Share Like
Simpan

Hai, saya ada sedikit cerita nih. Saat berbelanja bulanan di sebuah minimarket beberapa waktu lalu, saya dikejutkan dengan suara bentakan Ibu pada anaknya yang sedang merengek minta dibelikan makanan, padahal saat itu suasana minimarket terbilang cukup ramai.

Saya mengerti bahwa setiap orang tua memiliki cara masing-masing untuk mendidik si Kecil. Meski begitu, menurut artikel yang pernah saya baca di sebuah forum konsultasi anak, memarahi si Kecil di tengah keramaian sebaiknya dihindari karena bisa berdampak buruk pada perkembangan psikologi balita, Bu.

Berikut beberapa efek buruk memarahi anak di tempat umum menurut artikel tersebut:

• Membuat si Kecil Merasa Dipermalukan
Saat memarahi si Kecil di tempat umum dengan alasan kedisiplinan, ada hal lain yang juga harus kita pikirkan sebagai orang tua, Bu. Salah satunya yaitu perasaan si Kecil. Coba bayangkan, apa yang Ibu rasakan ketika dimarahi oleh atasan atau suami di depan umum? Pasti ada perasaan tak nyaman karena merasa dipermalukan, bukan? Itulah yang juga dirasakan oleh si Kecil saat ia dimarahi di depan banyak orang, Bu.

Pengalaman buruk pernah menjadi pusat perhatian karena dianggap melakukan kesalahan akan membuat si Kecil merasa malu dengan dirinya sendiri. Memori tentang kejadian buruk itu juga bisa saja terekam jelas sampai ia dewasa, sehingga bisa membuatnya menjadi pribadi yang tertutup dan tidak suka berinteraksi dengan orang lain, Bu.

• Si Kecil Jera Bepergian Bersama Ibu
Pengalaman tak menyenangkan dimarahi di depan banyak orang akan membuat si Kecil trauma secara psikologis. Pengalaman ini pun bisa membuat ia nantinya enggan bepergian bersama Ibu karena merasa khawatir kejadian yang membuatnya malu dan trauma kembali terulang.dan membuatnya merasa sedih.

• Sulit Bergaul dengan Orang Lain
Tak hanya berisiko membuat si Kecil jadi lebih tertutup, trauma psikologis si Kecil akibat dimarahi di depan umum juga bisa memberikan efek jangka panjang bagi psikologinya saat dewasa nanti.

Di usia balita, kondisi psikologi si Kecil belum matang, Bu. Sehingga, ia akan merasa bersalah secara berlebihan ketika Ibu memarahinya di depan banyak orang. Hal ini kemudian membuat ia canggung dan sungkan melakukan berbagai hal di depan umum. Si Kecil pun jadi kesulitan bergaul dan mengekspresikan diri dengan baik di depan banyak orang.

Jujur, artikel tersebut membuat saya lebih paham bahwa sebagai orang tua, kita perlu bijak dalam bersikap karena setiap tindakan yang kita lakukan pada si Kecil ternyata bisa memengaruhi pembentukan pribadinya hingga dewasa. Jadi, walaupun tujuannya baik (misalnya untuk mendidik si Kecil tidak manja dan cengeng), perhatikan juga situasi dan kondisi di sekitar. Pastikan tindakan yang kita lakukan tidak membuatnya merasa tertekan dan dipermalukan sehingga ia trauma ya, Bu.