Share Like
Simpan

Hai, Bu! Bagaimana kondisi si Kecil hari ini? Semoga sehat selalu, ya.  Hari ini saya mau membahas tentang sakit perut yang tentu pernah si Kecil alami. Seringkali, kita menganggap bahwa sakit perut adalah hal yang umum terjadi. Padahal, sakit perut sebenarnya memiliki tingkatan yang bermacam-macam, lho.

Saya sendiri punya pengalaman, nih. Waktu si Kecil baru genap berusia 5 tahun, dia sering sekali mengeluh sakit perut. Awalnya saya sempat deg-degan, Bu. Setelah diperiksa, ternyata hal tersebut diakibatkan oleh radang tenggrokan.

Lho, kok bisa begitu, ya? Ternyata, radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri memang bisa menimbulkan gejala lain seperti sakit perut. Dari peristiwa itu, saya pun mulai berusaha mengenal beragam penyebab sakit perut, mulai dari yang sederhana, hingga yang bisa dibilang berbahaya dan membutuhkan penanganan secepatnya. Pengobatan sakit perut pun berbeda-beda, tergantung pada penyebabnya. Nah, dalam kesempatan kali ini, saya ingin membagikan beberapa jenis sakit perut yang umum terjadi pada si Kecil. Silahkan dibaca, Bu!

  • Sembelit

Sembelit atau konstipasi disebabkan oleh kekurangan makanan berserat yang dia konsumsi sehari-hari. Gejalanya berupa sulit buang air besar, yang disertai nyeri pada perut dan pup yang keras. Hal ini bisa dicegah dengan cara memberinya makanan dan minuman berserat, seperti jus pir yang diencerkan dan obat pencahar yang dijual di apotek.

  • Kembung

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh hawa dingin yang berlebihan. Gejala yang  dialami ketika perut kembung adalah meriang, mudah bersendawa, dan perut terasa penuh. Untuk mengobatinya, usap-usap perutnya dengan minyak kayu putih atau minyak telon secara lembut.

  • Diare

Diare disebabkan oleh keracunan makanan (tidak bersih atau terlalu pedas) yang dikonsumsi oleh si Kecil. Gejalanya berupa mual, muntah, lesu, pup yang cair, dan disertai dengan demam. Agar dia tidak dehidrasi karena kekurangan cairan, beri dia air putih secukupnya dan segelas larutan oralit (kombinasi antara garam dengan air putih).

  • Sakit Perut karena Radang Tenggorokan

Nah, ini yang pernah dialami si Kecil dulu. Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, radang tenggorokan ini disebabkan oleh bakteri streptokokus yang terkadang menimbulkan gejala-gejala lain seperti sakit kepala, muntah, demam, dan sakit perut. Bakteri ini bisa ditularkan melalui udara, misalnya lewat bersin. Bila si Kecil mengeluh kesakitan pada tenggorokan dan perutnya secara bersamaan, segera periksakan dia ke dokter, ya.

  • Usus Buntu

Si Kecil mengeluh sakit yang luar biasa pada bagian sekitar pusar dan perut bagian kanan? Kalau iya, segera bawa dia ke dokter ya, Bu. Rasa sakit pada bagian tersebut bisa disebabkan oleh peradangan usus buntu. Penyakit ini biasanya ditangani dengan operasi pengambilan usus buntu, baik secara terbuka atau semi-tertutup dengan laparoskopi.

Nah, beberapa jenis sakit perut tersebut harus kita pahami baik-baik, agar dapat ditangani secara tepat. Kerjasama antara dokter, orangtua, dan si Kecil sangat diperlukan untuk mengetahui penyebab dan cara penyembuhannya, Bu. 

Tips terakhir dari saya. Dalam kondisi darurat, jangan langsung membeli obat untuk sakit perut yang dijual bebas ya, Bu. Beberapa jenis obat mengandung aspirin bisa mengakibatkan kondisi berbahaya pada si Kecil yang disebut Reye’s syndrome. Jadi, untuk pertolongan pertama, Ibu bisa meletakkan alat penghangat badan untuk di bagian bawah perutnya dan beri minum 1 atau 2 ons air setiap 10 atau 15 menit supaya tidak dehidrasi.

Wah, ternyata sakit perut si Kecil memang tidak boleh kita anggap remeh, lho. Saya harap artikel hari ini bisa membantu ya, Bu. Terima kasih sudah membaca, semoga Ibu dan si Kecil sehat selalu!