Whatsapp Share Like
Simpan

Hai, Bu! Melihat tumbuh kembang anak setiap harinya tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi orangtua ya, Bu. Dulu, saya sering sekali melihat artikel-artikel di majalah atau website tumbuh kembang untuk mengetahui tahap pertumbuhan anak di tiap bulannya mengingat di usia ini ia masih harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Nah, kali ini, saya ingin berbagi informasi yang pernah saya baca dulu seputar perkembangan bayi 0-6 bulan. Yuk, simak lebih lanjut!

Usia 0-2 Bulan

Usia 3-4 Bulan

  • Sosial dan Emosional

    Tumbuh kemang anak di usia ini, bayi sudah mampu tersenyum secara spontan kepada orang lain. Ia juga suka bermain dengan siapapun, bahkan bisa jadi langsung menangis jika berhenti bermain. Selain itu, anak juga akan mulai meniru gerakan atau ekspresi wajah seseorang, seperti tersenyum atau cemberut.

  • Bahasa dan Cara Komunikasi

    Memasuki usia ini, anak yang masih berusaha belajar bicara mulai mengoceh dengan ekspresi dan meniru suara-suara yang ia dengar. Sebagai tanda bahwa ia lapar, sakit atau lelah, ia biasanya akan menangis dalam beberapa cara berbeda.

  • Kemampuan Kognitif

    Berdasarkan situs konsultasi anak online yang saya baca, kemampuan kognitif anak semakin berkembang di usia ini. Banyak hal yang sudah mulai bisa ia lakukan, seperti memberitahu Ibu saat merasa senang atau sedih dan merespon ungkapan kasih sayang yang Ibu berikan. Bayi pun kini sudah mulai bisa menggunakan mata dan tangannya dalam waktu bersamaan, seperti melihat mainan, kemudian meraih mainan tersebut dengan satu tangan. Ya, kemampuannya untuk melihat di usia ini sudah jauh berkembang. Ia pun akan semakin intens mengikuti benda bergerak dan mampu mengenali wajah yang familiar baginya.

  • Pergerakan Fisik

    Bayi sudah mulai bisa mengontrol dan menahan gerakan kepalanya dengan lebih stabil. Ia akan menendang-nendang, jika kakinya berada dalam keadaan tidak nyaman. Di usia ini, bayi bisa jadi membuat Ibu terkejut dengan melakukan gerakan berguling dari tengkurap menjadi telentang. Jangan heran juga jika ia sudah sanggup menggenggam mainan, lalu menggoyang-goyangkan bahkan melemparnya ya, Bu. Selain itu, pada tahap tumbuh kembang anak di usia ini biasanya anak sudah mulai senang memasukkan benda ke mulut.

Usia 5-6 Bulan

  • Sosial dan Emosional

    Tidak hanya bisa mengenali wajah yang familiar, bayi juga sudah mulai dapat mengetahui seseorang yang asing baginya. Bahkan, ia kini sudah bisa merespon perasaan yang orang lain rasakan di usia ini, lho. Ia akan merasa senang jika Ibu senang atau sebaliknya. Siap-siap juga merasa gemas dengannya, karena di usia 5-6 bulan, ia suka melihat dirinya di cermin, Bu.

  • Bahasa dan Cara Komunikasi

    Bahasa dan cara komunikasi menjadi tahapan tumbuh kembang anak berikutnya yang bisa Ibu lihat. Respon si Kecil terhadap suara sudah semakin kuat di usia ini. Ia akan bereaksi jika Ibu mengeluarkan suara, bahkan ketika Ibu memanggil namanya. Anak juga mulai mengucapkan vokal dan konsonan tertentu saat mengoceh, seperti “ah,” “eh,” “oh”, “m,” “b” untuk menunjukkan rasa suka dan tidak suka terhadap sesuatu.

  • Kemampuan Kognitif

    Bayi suka sekali melihat benda-benda yang ada di sekitarnya, merasa penasaran dengan benda itu, bahkan ia tidak segan untuk mengambil benda tersebut dan memasukkannya ke mulut. Tak hanya itu, ia juga sudah mulai bisa memindahkan benda dari tangan satu ke tangan lainnya sebagai tanda tumbuh kembang anak semakin meningkat.

  • Pergerakan Fisik

    Memasuki usia 5-6 bulan, kemampuan fisik si Kecil sudah semakin aktif. Ya, ia akan sering berguling ke kiri-kanan atau depan-belakang. Ibu pun akan mendapati ia sudah bisa duduk dan merangkak tanpa bantuan siapapun. Hebatnya lagi, di usia ini bayi juga mulai ingin belajar jalan dengan berusaha berdiri sendiri, lho.

Nah, itu tadi tahapan tumbuh kembang anak pada bayi usia 0-6 bulan yang perlu Ibu tahu. Agar nantinya anak bisa bertumbuh dengan maksimal, perhatikan jika perkembangannya belum menunjukkan tahapan-tahapan di atas ya, Bu. Segera lakukan konsultasi kesehatan anak dengan dokter anak kepercayaan Ibu. Ibu juga dapat Ibu dapat mengunjungi laman Tanya Pakar untuk berkonsultasi. Pastikan Ibu sudah melakukan registrasi sebelumnya ya, Bu!