Share Like
Simpan

Bu, apa kabar? Bagaimana kondisi si janin hari ini? Mudah-mudahan tetap sehat, ya. Saya mau berbagi cerita tentang pengalaman sewaktu hamil si Kecil dulu. Kali ini, saya mau cerita soal perubahan suasana hati pada Ibu hamil atau yang biasa dikenal dengan istilah moody. Pada dasarnya, setiap Ibu hamil pasti mengalami perubahan baik dari segi fisik maupun emosi. Nah, mood swing ini bisa terjadi karena adanya perubahan pada hormon sehingga seseorang bisa jadi sangat sensitif terhadap banyak hal.  Perubahan yang dialami bisa berbeda-beda pada tiap Ibu. Yang biasanya paling sering terlihat adalah Ibu jadi mudah menangis atau mudah marah. Kebetulan, saya termasuk yang menjadi mudah marah waktu itu.

Sebenarnya hal ini bisa dibilang cukup wajar, Bu. Masa-masa kehamilan merupakan saat yang cukup membuat stres. Disatu sisi Ibu akan merasa antusias menunggu kelahiran si Kecil, namun secara tiba-tiba Ibu juga bisa dilanda rasa khawatir yang  hebat terhadap banyak hal terutama setelah ia lahir. 

Bu, perubahan suasana hati yang terlalu berlebihan ada baiknya dihindari. Hal ini berkaitan dengan kondisi janin yang juga dapat merasakan ketegangan pada Ibu. Oleh sebab itu, Ibu bisa mencoba beberapa tips berikut:

  • Coba pererat ikatan antara Ibu dengan suami. Menurut situs babycenter.com, ketika Ibu bercerita kepada pasangan mengenai apa yang Ibu rasakan, hal tersebut dapat meningkatkan rasa saling mengerti dan saling mendukung yang nantinya akan sangat dibutuhkan terutama setelah si Kecil lahir.
  • Hal terpenting yang harus Ibu lakukan adalah mengendalikan perasaan stres. Stres yang Ibu rasakan dapat mempengaruhi aliran darah pada tubuh Ibu yang juga dapat berpengaruh pada janin. Maka dari itu, jika Ibu  tidur cukup, makan teratur, olahraga, dan juga bersantai akan sangat membantu karena dapat membuat tubuh Ibu terasa lebih rileks.  
  • Mengingat perubahan tubuh yang terjadi ketika hamil dapat mempengaruhi nafsu makan Ibu, tetap pastikan bahwa Ibu makan secara teratur dengan porsi yang cukup untuk menjaga kadar gula dalam darah. Ketika kadar gula dalam darah menurun, Ibu akan lebih mudah merasa marah dan terganggu akan hal-hal kecil.
  • Gangguan yang Ibu alami ketika hamil biasanya akan membuat Ibu mengalami gangguan tidur. Maka dari itu, cobalah untuk mendapat tidur yang cukup agar tubuh Ibu tidak mudah lelah. 

Nah, ketika Ibu menghadapi fase mood swing seperti ini, biasanya yang paling sering dijadikan tempat pelampiasan adalah si calon ayah. Sehingga, si Ayah seringkali merasa bingung dan takut melakukan kesalahan. Tapi, nggak cuma Ibu yang khawatir tentang menjadi orang tua, pasangan Ibu juga memiliki kekhawatiran yang sama. Coba deh, Bu luangkan waktu lebih banyak dengan pasangan agar lebih mudah memahami perasaan masing-masing. Dengan begitu, maka si Ayah bisa belajar untuk memahami kebutuhan Ibu.

Nah, Ibu bisa memperlihatkan artikel ini kepada calon Ayah agar  mereka juga mengerti cara-cara ketika menghadapi si calon Ibu yang sedang moody.  Diantaranya adalah:

  • Ketika Ibu sedang menjalani masa kehamilan, perubahan yang terjadi pada tubuhnya dapat menyebabkan kemampuan fisiknya menurun. Jadi, cobalah untuk menjadi “pengurus” si calon Ibu dengan membantunya menyiapkan makanan dan minuman untuk menjaga asupan kadar gula di dalam darah.  
  • Selain menjadi seorang caretaker untuk Ibu, usahakan Ayah cukup memahami teknik memijat bagi Ibu hamil. Jadi, saat Ibu mengalami pegal maupun nyeri pada punggung, Ayah bisa menunjukkan perhatian melalui teknik pijatan. Tapi, pastikan Ayah sudah membaca panduan terlebih dahulu sebelum memijat ya, Bu. 
  • Kebanyakan dari calon Ayah yang melihat kondisi Ibu hamil akan cenderung lebih protektif dan jadi sangat berhati-hati. Terkadang, hal tersebut justru terlihat mengganggu karena ruang gerak Ibu terasa seperti dibatasi. Percaya deh, Ibu yang sedang hamil masih tahu batasan dari ruang geraknya kok. Ada baiknya bila Ayah tetap memberikan Ibu ruang namun tetap siap dan siaga ketika Ibu membutuhkan pertolongan. 

Selain tiga hal yang sudah disebutkan di atas, salah satu hal yang dapat sangat membantu ketika Ibu menghadapi mood swing adalah dukungan dan juga perhatian dari keluarga dan teman-teman di sekitarnya. Dengan begitu, maka Ibu jadi memiliki teman untuk bercerita dan berbagi tentang apa yang ia rasakan. Tetap bersabar dan semangat ya, Bu! Jaga terus kesehatan Ibu dan janin agar ia dapat tumbuh dengan baik dan optimal di dalam kandungan. Selamat beraktivitas!