Share Like
Simpan

Saat bayi hadir di tengah-tengah keluarga, rasanya ingin selalu menggendongnya sambil memandangi wajahnya yang lucu. Dengan nalurinya, seorang Ibu akan tahan menggendong buah hatinya hingga beberapa jam lamanya. Bobot mungilnya tidak akan terasa membebani lengan Ibu. Namun sebaiknya Ibu perlu mengenal beberapa cara menggendong bayi.

Satu hal yang perlu diperhatikan saat menggendong adalah menahan atau menopang otot-otot leher bayi, karena leher bayi belum cukup kuat untuk menopang berat kepalanya sendiri. Otot-otot bagian tersebut akan berkembang dan menjadi kuat dalam hitungan minggu atau bulan.

Baringkan kepala bayi di sudut siku Ibu dan peluk bayi dengan tangan Ibu yang satu lagi. Cara ini biasanya akan membuat bayi tertidur lelap dan Ibu akan puas memandangi wajahnya. Posisi ini disebut dengan cradle hold.

Ibu juga bisa menggendong bayi di depan dengan menahan bagian pantat bayi dan tangan lainnya diletakkan pada bagian punggung bayi. Dekatkan bayi sedekat mungkin dengan tubuh Ibu. Ibu juga bisa mencoba menggendongnya pada salah satu panggul Ibu. Letakkan salah satu tangan Ibu pada pinggang bayi. Posisi ini membuat bayi dapat melihat sekelilingnya dengan leluasa dan salah satu tangan Ibu masih dapat melakukan hal lain.

Cara praktis lainnya adalah dengan menggunakan alat gendong bayi atau sling. Pastikan alat gendongan ini terbuat dari bahan berkualitas baik dan perhatikan lebar lubangnya agar bayi tidak melorot ke bawah.

Bila Ibu ingin mengangkat bayi dari tempat tidur, letakkan salah satu tangan Ibu pada leher bayi dan sangga lehernya dengan telapak tangan dan sangga kepalanya dengan jari-jari Ibu. Dalam posisi ini punggung bayi akan berada pada pergelangan tangan Ibu. Selipkan tangan Ibu yang satu lagi ke bagian pantat bayi agar pantat bayi berada dalam telapak tangan Ibu. Saat Ibu sudah merasa nyaman dan yakin, dekatkan tubuh Ibu ke bayi dan angkat bayi ke dalam dekapan ibu.

Saat Ibu ingin membaringkan bayi, dekap tubuh bayi sambil Ibu membungkuk ke tempat tidur bayi. Gunakan satu tangan untuk menopang bagian pantat bayi. Sedangkan tangan yang satunya digunakan untuk menopang kepala, leher, dan punggung si Kecil. Tahan posisi kedua tangan tersebut beberapa menit atau hingga bayi merasa nyaman di tempat tidur, kemudian lepaskan tangan dengan perlahan saat bayi sudah terbaring di tempat tidurnya.

Bagi Ibu yang baru memiliki bayi untuk pertama kalinya, mungkin Ibu akan merasa cemas dan takut saat menggendong bayi mungil. Namun, bila Ibu dapat melakukannya dengan tepat, menggendong bayi akan menjadi mudah dengan sendirinya.