Share Like
Simpan

Setelah dinanti selama sembilan bulan, kelahiran si Kecil tentu menjadi momen spesial bagi Ibu dan Ayah, ya. Namun, berbarengan dengan rasa bahagia yang dibawanya, kelahiran si Kecil tak jarang juga membuat orang tua dilanda perasaan khawatir, panik, dan bingung sehingga mereka cenderung jadi lebih emosional. Menurut cerita tetangga saya, tak hanya para Ibu lho yang bisa mengalami hal ini. Sebab, pasca ia melahirkan dua tahun lalu, sang suami sempat merasa bingung saat harus menjadi ayah baru.

Untuk mengatasi hal tersebut, tetangga saya melakukan konsultasi dengan psikolog dan dokter anak, Bu. Saat itu, ia mendapatkan beberapa tips untuk membantu suaminya lebih siap menyandang status dan tugas sebagai ayah baru. Berikut beberapa di antaranya:

1. Bantu Suami Mencari Informasi Sebanyak-banyaknya
Menjalani peran baru sebagai seorang ayah jelas membawa banyak perubahan pada keseharian suami. Supaya ia bisa menjalani perannya dengan baik, tentu Ayah harus mengetahui beragam info sebagai bekal memasuki dunia barunya. Untuk itu, bantu ia mendapatkan sumber informasi seputar cara menjalani peran sebagai ayah baru, baik itu berupa forum diskusi online, seminar, portal berita, dan sebagainya, Bu. Dengan pemahaman yang lebih baik seputar dunia barunya, Ayah pun bisa lebih percaya diri dan tenang saat menjalankan peran barunya.

2. Libatkan Ayah untuk Membantu Ibu Mengurus si Kecil
Rasa canggung dan tertekan yang dialami para ayah baru biasanya juga disebabkan mereka merasa bersalah karena tidak bisa banyak membantu meringankan tugas Ibu mengurus si Kecil. Oleh sebab itu, tips berikutnya yang perlu Ibu lakukan adalah melibatkan suami dalam mengurus si Kecil. Ibu dan Ayah bisa mempelajari berbagai hal terkait perawatan bayi, seperti bagaimana cara mengganti popok si Kecil yang basah, cara menggendong bayi yang benar, dan cara menidurkan si Kecil. Dengan terjun langsung membantu Ibu merawat si Kecil yang baru lahir, Ayah bisa pelan-pelan belajar cara merawat bayi dan merasa lebih berguna, serta tak terus-menerus merasa bersalah melihat Ibu lebih repot sejak bayi lahir.

3. Ajak Suami Turut Mengerjakan Pekerjaan Rumah
Selain mengajak Ayah terlibat langsung dalam merawat si Kecil yang baru lahir, Ibu juga bisa meminta bantuan Ayah untuk membantu beberapa pekerjaan rumah, Bu, misalnya mencuci baju atau mengepel lantai rumah. Tak hanya membuat beban tugas Ibu berkurang, permintaan Ibu pada Ayah juga akan membuatnya merasa dibutuhkan, lho!

4. Sarankan Ayah untuk Beristirahat Cukup
Menjalani peran baru tentu bisa membuat Ayah Ibu lebih lelah. Karenanya, sarankan ia untuk beristirahat cukup, Bu. Dengan istirahat yang cukup, tubuh Ayah pun bisa lebih bugar dan segar sehingga ia terhindar dari risiko stres. Di samping itu, perhatian dari Ibu juga bisa membuat Ayah merasa dicintai.

Nah, itulah tips untuk membantu suami yang jadi lebih emosional setelah si Kecil lahir, Bu. Yuk, bantu suami menjalankan peran barunya sebagai Ayah dengan tips tadi. Semoga bermanfaat!