Whatsapp Share Like Simpan

Anak-anak tumbuh tinggi dengan waktu yang berbeda. Ada yang mengalami peningkatan tinggi badan lebih cepat, namun ada pula anak yang peningkatan tinggi badannya lebih lambat. Ibu tidak perlu khawatir saat memantau anak-anak tumbuh tinggi seperti itu ya. Sebenarnya ada beragam cara yang bisa dilakukan agar tinggi badannya lebih optimal. Namun, yang perlu jadi catatan Ibu adalah bagaimana memaksimalkan kebutuhan nutrisi dan gaya hidup sehat yang dijalani di dua tahun pertama kehidupan si Kecil. Di fase ini, Ibu memainkan peran untuk mengoptimalkan anak-anak tumbuh tinggi lebih cepat. Sebab, dua tahun pertama merupakan fondasi untuk pertumbuhan tulang anak. Mungkin ada sebagian Ibu yang menganggap tinggi badan anak tidak akan ideal jika kedua orang tuanya memiliki postur tubuh yang pendek. Faktor genetik atau keturunan memang berpengaruh terhadap tinggi badan anak. Namun, kenyataannya faktor lingkungan dapat memperbaiki faktor genetik atau keturunan yang buruk di awal-awal kehidupan si Kecil. Sedangkan, saat si Kecil sudah beranjak dewasa, faktor genetik atau keturunan lebih berpengaruh dibandingkan faktor lingkungan. Oleh karena itu, dua tahun pertama kehidupan si Kecil merupakan fase sangat penting untuk mendukung potensi anak-anak tumbuh tinggi. 

Tips Agar Anak-anak Tumbuh Tinggi Lebih Optimal

Meskipun potensi anak-anak tumbuh tinggi dipengaruhi oleh faktor keturunan, namun Ibu tetap bisa mengoptimalkan tinggi badan si Kecil dengan mengikuti tips dan cara di bawah ini: 

  1. Penuhi waktu tidur si Kecil secara optimal

    Bayi dan anak-anak memerlukan waktu tidur yang lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Hal ini dibutuhkan untuk mendukung perkembangan fisik dan mental si Kecil. Bagi bayi dan anak-anak, tidur bukan sekadar mengistirahatkan tubuh saja, tetapi juga membantu tubuhnya untuk melepaskan hormon pertumbuhan yang berperan dalam mengoptimalkan potensi anak-anak tumbuh tinggi. Oleh karena itu, pastikan si Kecil mendapat waktu tidur yang cukup. Waktu tidurnya pun akan berbeda-beda, tergantung pada usia si Kecil. Berikut anjuran waktu tidur anak-anak sesuai usia:

    • Anak usia 1-3 tahun disarankan mendapat waktu tidur sebanyak 11-14 jam per hari
    • Anak usia 4-6 tahun disarankan mendapat waktu tidur sebanyak 10-12 jam per hari

    Jika si Kecil tidak memiliki waktu tidur yang cukup, kemungkinan besar pertumbuhannya akan terhambat. Selain itu, kurangnya waktu tidur pun dapat memengaruhi konsentrasi dan daya tahan tubuh si Kecil. 

    Perlu Ibu ketahui, waktu tidur yang cukup tak hanya mengoptimalkan potensi anak-anak tumbuh tinggi, tetapi juga memainkan peran penting terhadap perkembangan kognitif si Kecil, yaitu kemampuan untuk berpikir, mengolah informasi, belajar bahasa, dan lainnya. Lantas, bagaimana agar Ibu bisa mengoptimalkan waktu tidur si Kecil dengan baik? Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain:

    Artikel Sejenis

    • Tetapkan waktu tidur secara rutin, sekitar jam 8 atau 9 malam setiap harinya
    • Buat suasana kamar lebih nyaman
    • Sebaiknya matikan atau redupkan lampu kamar supaya si Kecil lebih mudah tidur
    • Matikan TV atau handphone sebelum tidur 
    • Bacakan si Kecil dongeng atau cerita yang ringan
    • Hindari mengajak si Kecil melakukan aktivitas berat sebelum tidur 
    • Mandikan si Kecil dengan air hangat di sore hari

    Baca juga: Apa yang Perlu Anda Ketahui Tentang 9 Asam Amino Esensial

  2. Biasakan bergerak lebih aktif

    Menerapkan gaya hidup sehat dan aktif merupakan cara lain agar anak-anak tumbuh tinggi. Dorong si Kecil untuk terbiasa melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan, seperti olahraga, permainan di luar rumah. Gaya hidup seperti ini bisa dilakukan bersama keluarga agar meningkatkan hubungan yang lebih erat antara orang tua dan anak-anak. Kebiasaan bergerak lebih aktif juga bisa membantu menguatkan otot dan tulang si Kecil agar dapat tumbuh lebih tinggi. Ada banyak kegiatan di luar rumah yang bisa dilakukan, di antaranya:

    • Peregangan

      Peregangan adalah cara efektif agar anak-anak tumbuh tinggi dengan lebih optimal. Kegiatan ini bisa Ibu dan si Kecil lakukan setiap pagi setelah bangun. Salah satu peregangan yang bisa Ibu ajarkan kepada si Kecil yaitu berdiri menghadap ke dinding, angkat kedua lengan dan regangkan semampunya.

    • Lari

      Lari juga termasuk cara lain agar anak-anak tumbuh tinggi dengan lebih sehat. Olahraga ini dapat membantu meningkatkan pertumbuhan si Kecil dengan memperkuat otot dan tulang. Lari bisa dilakukan oleh Ibu dan si Kecil secara bersama-sama dengan menyenangkan lho. Luangkan waktu sekitar 10-15 menit setiap pagi untuk melakukan olahraga ini secara rutin.

    • Melompat

      Ibu pasti sudah tahu bahwa melompat termasuk kegiatan yang dapat mengoptimalkan anak-anak tumbuh tinggi dengan cepat. Setiap kali si Kecil melompat, otomatis tubuhnya akan ikut meregang dan bertumbuh lebih optimal. Oleh karena itu, banyak Ibu yang membiasakan anaknya untuk bermain lompat tali atau permainan sejenis agar membantu anak-anak tumbuh tinggi. 

    • Renang

      Selain melompat, berenang selalu menjadi pilihan untuk mengoptimalkan anak-anak tumbuh tinggi dengan lebih cepat. Sebab, berenang dapat memperpanjang tulang punggung dan membuat si Kecil lebih banyak kekuatan sehingga ia dapat mencapai potensi tumbuh kembang lebih optimal. Berenang juga merupakan keterampilan hidup yang bagus untuk dipelajari si Kecil karena efeknya akan terasa hingga masa depan. 

  3. Mengonsumsi makanan bergizi

    Cara lain agar anak-anak tumbuh tinggi yaitu dengan mengonsumsi makanan bergizi setiap hari. Makanan yang kaya akan nutrisi bisa mendukung potensi tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. Ada banyak nutrisi yang bisa si Kecil konsumsi, salah satu yang terpenting adalah protein. Sebab, protein memiliki fungsi khas yang tidak bisa digantikan dengan zat gizi lainnya, yaitu membangun dan memelihara sel-sel serta jaringan tubuh. Protein yang masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi bentuk yang lebih sederhana, yaitu asam amino. 9 asam amino esensial atau disebut juga 9AAE merupakan jenis asam amino sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sebab, tubuh manusia tidak bisa memproduksi sendiri 9 asam amino esensial (9AAE), sehingga membutuhkan bantuan dari sumber protein berkualitas, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahannya. Perlu Ibu ketahui, protein hewani merupakan sumber protein yang paling penting dan dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan protein nabati agar anak-anak tumbuh tinggi lebih maksimal. Mengapa demikian? Sebab, protein nabati seperti kacang-kacangan, sayuran dan buah memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik di dalam tubuh. Sementara, kebutuhan 9AAE harus terpenuhi dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat agar mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Nah, 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. Bagaimana jika kekurangan satu jenis asam amino? Maka akan mengurangi fungsi optimal yang dibutuhkan tubuh karena 9 asam amino esensial (9AAE) berkaitan dengan hormon pertumbuhan. 

    Penelitian dari J.Nutr yang dipublikasikan di national Center for Biotechnology Information yang menjelaskan bahwa kekurangan satu jenis 9 asam amino esensial (9AAE), maka akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 34 persen. Sementara, kekurangan semua jenis 9 asam amino esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 50 persen. Selain itu, dilansir dari laman resmi thelancet.com, penelitian dalam jurnal EBioMedicine membuktikan bahwa masalah stunting pada anak berkaitan erat dengan kurangnya asupan asam amino esensial dalam tubuh. Oleh karena itu, asupan 9 asam amino esensial (9AAE) sangat diperlukan agar anak-anak tumbuh tinggi. 

Untuk mengoptimalkan anak-anak tumbuh tinggi, sebaiknya Ibu memberikan si Kecil susu pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO AAE 3+ karena mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) secara lengkap dan 9 nutrisi penting lainnya, seperti minyak ikan, omega 3, omega 6, zat besi, zinc, protein, kalsium, magnesium, vitamin D3 serta vitamin dan mineral lain untuk mendukung potensi si Kecil tumbuh pintar, kuat, dan tinggi. Kandungan nutrisi dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 3+ sudah ditingkatkan dari sebelumnya, serta hadir dengan tiga varian rasa, yaitu vanilla, madu dan cokelat yang pasti disukai si Kecil.