Share Like
Simpan

Apa kabar, Bu? Saya mau bercerita sedikit nih soal pengalaman saya beberapa waktu lalu. Saat sedang main, si Kecil tiba-tiba berkata, “Kok, Ayah nggak main sama aku lagi ya, Bu?” Jujur saya kaget mendengarnya. Meskipun ia tidak terdengar sedih saat mengatakannya, ini adalah tanda ia merasakan hilangnya kehadiran Ayah di sekitarnya. Saya pun sempat curhat mengenai hal ini pada Ibu saya. Ia menyarankan untuk menyampaikan kekhawatiran saya pada Ayah. Hal ini sebaiknya tidak dibiarkan sebab kehadiran Ayah penting untuk tumbuh kembang balita saat ini. Ayah perlu meluangkan waktu agar tidak kelewatan berbagai Momen Wow si Kecil yang berharga berikut ini.

Saat di Rumah

Saking sibuknya, bukan tidak mungkin Ayah terjebak dalam rutinitas, Bu. Ayah pergi ke kantor pagi sekali sebelum si Kecil bangun, dan baru pulang malam hari setelah si Kecil tidur. Hal ini sebaiknya tidak dibiasakan, Bu. Si Kecil juga perlu melihat dan mengobrol dengan Ayah. Jika hal ini sulit dilakukan di hari kerja, coba luangkan waktu di hari libur ya. Ayah dapat terlibat aktif dalam aktivitas si Kecil mulai dari bangun tidur, saat mandi pagi, saat sedang makan, saat sedang membantu Ayah atau Ibu dengan pekerjaan rumah, atau saat sedang bermain di sekitar rumah. Sebab, menurut hasil penelitian Brigham Young University, aktivitas sehari-hari justru berpengaruh signifikan terhadap proses tumbuh kembang balita, dibanding saat bepergian maupun liburan.

Saat Bermain di Luar

Kapan terakhir kali Ayah mengajak si Kecil bermain di luar? Pada momen ini, Ayah dapat melihat seberapa si Kecil bisa berani dan mandiri bermain di luar. Hindari sekadar jadi penjaga. Ayah justru direkomendasikan untuk lebih aktif bermain bersama si Kecil. Ayah bisa mendorongnya untuk lebih berani melakukan berbagai permainan fisik, misalnya berlari, menanjak, melompat, mengangkat ke atas, meluncur. Hal-hal ini mungkin tidak akan berani dilakukannya jika ia bermain sendiri atau saat bersama Ibu. Kehadiran Ayah dapat membuatnya merasa lebih aman dan pelan-pelan memupuk pribadinya menjadi sosok yang lebih berani.

Saat di Sekolah

Ayah mungkin sudah sering mengantar si Kecil ke sekolah. Nah... sekarang saatnya terjun dalam berbagai event sekolah si Kecil yang biasanya mendorong ia untuk tampil di sekolah. Dengan begitu, Ayah tidak akan melewatkan Wow-nya si Kecil ketika ia menunjukkan bakatnya di depan umum, baik dalam perlombaan maupun pentas seni sekolah. Oleh karena itu, Ibu bisa membantu mengingatkan Ayah untuk meluangkan waktunya dari jauh hari. Pastikan si Kecil dapat melihat Ayah dari atas panggung sehingga kepercayaan dirinya meningkat dan ia lebih bersemangat.

Saat Sedang Liburan

Saat libur tiba, Ayah mungkin ingin beristirahat seharian setelah lelah bekerja ya, Bu. Namun ingatkan Ayah untuk sesekali berlibur bersama si Kecil. Ini bisa menjadi momen Ayah untuk bersenang-senang sambil melihat tumbuh kembang balita saat ini. Bagaimana si Kecil beradaptasi dengan lingkungan baru? Bagaimana ia bebas bermain dan menjelajah sekitarnya? Itulah beberapa hal yang bisa Ayah perhatikan saat berlibur dengan si Kecil.

Tentunya masih banyak lagi Momen Wow si Kecil yang sebaiknya tidak dilewatkan baik oleh Ayah maupun Ibu. Sesibuk apa pun kegiatan Ayah dan Ibu saat ini, yang perlu diingat adalah si Kecil hanya akan berada di usianya saat ini sekali saja. Sebaiknya tidak menyia-nyiakan momen yang bisa Ayah dan Ibu habiskan bersama si Kecil. Selamat bermain dengan si Kecil.