, mangga, jeruk, telur matang, dan minum air putih yang cukup. 

Pastikan Ibu memenuhi asupan nutrisi seimbang setiap harinya, beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil di antaranya protein, karbohidrat, serat, lemak, asam folat, kalsium, zat besi, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya. Kandungan nutrisi-nutrisi tersebut terdapat di dalam susu Frisian Flag MAMA

Susu Frisian Flag MAMA merupakan susu yang diformulasikan untuk ibu hamil dan menyusui dengan kombinasi beragam nutrisi, yang meliputi protein, karbohidrat, lemak, serat pangan (inulin), zat besi, kalsium, asam folat, serta 29 vitamin dan mineral lain yang dapat melengkapi asupan gizi ibu hamil dan menyusui yang memerlukan tambahan zat gizi lebih banyak dibandingkan kebutuhan gizi harian sebelum hamil. 

Tahukah Ibu bahwa Frisian Flag MAMA mengandung nutrisi untuk kebaikan Ibu dan si Kecil. Frisian Flag Mama merupakan sumber protein yang penting untuk pertumbuhan tulang si Kecil dan juga daya tahan tubuh Ibu. Di dalamnya pun mengandung kalsium yang tinggi untuk kesehatan tulang Ibu dan si Kecil, tinggi zat besi untuk mencegah anemia, sumber serat inulin untuk mencegah terjadinya sembelit atau konstipasi, serta tinggi asam folat untuk mencegah terjadinya cacat pada tabung syaraf janin. Selain itu, Frisian Flag MAMA juga mengandung multivitamin dan multimineral lainnya.

Dengan mengonsumsi 2 gelas susu Frisian Flag MAMA setiap hari dapat memberikan tambahan energi sebanyak 380 kkal dan protein 18 gram, guna mendukung asupan gizi selama masa kehamilan dan menyusui . Frisian Flag MAMA tersedia dalam rasa cokelat yang lezat yang bisa dikonsumsi dalam suhu panas maupun dingin yang pastinya akan disukai oleh Ibu.