Share Like
Simpan

Bu, olahraga apa yang sering Ibu lakukan saat mempersiapkan diri menyambut kehamilan? Umumnya, banyak ibu menganggap beberapa jenis olahraga dapat membahayakan kehamilan. Apalagi jika latihan yang dipilih tergolong cukup ekstrim.

Berbicara mengenai olahraga ekstrim, saya jadi teringat masa pra kehamilan dulu. Demi mempersiapkan diri menyambut si Kecil, saya sibuk berkonsultasi kepada teman mengenai olahraga ringan yang dapat dilakukan. Salah satu saran yang  diberikan cukup mengagetkan, angkat beban. “Angkat beban? Apa tidak salah?”

Penasaran, saya pun mencoba mencari tahu lebih dalam lagi tentang aktivitas ini. Di luar dugaan, hasilnya cukup mengejutkan, Bu. Ternyata, angkat beban juga dapat dilakukan oleh ibu hamil. Asalkan dilakukan dengan benar, akan  banyak manfaat yang bisa Ibu raih dari olahraga tersebut. Di bawah ini saya akan mencoba membagikan pengalaman saya berlatih angkat beban di rumah. Latihannya cukup sederhana. Mari disimak, Bu!

  1. Pertama, lakukan pemanasan selama 10-15 menit. Biasakan melakukan pemanasan sebelum memulai olatihan, agar tubuh Ibu tidak ‘kaget’ dengan olahraga yang dilakukan.
  2. Siapkan dumbbell berukuran 0,5 kg. Pegang dumbbell, lalu angkat secara perlahan dengan tangan kanan.
  3. Lakukan satu set gerakan sebanyak 8-12 kali. Setelah itu, lakukan hal yang sama dengan tangan  kiri.
  4.  Tidak perlu terburu-buru saat melakukan angkat dumbbell. Berlatihlah dengan santai dan pertahankan ritme gerakan. Barulah setelah itu Ibu bisa meningkatkan intensitas gerakan.
  5. Setelah selesai berlatih, lakukan gerakan peregangan untuk melemaskan otot tangan dan bahu.

Mudah kan, Bu? Latihan tersebut tidak memakan waktu lama. Cukup 15 menit latihan saja, Ibu sudah bisa merasakan manfaat dari latihan tersebut. Linda E. May, ahli fisiologis dari Kansas University of Medicine and Biosciences mengatakan bahwa olahraga yang dilakukan oleh ibu hamil bermanfaat untuk menjaga tekanan darah dan mengurangi pegal-pegal. Saya sendiri merasakan manfaatnya lho, Bu. Berkat latihan angkat beban, dulu saya jarang sekali merasakan nyeri. Hal itu dikarenakan kelenturan otot tubuh saya telah terlatih selama latihan angkat dumbbell.

Tidak hanya itu, Bu. Berkat angkat beban, saya menjadi tidak mudah sakit. Sebab, kebugaran dan ketahanan tubuh terlatih dengan baik. Orang-orang di sekitar juga mengatakan saya terlihat jauh lebih segar dan tenang sejak berolahraga. “Kok bisa ya, kamu tidak panik di tengah persiapan kehamilanmu?” begitu tanya orang pada saya. Benar saja, sebab di situs Babycenter.com disebutkan bahwa dengan berolahraga, tingkat stres akan jauh lebih berkurang. Ibu akan terlihat lebih berenergi dan tidak lesu meski sibuk mempersiapkan kehamilan.

Untuk mendukung latihan, Ibu juga perlu mendapatkan asupan makanan yang bergizi, lho. Nutrisi kunci tidak hanya baik untuk kebugaran tubuh selama latihan, namun juga penting untuk mempersiapkan tubuh menyambut datangnya si Kecil. Cobalah memperhatikan menu makanan  yang Ibu santap setiap harinya. Makanan yang kaya akan vitamin C seperti jus jeruk dan sepiring kismis bisa menjadi pilihan makanan ringan sebelum memulai latihan. Dengan begitu, Ibu pun tidak akan mudah merasa lesu dan lemas.

Jadi bagaimana, Bu? Ternyata, olahraga angkat beban tidak semenakutkan yang Ibu kira, bukan? Asal dilakukan secara rutin dengan hati-hati, Ibu tidak perlu khawatir akan risiko cedera. Selamat berolahraga!