Share Like
Simpan

Selama ini, mungkin Ibu mengira penyakit diabetes hanya menyerang orang dewasa, ya? Awalnya, saya juga berpikir demikian, Bu. Namun, setelah anak tetangga saya yang baru berusia lima tahun dinyatakan terkena diabetes, saya jadi tahu bahwa ternyata penyakit ini tidak mengenal usia.

Agar bisa lebih berhati-hati dan mencegah si Kecil terkena diabetes, saya pun kemudian melakukan konsultasi dokter anak secara online untuk menanyakan apa saja gejala diabetes pada anak yang perlu diwaspadai. Nah, berikut tiga tandanya berdasarkan rangkuman hasil konsultasi online saya, Bu:

1. Sering Haus dan Buang Air Kecil

Saat bermain aktif bersama teman-teman seusianya, wajar bila si Kecil akan sering merasa haus karena ia banyak mengeluarkan keringat. Namun, apabila si Kecil mendadak sering haus tanpa alasan jelas, Ibu perlu waspada karena bisa jadi ini adalah pertanda diabetes, Bu.

Ya, seiring meningkatnya kadar gula dalam darah, cairan akan “tertarik” keluar dari jaringan tubuh si Kecil sehingga ia jadi sering merasa haus. Karena harus sering minum demi menghilangkan rasa haus, keinginannya untuk buang air kecil pun akan ikut meningkat.

2. Mudah Merasa Lapar

Sebagai orang tua, Ibu pasti senang jika si Kecil makan dengan lahap. Meski begitu, dokter tempat saya berkonsultasi secara online mengatakan, Ibu perlu waspada apabila si Kecil sering minta diambilkan makan karena mendadak merasa lapar. Sebab, bisa jadi ini adalah pertanda bahwa ia mengidap diabetes.

Saat terkena diabetes, jumlah Insulin (hormon yang mengatur Karbohidrat dan kadar gula dalam darah) menurun. Hal ini menyebabkan si Kecil cenderung tak berenergi, lebih mudah lemas, dan cepat merasa lapar. Alhasil, ia jadi lebih sering minta makanan.

3. Berat Badan Turun Drastis

Poin ini mungkin bertolak belakang dengan gejala sebelumnya ya, Bu. Tapi, justru keanehan inilah yang menjadi salah satu gejala paling jelas yang perlu Ibu waspadai. Saat terkena diabetes, berat badan si Kecil akan terus menurun meski ia makan lebih sering. Hal ini terjadi karena tubuh si Kecil tidak mampu mengubah gula menjadi energi sehingga jaringan otot dan lemak di tubuhnya menjadi semakin lemah. Efeknya, berat badannya pun turun. Jadi, bila gejala ini ditemukan pada si Kecil, Ibu disarankan untuk segera melakukan konsultasi dokter anak supaya pertolongan terbaik bisa segera diberikan untuk si Kecil.

Itulah tiga gejala diabetes pada balita yang perlu Ibu waspadai. Demi menjaga kesehatan balita kesayangan Ibu, hindari menunda konsultasi dokter anak bila gejala-gejala tadi mulai terlihat pada si Kecil, ya.