Whatsapp Share Like
Simpan

Tanpa terasa kini si Kecil telah memasuki usia enam bulan. Sangat membahagiakan dapat menyaksikan setiap tahap perkembangannya. Pertumbuhan tulang yang semakin kuat membuat si Kecil mulai bisa menopang tubuhnya. Si Kecil pun semakin pintar menerima respon dari lingkungan di sekitarnya.

Tahukah Ibu? di usia 6 bulan ini adalah salah satu saat terpenting untuk memaksimalkan tumbuh kembang si Kecil. Inilah saatnya orang tua untuk semakin mempererat hubungan dengan buah hati. Berikut ini adalah beberapa kemampuan yang rata-rata dimiliki oleh bayi berusia 6 bulan.

  1. Mulai mengerti tindakan orang di sekitarnya

    Kemampuan kognitif si Kecil semakin meningkat pada usia 6 bulan. Ia akan semakin pintar merespon tindakan orang-orang di sekitarnya. Si Kecil mulai bisa merasakan sentuhan benda yang bertekstur lembut dan kasar. Si Kecil juga sudah bisa merespon rasa gatal pada kulitnya. Ibu harus semakin memperhatikan benda-benda di sekitar si Kecil jangan sampai ada benda yang kotor ataupun membahayakannya. Bayi mulai mengenali wajah dan suara orang tuanya, ia mungkin akan sedikit takut ketika melihat wajah orang yang baru ditemuinya. Untuk semakin merangsang kemampuan kognitifnya, ajaklah si Kecil untuk tertawa dan bernyanyi. Ibu juga dapat melatih respon mata dengan menggunakan benda-benda sederhana yang menarik dan dapat mengeluarkan suara. Ia akan merespon dengan melihat pergerakan benda tersebut, mencoba meraih dengan tangan ataupun menjejak-jejakkan kaki mungilnya.

  2. Mulai mengeluarkan suku kata sederhana

    Si Kecil mulai dapat mengeluarkan celotehan suku kata yang sederhana seperti “ah” serta memberikan ekspresi wajah yang bermacam-macam. Responlah setiap kata yang terucap dari mulut si Kecil, Ibu bisa menirukan kata yang diucapkan. Ajaklah si Kecil untuk berbincang sesering mungkin karena dapat memacu kemampuannya untuk mengucapkan kata-kata yang lain. Meskipun ia masih mengeluarkan kata yang kurang jelas, anggaplah Ibu memahami apa yang ia bicarakan. Semakin sering Ibu mengajak si Kecil berinteraksi atau mendengarkan lagu-lagu dan suara-suara yang menyenangkan dapat membantu bayi Ibu dalam perkembangan bahasanya. Si Kecil akan semakin pintar menirukan setiap kata yang diajarkan, akan lebih baik pula untuk membiasakan si Kecil mendengarkan kata-kata yang baik karena akan terekam dalam otak si Kecil yang sedang berkembang.

  3. Tulang dan otot semakin kuat dan aktif bergerak

    Gemas sekali melihat si Kecil mengeksplor berbagai gerakan seperti berguling dan terlentang. Ia juga sudah semakin kuat dalam menggenggam benda, sehingga Ibu perlu memperhatikan kuku si Kecil untuk tidak terlampau panjang supaya tidak melukai dirinya sendiri. Selain itu letakkan si Kecil dalam posisi yang aman supaya ia tidak menggelinding jatuh. Pada usia 6 bulan ini, otot dan tulang si Kecil semakin kuat, ia telah mampu mengangkat kepalanya, dan sangat memungkinkan untuk merangkak. Kekuatan otot dan tulang bayi dapat dilatih salah satunya dengan memposisikan si Kecil dalam posisi tengkurap, hal tersebut akan membantu otot lengan untuk berusaha menopang tubuh bayi.

    Artikel Sejenis

  4. Kemampuan merespon lingkungan semakin berkembang

    Kini si Kecil tidak hanya mengekspresikan dirinya hanya dengan tangisan, ia mulai memiliki berbagai cara untuk merespon situasi dan kondisi di lingkungannya. Ia mulai banyak mencari perhatian dengan berteriak, menjatuhkan benda yang ia pegang, dan berbagai cara lainnya. Ia semakin senang untuk bermain-main, merespon ketika namanya disebut, dan memberikan respon terhadap ekspresi yang diperlihatkan orang-orang kepadanya.

  5. Si kecil siap diberikan MPASI

    Bayi berusia 6 bulan telah memiliki sistem pencernaan yang baik sehingga ia sudah bisa menerima makanan pendamping ASI (MPASI). Selain itu bayi yang siap menerima MPASI diindikasikan dengan kemampuan si Kecil untuk menegakkan kepala dan duduk dengan sedikit bantuan, sehingga nantinya ia mampu menelan makanan. Pada kesempatan pertama bayi diberikan MPASI, si Kecil memberikan dua kemungkinan respon. Bayi akan menerima respon makanan yang didekatkan dengan membuka mulut, dan juga kebalikannya jika si Kecil menolak makanan maka ia enggan untuk membuka mulutnya. Tak perlu terlalu khawatir jika si Kecil memberikan respon penolakan, Ibu bisa mencoba lagi dengan perlahan. Ajaklah ia membuka mulut dengan kata-kata lembut penuh kasih sayang. Bisa juga mengganti dengan jenis bahan makanan lain yang lebih menarik namun sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

Itulah beberapa perilaku yang sebagian besar dialami oleh bayi berusia 6 bulan, sebagai orang tua tentunya ingin memberikan yang terbaik untuk tumbuh kembang si Kecil. Jadi pastikan Ibu memahami setiap tahap perkembangan buah hati Ibu. Jika terdapat hal yang tidak umum terjadi pada bayi, Ibu bisa menghubungi tenaga profesional untuk mendapatkan pemeriksaan klinis.