Whatsapp Share Like Simpan

Sebagai masyarakat Indonesia, kita memiliki makanan pokok berupa nasi. Mengkonsumsi nasi sudah turun temurun dilakukan sejak zaman dahulu hingga sekarang. Jadi, sangat wajar apabila Ibu juga memperkenalkannya kepada buah hati. Namun, bagaimana kalau anak susah makan nasi?

Sebenarnya tidak masalah yang besar jika anak tidak mau makan nasi, karena ia masih bisa mengkonsumsi makanan bergizi lainnya. Meski begitu, si Kecil tetap perlu diajari untuk tidak pilih-pilih makanan. Bagaimana ya tips untuk mengatasi anak susah makan nasi? Ini dia solusinya, Bu:

Jelaskan Tentang Menu Makan Seimbang

Si Kecil belum memahami bahwa ia perlu makan makanan dengan gizi seimbang untuk tumbuh kembangnya sehingga ia akan cenderung pilih-pilih makanan. Cobalah ajak ia untuk berdiskusi dan beri penjelasan tentang menu makan seimbang dan manfaatnya bagi si Kecil.

Ia perlu tahu bahwa setiap hari ia harus makan makanan bergizi yang terdiri dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Semuanya bisa didapat dari lauk pauk, nasi, sayur, dan buah. Si Kecil juga akan membutuhkan susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI untuk membantu melengkapi nutrisi yang ia butuhkan setiap hari.

Jangan Paksa Si Kecil

Saat anak susah makan nasi, Ibu sebaiknya tidak memaksanya untuk langsung mau karena justru bisa menyebabkan rasa trauma pada dirinya. Berikan ia pemahaman secara perlahan-lahan dan untuk sementara gantilah nasi dengan sumber karbohidrat lainnya. Jangan sampai kebutuhan karbohidrat si Kecil tidak tercukupi akibat ia tidak mau makan nasi ya, Bu.

Artikel Sejenis

Ganti Nasi dengan Sumber Karbohidrat Lainnya

Si Kecil membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi bagi tubuhnya. Jika ia tidak mau makan nasi, maka Ibu harus menggantinya dengan sumber karbohidrat lainnya, seperti kentang, oats, roti gandum, ubi jalar, pasta, atau jagung.

Cara ini bisa Ibu terapkan ketika si Kecil merasa bosan dengan nasi. Malah, beberapa sumber tersebut termasuk jenis karbohidrat kompleks yang lebih sehat daripada nasi, karena tinggi kandungan serat dan lama dicerna oleh tubuh. Hal ini akan membuat si Kecil kenyang lebih lama.

Ibu juga tidak perlu terpaku dengan menu tradisional. Sesekali, variasikan dengan menu lainnya supaya menghindarkan rasa bosan. Yang penting, menu tersebut mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan oleh si Kecil untuk tumbuh kembangnya.

Ajak Si Kecil Ikut Mempersiapkan Makanan

Si Kecil perlu diajari untuk menghargai makanan sejak dini supaya ia tidak pilih-pilih soal makanan. Cara yang bisa Ibu lakukan adalah dengan mengajaknya untuk ikut mempersiapkan makanannya sendiri. Bebaskan ia untuk mengkreasikan makanan menjadi bentuk yang ia sukai. Langkah ini akan membuat tampilan makanannya jadi lebih menarik dan menggugah selera. Selain itu, si Kecil pasti akan melahap makanan yang ia persiapkan sendiri.

Baca juga: Jenis Vitamin untuk Anak yang Susah Makan [Mencegah Stunting]

Sajikan Nasi dengan Bentuk yang Menarik

Mengatasi anak susah makan nasi juga bisa dengan cara menyajikannya menjadi bentuk yang menarik. Bentuk nasi menjadi onigiri, bento, suchi, atau dibalut dengan telur dadar gulung. Tampilan nasi yang lucu akan menghilangkan rasa bosan dan menarik minat si Kecil untuk mencicipinya.

Memberikan Rasa pada Nasi

Si Kecil mungkin merasa rasa nasi sedikit hambar sehingga kurang berselera untuk melahapnya. Untuk itu cobalah siasati hal ini dengan cara memberikan rasa pada nasi, Bu. Bisa dengan cara dimasak memakai kaldu ayam, nasi uduk, nasi kuning, atau nasi goreng. Cara lainnya adalah menaburkan topping di atas nasi untuk menambah aroma, misalnya saja oregano atau bawang goreng.

Beri Makanan Dalam Porsi Kecil

Kapasitas lambung si Kecil mungkin tergolong mungil, jadi ia tidak bisa makan dalam porsi besar. Melihat piring yang penuh dengan makanan juga bisa membuatnya tidak berselera untuk makan. Jadi, Ibu jangan terlalu terpaku untuk menghidangkan makanan dengan menu lengkap sekaligus. Ibu bisa menyiasatinya dengan cara menyiapkan makanan dalam porsi kecil. Misalnya saja lauk dan nasi terlebih dulu. Setelah habis, susul dengan memberikan sayuran dan buah.

Biasakan Pola Makan Teratur

Anak susah makan bisa diatasi dengan cara membiasakan pola makan yang teratur. Hidangkan makanan dan snack pada jam yang sama setiap hari. Langkah ini akan menanamkan pada benaknya bahwa setiap jam tertentu Ibu pasti menyajikan makanan di meja makan dan pada waktu itu pula ia harus makan. Sajikan beberapa menu dan minta si Kecil untuk memilih sendiri makanan mana yang ingin ia makan dari hidangan yang sudah Ibu sajikan di meja makan tersebut.

Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan

Si Kecil bisa saja bosan dengan suasana makan yang monoton sehingga menyebabkan ia menjadi susah makan. Sesekali gantilah suasana makan jadi lebih menyenangkan untuk membangkitkan selera makannya. Jika biasanya selalu makan di meja makan, kali ini buatlah waktu makan di teras belakang layaknya piknik. Gelar tikar lalu hidangkan makanan di atasnya sambil makan secara lesehan. Dari sini, mood makan si Kecil akan bangkit dan Ibu pun bisa perlahan mengajaknya untuk mengkonsumsi nasi.

Sejatinya selera makan setiap orang itu berbeda-beda, Bu. Jika anak susah makan nasi, mungkin karena ia memang tidak menyukainya. Selama ia masih mau mengkonsumsi sumber karbohidrat lain sebenarnya hal tersebut bukanlah masalah besar. Pastikan juga ia tetap mendapatkan nutrisi lainnya supaya kebutuhan gizi hariannya tercukupi dengan baik.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa langsung berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Para ahli di sana akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

Sumber:

Popmama