Whatsapp Share Like Simpan

Di masa-masa kehamilan, biasanya Ibu akan merasakan beberapa gejala yang memengaruhi kondisi fisik dan kesehatan. Salah satunya adalah merasa pusing saat hamil. Perlu dipahami bahwa pusing saat hamil merupakan salah satu masalah umum yang kerap kali terjadi kepada Ibu yang sedang mengandung. Gejala pusing saat hamil biasanya tidak akan menghadirkan dampak yang terlewat bahaya bagi kesehatan Ibu, tapi kehadiran pusing saat hamil akan terasa sangat tidak nyaman sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pusing saat hamil yang dirasakan oleh Ibu biasanya akan hadir sejak awal trimester pertama. Seiring berjalannya waktu di trimester pertama, rasa pusing saat hamil pun lambat laun akan terasa berangsur membaik. Meskipun begitu, dalam beberapa kondisi ada juga Ibu yang merasa pusing saat hamil ketika memasuki trimester kedua dan juga trimester ketiga. 

Penyebab pusing saat hamil

Mungkin Ibu kerap memiliki pertanyaan, apa penyebab utama dari hadirnya rasa pusing saat hamil. Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab rasa pusing saat hamil. Ada baiknya jika Ibu memerhatikan kondisi tubuh dengan beberapa penyebab berikut agar dapat meminimalisasi risiko hadirnya rasa pusing saat hamil yang mengganggu.

  1. Perubahan hormon

    Di masa kehamilan, tentu Ibu akan mengalami perubahan hormon secara signifikan. Perubahan yang terjadi pada hormon Ibu ini bisa jadi salah satu pemicu terhadap datangnya rasa pusing saat hamil yang mengganggu. Perubahan hormon sebagai penyebab rasa pusing saat hamil ini merupakan kondisi yang umum terjadi di masa kandungan Ibu. Pasalnya, perubahan hormon di masa kandungan ini dapat membuat dinding pembuluh darah di dalam tubuh Ibu jadi rileks dan melebar. Kondisi tersebut menjadi pemicu turunnya tekanan darah yang menyebabkan hadirnya rasa pusing saat hamil. Meskipun umum terjadi, rasa pusing saat hamil akibat perubahan hormon juga dianggap mengganggu, karena bisa menyerang kapan saja, bahkan saat Ibu sedang beristirahat sejenak dari aktivitas biasanya.

  2. Morning sickness

    Morning sickness adalah sebuah kondisi yang sering terjadi di masa kehamilan. Terutama di awal masa Ibu hamil Kondisi tersebut biasanya datang dengan gejala mual dan muntah di pagi hari dibarengi dengan rasa pusing saat hamil. Meskipun sering terjadi, Ibu jangan menganggap remeh hadirnya morning sickness. Pasalnya kondisi tersebut bisa menjadi parah dan ekstrem yang disebut dengan hiperemesis gravidarum. Tidak hanya merasa mual, muntah, dan pusing saat hamil, kondisi tersebut juga menghadirkan risiko dehidrasi yang parah serta penurunan berat badan secara drastis. Alangkah baiknya Ibu selalu konsultasikan setiap keluhan yang terjadi saat masa kehamilan kepada dokter agar mendapatkan penanganannya yang tepat dan cepat.

    Artikel Sejenis

  3. Berdiri terlalu cepat

    Head rush merupakan sebuah kondisi hadirnya rasa pusing ketika Ibu berdiri terlalu cepat. Ketika berdiri terlalu cepat dari posisi duduk maupun tidur, darah tidak punya waktu yang cukup untuk mengalir ke otak secara tepat waktu saat Ibu bergerak. Hal tersebut yang akhirnya membuat Ibu merasa pusing saat hamil. Secara umum, kondisi tersebut tidak hanya dirasakan oleh Ibu hamil, namun pusing saat hamil akibat berdiri terlalu cepat akan lebih sering dialami di masa kandungan yang sedang Ibu jalani. 

  4. Tekanan pada rahim

    Kondisi rahim di dalam tubuh Ibu juga nyatanya dapat memengaruhi kondisi fisik dalam menghadirkan rasa pusing saat hamil yang cukup mengganggu. Rasa pusing saat hamil ini biasanya hadir akibat adanya tekanan atau perubahan pada rahim. Tekanan tersebut terjadi akibat perubahan rahim yang terus membesar seiringnya masa kehamilan Ibu berjalan. Kondisi membesarnya rahim akibat tekanan yang menghadirkan rasa pusing saat hamil ini biasanya terjadi pada trimester kedua dan ketiga. Selain rasa pusing saat hamil, Ibu memiliki kemungkinan akan merasa tidak nyaman di bagian perut.

  5. Kadar gula darah rendah

    Agar menjaga kehamilan tetap sehat, Ibu perlu terus mengisi tubuh dengan asupan makanan yang baik dan bergizi. Pasalnya, dengan makan secara rutin dan mengonsumsi makanan penuh nutrisi, Ibu akan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kekurangan gula darah bisa jadi penyebab hadirnya rasa pusing saat hamil yang tidak nyaman. Tidak hanya itu, kadar gula yang rendah di masa kehamilan juga berdampak pada kondisi tubuh lainnya, seperti berkeringat, sakit kepala, hingga merasa gemetar secara tiba-tiba. Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk tetap makan tepat waktu. 

  6. Anemia

    Tidak hanya kadar gula darah yang rendah, menurunnya produksi sel darah merah di dalam tubuh juga dapat menjadi penyebab datangnya rasa pusing saat hamil. Menurunya produksi sel darah merah di dalam tubuh ini menghadirkan risiko datangnya anemia saat hamil. Anemia memang rentang dialami oleh Ibu di masa kehamilan. Pasalnya, semakin besar janin yang dikandung, semakin besar juga asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh Ibu agar tubuh dan juga bayi di dalam kandungan mendapatkan asupan yang cukup. 

  7. Dehidrasi

    Selain makanan, asupan cairan juga dibutuhkan agar kondisi tubuh Ibu tetap terjaga dan terhindar dari datangnya risiko pusing saat hamil. Asupan cairan yang kurang di masa hamil membuat Ibu rentan terserang dehidrasi. Tidak hanya merasa pusing saat hamil. Dehidrasi juga menghadirkan dampak mengkhawatirkan lainnya, seperti kelelahan yang dapat mengganggu kesehatan bayi di dalam kandungan.

    Baca juga: Sesak Napas saat Hamil: Penyebab & Cara Mengatasinya

Cara mengatasi pusing saat hamil.

Mungkin Ibu akan merasa khawatir yang berlebih mengetahui beberapa contoh penyebab pusing saat hamil yang juga memengaruhi kesehatan kandungan. Namun Ibu tidak perlu khawatir, pasalnya ada berbagai cara mudah dalam mengatasi pusing saat hamil. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Ibu coba di rumah.

  1. Duduk dengan tenang

    Ketika Ibu merasa pusing saat hamil, segera berhenti melakukan aktivitas dan mulai duduk dengan mengatur napas dengan baik. Dengan mengatur napas dengan baik saat duduk, Ibu bisa jadi merasa rileks yang berguna untuk mengurangi rasa pusing saat hamil ketika sedang beraktivitas.

  2. Tidur menghadap samping

    Tahukah Ibu jika posisi tidur ternyata cukup memberikan pengaruh terhadap mengatasi rasa pusing saat hamil. Ketika tidur, pastikan Ibu untuk menghindari posisi terlentang. Posisi tersebut ternyata bisa menimbulkan rasa pusing saat hamil yang lambat laun akan terasa parah. Pasalnya saat tidur terlentang, rahim Ibu yang sudah membesar dapat menghalangi aliran darah sehingga menjadi penyebab rasa pusing saat hamil. Oleh karena itu Ibu bisa mencoba tidur dengan menyamping. Posisi tidur tersebut dinilai baik dalam membantu jantung memompa darah ke seluruh tubuh secara optimal.

  3. Cukupi asupan nutrisi dan cairan

    Pastikan Ibu selalu memerhatikan asupan nutrisi dan cairan yang cukup setiap harinya. Dengan menjaga pola makan dan asupan cairan Ibu bisa terhindar dari dehidrasi dan kekurangan nutrisi yang menyebabkan datangnya rasa pusing saat hamil.

Selain dengan makanan, Ibu juga bisa memenuhi asupan nutrisi berkualitas dengan minum susu Frisian Flag MAMA yang mengandung protein, serat pangan, vitamin B9 (asam folat), zat besi, dan kalsium untuk mendukung kesehatan Ibu dan si Kecil selama di dalam kandungan hingga setelah lahir. Pastikan juga untuk selalu lakukan konsultasi kepada dokter terkait perubahan yang terjadi di masa kehamilan ya, Bu.