Whatsapp Share Like
Simpan

Susahnya mengajari si Kecil cara menyikat gigi yang benar. Keluhan ini pasti banyak dialami oleh para orangtua. Ibu mungkin salah satu di antaranya. Rasa khawatir akan kerusakan gigi pun menjadi momok bagi banyak Ibu akibat buah hatinya tidak mau menyikat gigi.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memaparkan bahwa kerusakan gigi dapat mempengaruhi senyum si Kecil. Namun ternyata tidak sekedar itu saja, Bu. Masalah ini bahkan bisa mengganggu pertumbuhan fisiknya, di antaranya pertumbuhan sendi, rahang, dan susunan giginya. Oleh karena itu sejak dini si Kecil perlu diajari untuk rutin menggosok gigi sesuai anjuran dokter.

Menyikat gigi pun harus dilakukan dengan benar supaya hasil yang didapatkan bisa optimal. Berikut adalah cara menyikat gigi yang benar untuk Ibu ajarkan pada si Kecil:

Langkah Menyikat Gigi

Ajari si Kecil untuk menyikat giginya dengan beberapa langkah berikut ini, Bu:

  • Pilih Sikat Gigi yang Tepat

    Sebagai langkah persiapan, Ibu harus memilih sikat gigi untuk si Kecil dengan benar terlebih dulu. Sesuaikan sikat gigi dengan usianya. Biasanya, pada label kemasan sikat gigi anak sudah tertera usia yang dianjurkan, sehingga Ibu tinggal menyesuaikannya saja. Di samping disesuaikan dengan umur, Ibu juga harus memilih sikat dengan bulu yang lembut dan khusus untuk gigi serta mulutnya supaya tidak melukai dan menyebabkan rasa ngilu pada kedua bagian tersebut.

    Artikel Sejenis

  • Beri Takaran Pasta Gigi Sesuai Anjuran

    Dikarenakan gigi susu anak-anak masih berukuran kecil dan belum sebanyak orang dewasa, maka takaran pasta giginya pun lebih sedikit. American Academy of Pediatrics menyarankan takaran pasta gigi bagi anak di bawah usia 3 tahun adalah sebesar 1 butir beras. Sementara bagi anak berusia 3-6 tahun takaran pasta giginya adalah seukuran 1 biji jagung.

    Untuk pasta gigi, pilihlah yang memiliki kandungan fluoride yang mampu menghilangkan bakteri jahat yang menempel di gigi. Kandungan mineral yang ada pada fluoride juga bisa memperkuat gigi agar tidak mudah goyah serta dapat membantu proses pembentukan gigi permanennya kelak.

  • Berkumur Terlebih Dulu

    Mulailah cara menyikat gigi yang benar dengan berkumur terlebih dulu. Untuk si Kecil, berilah ia air matang supaya aman saat tertelan. Ajari ia berkumur dengan perlahan, lalu keluarkan kembali dari mulut.

  • Sikat Gigi Bagian Depan

    Setelah berkumur, mulailah dengan menyikat gigi bagian depannya dulu. Lakukan dengan gerakan yang benar, yakni searah dari gusi ke gigi. Untuk mudah diingat oleh si Kecil, Ibu bisa menyebutnya dari merah ke putih atau dari atas ke bawah.

  • Sikat Gigi Bagian Dalam

    Langkah selanjutnya adalah menyikat gigi bagian dalam. Berkebalikan dari bagian luar, menyikat gigi bagian dalam dilakukan dari bawah ke atas. Sikat sebanyak 10 kali dan lakukan pada kedua sisi atas maupun bawah.

  • Sikat Gigi Bagian Samping

    Lanjutkan dengan menyikat gigi samping kiri dan kanan. Untuk bagian samping, cara menyikat gigi yang benar adalah posisi mulut terkatup dan lakukan penyikatan dengan cara memutar dari gigi yang paling dalam hingga ke depan. Sikat dengan lembut agar tidak melukai gigi maupun gusinya ya, Bu.

  • Sikat Gigi Geraham

    Geraham adalah gigi terakhir untuk disikat. Pada bagian ini, ajari ia untuk menggerakkan tangannya ke arah depan dan belakang. Setelah itu, balik arah bulu sikat ke atas untuk menggosok permukaan geraham atas.

  • Berkumur Lagi untuk Membersihkan Pasta Gigi

    Langkah terakhir cara menyikat gigi yang benar adalah berkumur lagi untuk membuang sisa pasta gigi dari dalam mulut. Ulangi kumur sebanyak 2 kali menggunakan air matang hingga tidak ada lagi sisa pasta gigi di dalam mulutnya. Si Kecil pun selesai menggosok giginya.

Baca juga: Ketahui Penyebab dan Cara Menghilangkan Karang Gigi pada Anak

Tips Menyikat Gigi Si Kecil

Untuk menyikat gigi si Kecil, berikut adalah beberapa tipsnya, Bu:

  • IDAI menyebut bahwa Ibu sudah bisa membiasakan anak menjaga kebersihan mulut sejak sebelum giginya tumbuh. Ibu bisa memulainya dengan membersihkan rongga mulut secara rutin. Hal ini juga dapat membantu mengurangi anak yang memiliki sensitivitas tinggi dan mudah muntah saat sikat gigi masuk ke dalam mulut.
  • Ajari si Kecil untuk menyikat gigi sebanyak dua kali sehari, yaitu setelah makan pagi dan sebelum tidur malam. Jadi bukan ketika mandi pagi dan sore ya, Bu.
  • Menyikat gigi bersama bisa menjadi alternatif untuk membiasakan si Kecil mau rutin menggosok giginya sendiri. Dari sini, ia bisa melihat contoh secara langsung dari Ibu dan akhirnya menjadi terbiasa melakukannya hingga dewasa.
  • Buatlah si Kecil nyaman menggenggam sikat giginya dengan memilih sikat gigi bergagang tebal. Bisa juga mengakalinya dengan membalutkan handuk kecil pada gagang.
  • Berikan apresiasi saat si Kecil selesai menggosok giginya dengan benar.
  • Ibu juga perlu untuk mengecek apakah giginya memang sudah bersih atau masih ada sisa plak yang menempel. Jika masih ada yang tersisa, bantu ia untuk membersihkannya sekali lagi.

Itulah cara menyikat gigi yang benar untuk Ibu ajarkan pada si Kecil sejak dini. Sangat penting untuk menjaga kebersihan mulut si Kecil supaya ia terhindar dari kerusakan gigi. Apalagi kalau ia suka mengkonsumsi sesuatu yang manis. Mulai sekarang, ajarkan kebiasaan baik ini pada buah hati ya, Bu.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar bayi langsung dengan ahlinya, bisa mengunjungi laman Tanya Pakar. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi dulu ya, Bu.

Sumber:

MotherandBaby, Alodokter