Whatsapp Share Like Simpan

Ibu sering mengolah daging ayam untuk menu harian keluarga? Daging ayam memang termasuk bahan makanan yang populer dan sering jadi favorit berbagai kalangan. Daging yang memiliki cita rasa gurih dan lezat ini, sangat mudah diolah menjadi berbagai jenis menu makanan sehari-hari. Nah, Ibu juga perlu tahu di balik cita rasanya ini, ternyata ada banyak manfaat daging ayam untuk mendukung pertumbuhan anak. 

Manfaat Daging Ayam untuk Kesehatan

Biasanya anak-anak menyukai daging ayam karena cita rasanya gurih dan tekstur dagingnya yang lebih mudah dikunyah dibandingkan dengan daging sapi. Lebih dari itu, ternyata daging ayam mengandung banyak gizi yang mendukung pertumbuhan anak lho, Bu. Di dalamnya terdapat sejumlah nutrisi, antara lain karbohidrat, lemak, berbagai vitamin, dan mineral yang bergizi tinggi. Berikut ada beberapa manfaat daging ayam untuk anak:

Sumber Protein Hewani

Daging ayam termasuk sumber protein hewani yang dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembang anak. Protein berada di urutan pertama sebagai nutrisi harian yang dibutuhkan anak, dibandingkan karbohidrat dan lemak. Mengapa protein sangat penting? Karena protein ini akan dipecah menjadi asam amino di dalam pencernaan. Tubuh memerlukan setidaknya 20 jenis asam amino agar dapat berkembang dan berfungsi secara optimal. Namun, ada 9 jenis asam amino yang masuk dalam kategori penting bagi tubuh, yakni 9 asam amino esensial atau disebut juga 9AAE. 

Asam amino esensial (9AAE) memiliki peran penting dalam berbagai fungsi jaringan tubuh, mulai dari pertumbuhan, perkembangan, metabolisme, dan fungsi lainnya. Asam amino esensial (9AAE) hanya bisa didapatkan dari makanan, salah satunya dari daging ayam. Itulah kenapa manfaat daging ayam penting untuk tumbuh kembang si Kecil.

Baca juga: Apa yang Perlu Anda Ketahui Tentang 9 Asam Amino Esensial

Artikel Sejenis

Mendukung Metabolisme Tubuh

Selain protein, manfaat daging ayam juga dapat mendukung metabolisme tubuh karena mengandung berbagai vitamin dan mineral. Salah satu vitamin yang berperan penting adalah vitamin B6. Vitamin B6 bertugas untuk mendorong enzim dan proses metabolisme yang digunakan untuk menjaga kesehatan pembuluh darah, sumber energi, dan pembakaran kalori.

Selain itu, vitamin B6 juga berperan dalam meningkatkan fungsi dan perkembangan saraf otak, memproduksi hormon serotonin, melatonin, dan norepinefrin, serta membantu tubuh membentuk antibodi untuk mencegah terjadinya infeksi dari virus atau bakteri. 

Membantu Pembentukan Otot

Manfaat daging ayam yang satu ini berkaitan dengan kandungan proteinnya yang dapat membantu memaksimalkan pembentukan otot. Manfaat ini bisa didapatkan oleh anak-anak hingga orang dewasa. Dalam masa pertumbuhannya, otot anak sedang dalam proses pembentukan, sehingga mengonsumsi makanan tinggi protein, otomatis akan membentuk ototnya menjadi lebih kuat. Sementara, untuk orang dewasa, manfaat ini dipilih oleh mereka yang sedang melakukan pembentukan otot yang diimbangi dengan latihan beban. 

Mengontrol Berat Badan

Manfaat daging ayam selanjutnya yakni dapat mengontrol berat badan karena kandungan protein di dalamnya dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga anak tidak mudah lapar di luar jam makan utamanya. Dada ayam termasuk bagian yang mengandung tinggi protein dan sedikit lemak, sehingga cocok untuk membantu mengontrol berat badan lebih ideal. 

Mengontrol Tekanan Darah

Penelitian dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry menyebutkan bahwa mengonsumsi daging ayam dengan pengolahan yang tepat dapat membantu menurunkan tekanan darah. Ini karena daging ayam mengandung vitamin B3 yang memiliki fungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, sehingga ayam menjadi salah satu bahan makanan yang direkomendasikan untuk membantu menjaga tekanan darah stabil. Dengan catatan, Ibu tetap harus mengolahnya dengan tepat dan sehat agar mendapat manfaat daging ayam yang lebih optimal. 

Membantu Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi

Manfaat daging ayam juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi karena adanya kandungan magnesium yang berfungsi untuk membangun sel tulang baru. Kehadiran magnesium juga dapat membantu vitamin D untuk mengontrol kebutuhan fosfat dan kalsium yang berfungsi untuk membentuk dan menguatkan tulang. Fosfat merupakan partikel yang mengandung mineral fosfor, mineral inilah dibutuhkan untuk tulang, gigi, otot, dan saraf dalam tubuh. Fosfor juga berperan untuk memperkuat dan menyehatkan gigi anak yang masih belum tumbuh sempurna atau rawan rapuh. 

Mengontrol Kolesterol

Manfaat daging ayam untuk membantu mengontrol kolesterol jahat tidak lepas dari peran vitamin B3 dalam tubuh. Untuk mendapatkan manfaat ini, cara memilih bagian daging dan pengolahannya pun harus tepat ya, Bu. Pilihlah daging ayam bagian dada dengan cara diolah tanpa minyak atau bumbu-bumbu yang justru menambah kadar kolesterolnya. 

Mencegah Anemia

Daging ayam mengandung zat besi yang baik untuk kesehatan tubuh, salah satunya dapat mencegah dan mengatasi anemia. Ini karena zat besi bertugas untuk memperlancar peredaran darah merah ke seluruh tubuh. Jika kebutuhan zat besi dalam tubuh kurang, tubuh tidak dapat memproduksi cukup hemoglobin, yaitu zat dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Oleh karenanya, manfaat daging ayam dibutuhkan bagi orang yang mengalami anemia. 

Membantu Mengurangi Risiko Kanker

Manfaat daging ayam juga bisa membantu mengurangi risiko kanker lho, Bu. Pasti Ibu bertanya-tanya apa kaitannya daging ayam dengan penyakit kanker ini, bukan? Jadi, di dalam daging ayam itu mengandung vitamin B, B3, dan selenium yang dapat melawan serangan radikal bebas pemicu sel kanker. Artinya, manfaat daging ayam dapat membantu menurunkan risiko penyakit kanker yang bisa mengintai kesehatan anak. Selain itu, ketiga kandungan tersebut juga bertugas untuk mencegah kerusakan sel DNA di dalam tubuh. 

Membantu Menurunkan Risiko Peradangan

Manfaat daging ayam ini muncul karena adanya kandungan mineral yang tinggi, seperti mineral selenium. Selenium ini berfungsi untuk membantu menurunkan risiko peradangan, khususnya radang sendi. Mineral ini berperan dalam mencegah radang sendi yang bisa dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa. 

Kandungan Nutrisi di Setiap Bagian Daging Ayam

Setelah mengetahui manfaat daging ayam, ada baiknya Ibu juga mengetahui kandungan nutrisi dari setiap bagian dagingnya. Hal ini bertujuan agar Ibu mengetahui bagian mana yang mengandung tinggi protein yang baik untuk anak, serta bagian mana saja yang mengandung kolesterol tinggi. Berikut beberapa bagian ayam dengan kandungan nutrisinya:

Bagian Dada

Bagian dada merupakan bagian dengan kandungan dagingnya lebih banyak dibandingkan bagian lainnya. Bagian ini juga menjadi favorit orang-orang yang sedang memulai pola hidup sehat karena memiliki kandungan protein tinggi dan rendah lemak. Kandungan proteinnya memang lebih tinggi dibanding paha ayam, sehingga cocok untuk menjaga daya tahan tubuh, pembentukan sel darah, serta membantu pembentukan massa otot. 

Bagian Paha

Daging pada bagian paha memiliki tekstur yang lebih lembut dan jumlah dagingnya pun tidak sebanyak bagian dada. Namun, ternyata bagian paha memiliki kandungan lemak, kalori, dan kolesterol yang lebih tinggi lho, Bu. Meskipun begitu, Ibu tetap bisa memberikan paha ayam untuk makanan si Kecil, asalkan tidak berlebihan serta proses pengolahannya pun harus sehat, ya! 

Bagian Kulit

Bagian kulit termasuk salah satu bagian dari daging ayam yang banyak diminati orang. Padahal, bagian kulit mengandung kalori dan lemak yang tinggi, apalagi jika Ibu mengolahnya dengan cara digoreng, kalori yang ada di dalamnya semakin meningkat. Bila dikonsumsi secara berlebihan, akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Namun Ibu tidak perlu khawatir, Ibu tetap bisa memberikan kulit ayam sebagai menu harian si Kecil, asalkan porsinya cukup dan tidak terlalu sering. 

Kaki Ayam atau Ceker

Berbeda dengan kulit ayam, mungkin kaki ayam atau ceker termasuk bagian yang tidak disukai setiap orang. Namun kenyataannya ceker merupakan sumber mineral, seperti kalsium dan kalium yang baik untuk tubuh. Ceker ayam bisa Ibu olah sebagai pelengkap sup. Sebagai catatan, Ibu harus memasak ceker ayam dengan matang sempurna, serta melepaskan bagian daging dan tulangnya sebelum dikonsumsi oleh si Kecil, ya!

Ati Ampela

Kandungan utama dari bagian ati ampela adalah zat besi. Selain itu, kandungan hemoglobin dan mioglobin dalam ati ayam juga berperan untuk membantu menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Namun, tak banyak anak-anak yang menyukai bagian ini, sehingga Ibu bisa menyesuaikannya dengan menu kesukaan si Kecil. 


Selain rasanya yang gurih, sekarang Ibu jadi lebih paham mengenai manfaat daging ayam dan kandungan nutrisinya, bukan? Dengan begitu, Ibu bisa memberikan daging ayam sebagai menu si Kecil untuk menambah gizi hariannya. Selain itu, Ibu juga bisa menambah asupan gizi dari sumber protein lain, seperti susu pertumbuhan khusus si Kecil. Nah, Frisian Flag 123 PRIMANUTRI hadir sebagai solusi untuk memberikan nutrisi tambahan bagi si Kecil agar tumbuh optimal di periode emas pertumbuhannya. Susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI mengandung zat gizi lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh agar si Kecil lebih kuat, pintar, dan tinggi.