Whatsapp Share Like
Simpan

Tahukah, Ibu? Proses pertumbuhan gigi susu setiap anak berbeda-beda. Oleh sebab itu, ada anak yang mulai tumbuh gigi pada usia empat bulan, ada pula yang belum memperlihatkan gigi pertamanya meski sudah berusia hampir satu tahun. Umumnya, penyebab pertumbuhan gigi anak bisa dilihat dari berbagai faktor. Berikut ini beberapa informasi yang saya dapatkan saat berkonsultasi dengan dokter gigi anak, Bu.

1. Faktor Keturunan

Ternyata, gigi yang terlambat tumbuh juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik, Bu. Mungkin saja Ibu atau Ayah juga telat tumbuh gigi ketika masih kecil dulu. Jadi sangat wajar bila bayi Ibu juga mengalami keterlambatan tumbuh gigi.

2. Daya Serap Kalsium Saat Hamil

Selain faktor keturunan, konsumsi asupan Kalsium saat Ibu hamil juga turut mempengaruhi pertumbuhan bayi ketika lahir, Bu. Apabila asupan kalsium yang dibutuhkan janin saat di dalam kandungan kurang optimal, hal ini akan berdampak pada pertumbuhan tulang dan giginya ketika lahir. Jadi mungkin saja pertumbuhan gigi anak Ibu menjadi terlambat.

3. Kurang Nutrisi

Kurang nutrisi pada bayi juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab pertumbuhan gigi bayi terlambat, Bu. Umumnya, telat tumbuh gigi akan disertai dengan beberapa gejala lainnya. Gejalanya antara lain daya tahan tubuh bayi melemah, berat badan di bawah rata-rata anak seusianya, dan ukuran tubuhnya lebih kecil dibanding teman sebayanya. Oleh sebab itu, Ibu perlu memastikan kebutuhan nutrisi harian bayi terpenuhi, seperti Vitamin A, C, D, Kalsium, dan Fosfor, yang bisa dipenuhi melalui menu MPASI hariannya.

4. Gangguan Kesehatan

Beberapa gangguan kesehatan juga bisa menjadi penyebab pertumbuhan gigi anak mengalami keterlambatan. Salah satunya adalah anemia. Oleh sebab itu, apabila bayi memiliki gangguan kesehatan saat giginya telat tumbuh, sebaiknya Ibu mulai berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan solusi terbaik.

Artikel Sejenis

Waktu Normal Bayi Tumbuh Gigi

Pada dasarnya, bayi sudah mulai tumbuh gigi sejak ia masih ada di dalam kandungan. Terdapat salah satu fase dimana benih gigi di dalam gusi mulai muncul. Kemudian setelah memasuki usia sekitar 6 bulan hingga 1 tahun, gigi serinya pun tumbuh lebih dulu. Setelah itu gigi taring dan terakhir gigi geraham yang umumnya baru tumbuh saat usia anak menginjak 3 tahun.

Cara Merangsang Pertumbuhan Gigi Anak

Untuk merangsang pertumbuhan gigi anak yang terlambat, Ibu bisa melakukan beberapa hal berikut:

  • Berikan vitamin D dan kalsium. Vitamin D dan kalsium adalah jenis nutrisi yang dapat membantu pertumbuhan gigi. Berikan makanan sumber vitamin D dan kalsium secara rutin agar bayi mendapatkan manfaatnya. Vitamin D bisa didapatkan dari ikan laut, kuning telur, susu, dan jamur. Sedangkan kalsium banyak terdapat pada ikan, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, tahu, dan biji-bijian.
  • Berikan teether dari bahan yang aman. Teether atau mainan gigit untuk bayi dapat membantu merangsang pertumbuhan giginya. Namun Ibu harus memilih teether yang terbuat dari bahan aman, yaitu bahan yang bebas BPA (bisphenol-A). Ini adalah bahan kimia plastik yang berbahaya untuk sistem hormon tubuh. Ibu juga sebaiknya memilih teether yang berbentuk sikat gigi karet atau ring supaya mudah digenggam tangan mungilnya.
  • Gosok gusinya dengan kasa. Cara lainnya untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi adalah dengan menggosok gusinya menggunakan kasa sekali dalam sehari. Waktu yang paling baik untuk membersihkan gusi ini adalah sebelum tidur malam untuk membersihkan sisa-sisa makanan dari gusinya sekaligus memperlancar peredaran darah pada gusi bayi. Caranya adalah dengan melilitkan kain kasa pada jari telunjuk Ibu, kemudian bersihkan gusi bayi secara perlahan sambil dipijat dengan lembut.
  • Naikkan tekstur makanannya. Ternyata, tekstur makanan bayi juga dapat mempengaruhi pertumbuhan giginya lho, Bu. Jika ia terus-menerus diberi makanan bertekstur lembut, maka gusinya tidak akan terlatih untuk mengunyah. Ibu perlu menaikkan tekstur makanannya menjadi lebih kasar saat bayi berusia 9 bulan. Tekstur makanan yang lebih kasar ini dapat membantu merangsang gigi bayi agar cepat tumbuh.

Bagaimana, Bu? Semoga informasi ini bisa membantu Ibu mengatasi kekhawatiran pertumbuhan gigi anak yang terlambat. Selain itu, Ibu tak perlu khawatir berlebihan saat giginya belum muncul sebelum umur satu tahun. Mungkin saja ketika giginya tumbuh kelak, akan muncul bersamaan dan tidak satu per satu seperti pertumbuhan gigi pada umumnya. Namun, apabila bayi tidak memperlihatkan tanda-tanda tumbuh gigi sampai usia 15 bulan, sebaiknya Ibu berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter. Semangat terus merawat bayi kesayangan di rumah, Bu!

Jika ibu memiliki pertanyaan lain seputar kesehatan dan tumbuh kembang anak, silahkan berkunjung ke laman Tanya Pakar. Para ahli di sana akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu ya, Bu.

Sumber:

popmama.com, id.theasianparent.com