Whatsapp Share Like
Simpan

Apa yang Ibu rasakan ketika mengetahui si Kecil mulai mengalami pergerakan kecil dalam kandungan? Seperti tendangan-tendangan dan respon lain ketika diberi sentuhan dari luar. Pasti momen tersebut sangat luar biasa bagi Ibu. Biasanya, Ibu mulai bisa merasakan tendangan si Kecil mulai usia kandungan 16 sampai 25 minggu.

Ibu dengan kehamilan pertama mungkin akan merasakan bayinya mulai menendang pada usia kehamilan 25 minggu. Sedangkan ibu yang hamil anak kedua bisa merasakannya pada usia kandungan 13 minggu. Tendangan si Kecil akan terasa jika Ibu sedang duduk atau sedang dalam posisi rileks. Ibu mungkin bertanya-tanya, apa sih makna dari tendangan yang diberikan si Kecil? Berikut ini fakta menarik terkait pergerakan tendangan yang si Kecil berikan di dalam perut Ibu, simak informasinya ya.

  1. Tendangan pertama si Kecil
    Tendangan pertama mengindikasikan usia, perkembangan dan kelangsungan hidupnya. Ini juga menunjukkan calon bayi Ibu ternyata sudah aktif. Perlu diketahui, ketika si Kecil menggeliat di dalam perut, mungkin Ibu akan seolah merasa bergetar. Meskipun disebut tendangan, gerakan itu mungkin termasuk gerakan diafragma, cegukan, gerakan tangan, pindah dari satu sisi ke sisi lain, jungkir balik, dan masih banyak lagi.
  2. Bayi menendang sebagai tanggapan apa yang ada di lingkungan sekitar
    Pernahkah Ibu merasakan si Kecil bergerak ketika ia diberi sentuhan, diajak ngobrol, atau Ibu merasa senang? Nah, si Kecil dalam perut memberikan tanggapan atas tanggapan dari lingkungan sekitar.
  3. Tanda perangai si Kecil kelak
    Si Kecil tidak mau bergerak sejak dalam kandungan? Nah, bisa jadi itu adalah tanda memang si Kecil akan sangat aktif ketika ia besar nanti. Perangai si Kecil akan mudah terlihat saat si Kecil ada di dalam perut. Ibu dan Ayah mungkin akan bersiap-siap mengejar-ngejar si Kecil jika memang pergerakannya sangat aktif. Tak perlu khawatir ya Ibu, anggap saja olahraga bagi si Kecil.
  4. Bayi dalam kandungan juga bisa stres
    Jika Ibu biasanya merasakan frekuensi tendangan dan pergerakan di dalam perut lebih sedikit dari biasanya, mungkin si Kecil merasakan stres di dalam perut. Berkurangnya tendangan juga bisa jadi tanda si Kecil sedang stres. Jika terjadi catatlah beberapa lama waktu yang dibutuhkan si Kecil melakukan 10 kali tendangan. Namun, bisa jadi itu berarti aliran oksigen ke rahim berkurang, atau ada penurunan kadar gula darah Ibu.
    Ibu bisa melakukan rangsangan-rangsangan lain agar si Kecil kembali semangat. Ibu bisa meminum segelas air, berjalan-jalan agak jauh, atau sekadar mengajak bicara si Kecil. Atau kemungkinan lainnya, si Kecil memang membutuhkan waktu istirahat, sehingga Ibu tak perlu merasa khawatir jika memang pergerakan si Kecil agak melambat.
  5. Makanan yang masuk juga termasuk rangsangan
    Jika setelah makan yang dirasakan oleh Ibu adalah pergerakan si Kecil, artinya memang makanan yang Ibu makan juga bagian dari rangsangan. Si Kecil akan mendapatkan makanan yang Ibu makan. Biasanya frekuensi gerakan si Kecil setelah makan adalah 15 sampai 20 kali.

Setiap bayi memiliki perkembangan dan pertumbuhannya sendiri-sendiri. Mengenali pergerakan si Kecil adalah kunci agar si Kecil tumbuh sehat. Namun, gerakan atau tendangan tidak semuanya sama, ada beberapa faktor yang memengaruhi seberapa sering janin bergerak dan Ibu dapat merasakannya, faktornya adalah sebagai berikut.

  • Berat badan berlebih membuat Ibu kurang sensitif terhadap getaran dan gerakan janin karena terhalang oleh lapisan lemak perut.
  • Jumlah air ketuban juga memengaruhi gerakan janin. Jika jumlahnya sedikit, janin akan sulit bergerak, dan jika banyak, janin dapat leluasa bergerak.
  • Letak plasenta yang berada di depan juga bisa membuat Ibu sensitif merasakan gerakan janin.


Itulah informasi yang harus Ibu ketahui seputar pergerakan janin yang Ibu alami. Dengan mengetahui dan mengenal pola pergerakan si Kecil akan membantu Ibu mengenal si Kecil. Jika memang ada yang salah dengan janin yang Ibu kandung, Ibu akan segera mengetahuinya. Jangan lupa penuhi nutrisi seimbang agar kelak ia tumbuh sehat. Penuhi kebutuhan sumber protein hewani berkualitas seperti susu bubuk untuk Ibu hamil Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan kandungan 9 gr protein dalam satu gelasnya untuk kebaikan janin dan Mama.

Selamat menanti kelahiran si Kecil, Bu!

Artikel Sejenis