Whatsapp Share Like
Simpan

Pada awal masa-masa kehamilan, Ibu pasti merasakan berbagai perubahan dan keluhan yang tidak pernah dialami sebelumnya. Bahkan beberapa dari Ibu hamil terkadang mengalami stres. Jika sudah begini, Ibu perlu menjalani terapi atau bantuan secara psikologi agar kesehatan si Kecil dan Ibu sendiri tidak mengalami masalah.

Setelah memasuki usia kehamilan bulan kelima atau trimester kedua, sebagian Ibu menyatakan bahwa saat inilah mereka merasa paling nyaman. Rasa mual yang sering datang mulai hilang dan Ibu pun sudah bisa menyesuaikan diri dengan perut yang terus membesar.

Apakah berarti Ibu tidak akan merasakan keluhan lagi?

Ibu hamil tetap harus siap mengalami perubahan yang belum pernah dirasakan pada masa awal kehamilan karena si Kecil tidak akan berhenti berkembang. Berikut beberapa hal yang terjadi saat memasuki usia kehamilan bulan kelima.

  1. Stretch Mark mulai nampak pada perut seringkali menyebabkan rasa gatal yang mengganggu. Kurangi rasa gatal dengan menggunakan produk kesehatan yang dianjurkan dokter.
  2. Indra pendengaran si Kecil sudah dapat berfungsi dengan baik sehingga Ibu dapat mulai melakukan stimulasi suara dengan menggunakan musik. Tidak hanya untuk si Kecil, dengan mendengarkan musik Ibu akan lebih rileks dan terhindar dari stres.
  3. Rasa nyeri pada bagian ulu hati sering terjadi ketika perut mulai membesar. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, pasalnya Ibu hanya perlu memperhatikan porsi makan saja. Lebih baik meningkatkan frekuensi makan dibandingkan makan dengan porsi yang berlebihan.

Selain keluhan pada masa-masa mengandung yang biasa dialami oleh Ibu hamil, penurunan daya tahan tubuh dapat terjadi jika asupan nutrisi tidak seimbang. Perlu diingat, Ibu perlu mengonsumsi makanan dengan jumlah dua kali lipat dari sebelumnya. Tapi jangan salah, maksud dari dua kali lipat mengonsumsi makanan ini bukan merujuk pada porsi makan melainkan nutrisi, vitamin, dan gizi.

Nah, untuk mengimbangi kebutuhan nutrisi harian yang bertambah, Ibu dapat dengan mudah mendapatkan asupan seperti protein, karbohidrat dan lemak, serat pangan (inulin), zat besi, kalsium, asam folat, serta 29 multivitamin, dan mineral lainnya dengan hanya meminum Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA. Dengan rasa cokelat yang lezat, formulanya sangat mendukung kebaikan janin dan Mama.

Artikel Sejenis

Lalu, penyakit apa yang dapat menyerang Ibu hamil?

Salah satu penyakit yang sangat mudah masuk ketika daya tahan tubuh berkurang adalah flu. Virus flu dapat menyerang kapan saja dengan ditandai gejala-gejala seperti hidung tersumbat, bersin-bersin, pilek, bersin, dan hidung berair.

Namun jika Ibu mengalami pilek dan bersin-bersin, ternyata belum tentu disebabkan karena flu. Terdapat sebuah kondisi khusus Ibu hamil yang disebut pregnancy rhinitis atau rhinitis saat hamil, yang disebabkan perubahan hormon saat hamil. Rhinitis saat hamil termasuk jenis rhinitis non-alergi yang biasanya menghilang total dua minggu menjelang persalinan.

Penanganan bagi Ibu hamil yang terserang flu

Dengan mempertimbangkan efek yang mungkin terjadi pada si Kecil dalam kandungan, Ibu tidak boleh mengkonsumsi obat flu tidak boleh sembarangan. Sebaiknya mintalah resep pada dokter agar obat yang dikonsumsi dapat disesuaikan dengan kondisi kandungan.

Di sisi lain, flu sebenarnya penyakit yang tidak terlalu membahayakan kandungan meskipun tidak boleh dianggap sepele. Jika daya tahan tubuh mulai membaik, biasanya penyakit ini akan hilang dengan sendirinya. Cobalah beberapa tips berikut selama 7 sampai 10 hari sesaat setelah gejala flu menyerang.

  1. Istirahat cukup dan penuhi kebutuhan cairan.
  2. Lebih sering makan dan minum yang hangat-hangat, seperti sup dan teh.
  3. Usahakan untuk tetap bergerak.
  4. Tetap mengkonsumsi makanan bernutrisi meskipun sulit.
  5. Mengkonsumsi sumber vitamin C, seperti jeruk, stroberi, apel, tomat, dan kentang.

Jika tidak kunjung membaik, segera kunjungi dokter untuk penanganan lebih lanjut. Karena jika Ibu tidak fit, kesehatan dan pertumbuhan si Kecil tidak akan optimal.

Semakin tua usia kehamilan, Ibu akan semakin terbiasa dengan berbagai perubahan yang terjadi. Namun, Ibu tidak boleh lengah dan tetap harus siap menjalani sisa masa-masa kehamilan dengan menjaga asupan makan dan gaya hidup sehat agar pertumbuhan si Kecil tetap optimal. Ibu pasti mau kan kelak si Kecil menjadi Pintar, Kuat dan Tinggi?