Share Like
Simpan

Ibu hamil butuh diperlakukan istimewa, benar kan Bu? Selama masa kehamilan, ibu hamil tak hanya mengalami perubahan fisik saja namun juga mengalami perubahan emosional yang sangat drastis. Hal ini disebabkan karena pengaruh hormon yang turut mengalami perubahan dan peningkatan aktivitas selama masa kehamilan.

Untuk itulah, dalam waktu sekejap saja ibu hamil bisa menampakkan perubahan emosi yang cepat. Nah, perasaan seperti apa saja sih yang biasanya dialami oleh ibu hamil? Yuk, simak informasinya berikut ini:

  1. Moody
    Ibu hamil cenderung moody atau mudah berubah-ubah sikapnya terlebih lagi ketika ia ngidam. Saat ngidam, ibu hamil cenderung meminta sesuatu yang aneh-aneh dan harus dituruti dalam waktu itu juga. Misalnya saja, minta mangga muda padahal bukan musimnya dan ketika sudah susah payah dituruti keinginannya, sang ibu malah enggan menyantapnya.
    Menghadapi ibu hamil yang suka berubah-ubah sikap seperti ini memang menuntut kesabaran dan pengertian yang luar biasa dari keluarga serta orang-orang terdekatnya, terlebih dari pasangan. Perasaan labil dan sensitif ibu hamil ini akan semakin membuatnya emosional jika ditambah rasa nyeri dan mual yang dirasakan.
    Untuk itulah ibu hamil perlu menenangkan diri dan mengalihkan perhatian ketika mengalami perubahan emosi yang membuatnya tak nyaman. Ibu hamil dapat melakukan hal-hal yang bisa membuat senang dan rileks, misalnya saja pergi ke salon, nonton film ke bioskop, mendengarkan musik kesayangan, atau sekedar berendam air hangat di rumah.
  2. Depresi
    Selain moody, ibu hamil juga rentan terhadap depresi yang bisa timbul karena adanya kekhawatiran dan ketakutan terhadap sesuatu yang bisa menimpa kandungannya. Misalnya saja takut akan kehilangan bayinya, khawatir jika bayinya terlahir tidak sempurna, serta takut terhadap rasa sakit saat melahirkan.
    Jika ibu hamil mengalami depresi seperti ini sebaiknya segera saja menghubungi dokter untuk mendapatkan solusi. Jangan anggap sepele hal-hal seperti ini karena bisa mempengaruhi perkembangan janin. Selain memberitahu dokter, ibu hamil harus juga membangun komunikasi yang baik dengan keluarga dekat terlebih kepada suami. Dengan cara seperti ini, beban yang dirasakan ibu hamil akan lebih ringan.

Ibu hamil memang sangat sensitif dan membutuhkan perhatian serta pengertian yang luar biasa dari lingkungan sekitarnya. Akan tetapi, jangan sampai perasaan yang sensitif ini justru mengurangi perhatian Ibu pada calon bayi tersayang. Selamat menunggu kehadiran si Kecil ya, Bu!