Whatsapp Share Like Simpan

Kandungan protein dada ayam sering kali dianggap lebih baik dibandingkan bagian tubuh ayam lainnya. Bagian ayam ini selalu jadi pilihan untuk orang yang sedang mengontrol berat badan karena protein dada ayam disebut lebih tinggi daripada kandungan lemaknya. Namun, apakah hanya protein dada ayam saja yang baik untuk anak-anak? Bagaimana dengan kandungan nutrisi di bagian lainnya? Apakah anak-anak hanya boleh mengonsumsi dada ayam? Ketahui lebih jauh seputar protein dada ayam dalam artikel ini yuk, Bu! 

Kandungan Protein Dada Ayam

Sebelum membahas protein dada ayam, Ibu juga perlu tahu mengenai kandungan nutrisi daging ayam utuh sebagai salah satu sumber protein hewani berkualitas. Daging ayam termasuk jenis daging putih yang kaya akan protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, salah satunya protein dada ayam. Mengapa demikian? Sebab, protein ini nantinya akan dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana agar tubuh dapat menyerapnya lebih baik. Bentuk sederhana ini dikenal juga dengan istilah asam amino. Jenis asam amino yang sangat penting adalah 9 asam amino esensial atau disebut juga 9AAE. Nah, 9 asam amino esensial tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga membutuhkan protein dada ayam sebagai salah satu sumbernya. 

Asupan 9 asam amino esensial (9AAE) ini harus dipenuhi dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat agar tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. Bagaimana jika asam amino esensialnya kurang? Kemungkinan besar akan berpengaruh terhadap hormon pertumbuhan dalam tubuh si Kecil. Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian di National Center for Biotechnology Information yang menjelaskan bahwa kekurangan satu jenis 9 asam amino esensial (9AAE), maka akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 34 persen. Sementara, kekurangan semua jenis 9 asam amino esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 50 persen. 9 asam amino esensial (9AAE) tak hanya didapatkan dalam protein dada ayam saja lho, Bu. Ada sumber makanan protein hewani lain yang tak kalah penting, yaitu susu, telur, ikan, daging merah, jenis daging putih lain, serta hasil olahannya. Protein hewani ini lebih penting dibandingkan protein nabati karena sumber makan protein nabati seperti kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik di dalam tubuh. Protein dada ayam memang baik untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil, namun Ibu tetap perlu menyeimbangkannya dengan zat gizi lain agar lebih optimal. 

Dalam 100 gram dada ayam fillet tanpa kulit, terdapat sekitar 150 kalori dan beragam nutrisi sebagai berikut:

  • 2,5 gram protein dada ayam
  • 3,2 gram lemak
  • 450 mg natrium
  • 0,5 mg zat besi
  • 0,7 mg zinc 
  • 5-10 mg kalsium
  • 330 gram kalium
  • 0,023 mg selenium

Ada sekitar 80 persen protein dada ayam dalam setiap potongnya dan hanya 20 persen berasal dari lemak. Jika dibandingkan dengan bagian lainnya, kalori dan protein dada ayam memang lebih tinggi, bahkan bisa mencapai tiga kali lebih banyak. Selain protein dada ayam, ada pula kandungan nutrisi lainnya, seperti vitamin A, vitamin B, folat, kolin, tembaga, dan fosfor. Namun, Ibu juga perlu ingat bahwa pemberian dada ayam untuk si Kecil tetap harus sesuai porsi dan diimbangi dengan zat gizi dari asupan lainnya. 

Artikel Sejenis

Protein Dada Ayam dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Berhubung protein dada ayam lebih tinggi dibandingkan bagian lain, maka manfaatnya pun tak perlu diragukan lagi untuk membantu tumbuh kembang si Kecil, di antaranya:

  1. Menjaga kesehatan tulang

    Protein dan kalsium termasuk jenis zat gizi yang berperan dalam membentuk dan memperkuat tulang si Kecil. Penelitian menyebutkan bahwa tercukupinya asupan protein dapat menjaga kepadatan tulang dan menurunkan risiko terjadinya pengeroposan tulang di masa mendatang. Untuk anak-anak, zat gizi ini sangat penting untuk menambah tinggi badan dan menguatkan si Kecil saat beraktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, protein dada ayam bisa menjadi salah satu alternatif Ibu dalam memberikan nutrisi yang baik untuk si Kecil, tentunya dengan cara pengolahan yang sehat ya, Bu. 

  2. Memperkuat otot

    Protein memiliki fungsi khas yang tidak dimiliki zat gizi lain, yaitu membangun dan memelihara sel-sel serta jaringan tubuh, salah satunya massa otot. Ini menjadi salah satu alasan mengapa dada ayam menjadi pilihan untuk memenuhi asupan protein si Kecil dalam masa pertumbuhannya. Selain mengonsumsi dada ayam, olahraga dan latihan fisik lainnya dapat membangun massa otot di kemudian hari. 

  3. Mengontrol rasa lapar

    Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa makanan tinggi protein, seperti dada ayam dapat meningkatkan kadar peptida YY, yaitu hormon yang membuat tubuh merasa kenyang. Protein juga dapat menekan produksi hormon ghrelin yang menimbulkan rasa lapar. Oleh karena itu, protein dada ayam bisa jadi pilihan asupan yang lebih sehat dibandingkan makanan tinggi karbohidrat dan lemak yang kurang sehat. Yuk, Bu, seimbangkan asupan nutrisi si Kecil supaya tumbuh kembangnya lebih ideal. 

    Baca juga: Apa yang Perlu Anda Ketahui Tentang 9 Asam Amino Esensial

  4. Meningkatkan metabolisme

    Tahukah Ibu, pola makan tinggi protein juga bisa membuat metabolisme di dalam tubuh meningkat lho. Studi menyebutkan, dengan mengonsumsi makanan tinggi protein, maka tubuh akan membakar sekitar 80 persen kalori lebih banyak. 

  5. Menjaga tubuh tetap fit

    Kalori dan protein dada ayam baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Kalori ini nantinya akan diolah menjadi energi, sehingga tubuh si Kecil tetap bertenaga saat menjalani aktivitas sehar-hari. Protein juga berfungsi untuk pembentukan antibodi yang dapat melawan infeksi penyakit, luka, dan pembekuan darah. 

Selain mengonsumsi dada ayam, Ibu juga perlu menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi lainnya, seperti susu, telur, lauk lain, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan, untuk mencukupi kebutuhan nutrisi si Kecil.Terutama nutrisi 9 asam amino esensial (9AAE) yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan 9 asam amino esensial (9AAE) ini bisa secara lengkap Ibu dapatkan dalam Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+, yaitu inovasi terbaru susu bubuk pertumbuhan yang kandungan nutrisi di dalamnya sudah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang optimal si Kecil. Susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ juga mengandung 9 nutrisi penting lainnya, seperti minyak ikan, omega 3, omega 6, zat besi, zinc, protein, kalsium, magnesium, vitamin D3, serta vitamin dan mineral lain untuk mendukung potensi si Kecil tumbuh pintar, kuat, dan tinggi. Hadir dengan tiga varian rasa, yaitu vanilla, madu, dan cokelat yang bisa jadi kesukaan si Keci. Yuk, biasakan mengonsumsi makanan tinggi protein setiap hari!