Whatsapp Share Like
Simpan

Kehamilan adalah momen yang ditunggu-tunggu bagi setiap pasangan. Terutama mereka yang baru menikah, kehadiran anggota baru di keluarga kecil menjadi kebahagian tersendiri. Biasanya para pasangan akan merencanakan program kehamilan agar mendapatkan momongan. Namun bagaimana mengenali kehamilan dan mengetahui usia kandungan sendiri masih sering menimbulkan tanda tanya. Kebanyakan menganggap menstruasi yang terlambat dan rasa mual sudah menjadi tanda kepastian kehamilan, padahal belum tentu. Berikut tanda-tanda untuk mengenali dan menghitung usia kehamilan.

  1. Bercak Darah pada Vagina
    Perhatikan, bercak darah dari vagina atau pendarahan implantasi bisa menjadi tanda khusus dari kehamilan. Biasanya, proses ini terjadi ketika 10 sampai 14 hari setelah pembuahan, sel telur yang dibuahi menempel pada dinding rahim. Implantasi biasanya terjadi bersamaan dengan menstruasi hanya saja pendarahan yang terjadi lebih ringan daripada saat menstruasi.
  2. Perut Kesemutan
    Kram atau kesemutan pada perut bisa menjadi tanda-tanda kehamilan. Hanya saja perlu diperhatikan kram perut seringkali menyerupai tanda menstruasi. Untuk membedakannya, biasanya kram akibat PMS lebih terasa sakit daripada kram karena implantasi embrio atau kehamilan. Selain itu, dapat diketahui juga kram yang terjadi karena kehamilan biasanya dirasakan hanya pada satu sisi rahim saja. Misalkan rahim yang dibuahi adalah rahim sebelah kiri, maka kram hanya terasa pada sisi kiri saja.
  3. Perubahan Mood Secara Tiba-Tiba
    Salah satu tanda kehamilan yang mungkin bisa dirasakan adalah mood yang lebih sering berubah. Pada awal masa kehamilan, jumlah hormon pada tubuh wanita akan meluap dan menyebabkan perubahan yang drastis pada emosi wanita. Di fase ini, wanita bisa saja berubah menjadi sangat cengeng, cemas, dan emosional namun ini adalah hal yang wajar. Pada awal kehamilan wanita akan mengalami perubahan hormon estrogen dan progesteron yang merupakan faktor dari besarnya hasrat makan dari wanita. Pada saat PMS hal ini pun terjadi, hanya saja ada perbedaan untuk mengetahui kehamilan. Biasanya, perubahan hormon estrogen dan progesteron untuk tanda kehamilan akan meningkatkan nafsu makan wanita hanya saja untuk makanan tertentu. Beberapa orang menyebut ini sebagai ‘ngidam’.
  4. Susah Buang Air Besar
    Tidak banyak yang mengetahui bahwa salah satu tanda dari kehamilan adalah susah buang air besar atau sembelit. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pada masa kehamilan produksi hormon progesteron akan meningkat. Karena peningkatan hormon tersebut lah menyebabkan terjadi sembelit. Hormon progesterone akan merilekskan otot-otot di sekitar rahim yang juga berpengaruh pada mengendurnya otot di dinding usus. Akibat dari mengendurnya otot dinding usus, menyebabkan sistem pencernaan mencerna makanan menjadi lebih lama dan menyebabkan sembelit. Namun demikian, tidak perlu khawatir akan kondisi ini karena dengan proses pencernaan yang lebih lama, membuat penyerapan nutrisi untuk ibu hamil menjadi lebih baik.
  5. Sakit Punggung
    Meski terkesan sangat umum, tapi sakit punggung bisa menjadi tanda awal gejala kehamilan. Pasalnya, banyak wanita yang merasakan kondisi ini justru di masa awal kehamilan mereka. Bahkan, sakit punggung bisa terasa sebelum wanita melakukan tes kehamilan instan melalui test pack. Hal ini disebabkan adanya peregangan ligamen tulang punggung dan persendian area pelvis pada wanita hamil. Meski bisa terjadi pada awal kehamilan, namun sakit punggung justru lebih sering terasa pada trimester kedua kehamilan. Namun, apa salahnya untuk selalu siap siaga?


Cara Menghitung Usia Kehamilan

Jika tanda-tanda yang sudah disebutkan di atas muncul, ditambah gejala umum lainnya seperti mual dan menstruasi yang terlambat, pantas dicurigai sebagai tanda kehamilan. Kemudian untuk mengukur berapa usia kehamilan, bisa dilakukan melalui penanggalan. Caranya, ingat kapan tanggal terakhir menstruasi kemudian ditambahkan satu minggu. Ini biasanya dilakukan dokter untuk mengetahui usia kehamilan secara kasar.

Hari terakhir dari menstruasi dan kemudian setelah itu hamil, hari terakhir menstruasi dianggap sebagai patokan pertama usia kehamilan. Misalkan, terakhir menstruasi pada tanggal 1 Februari maka usia kehamilan satu minggu terhitung pada tanggal 8 Februari dan seterusnya. Menghitung usia kehamilan sangat penting untuk mengetahui tanggal kehamilan. Namun biasanya metode ini digunakan bagi wanita dengan siklus menstruasi teratur dan rajin mencatat tanggal menstruasi. Jika tidak, bisa menggunakan metode USG dan dokter yang akan menentukan usia kehamilan.

Itulah yang perlu diketahui untuk mengenali kehamilan dan cara untuk mengetahui usia kehamilan. Saat pertama kali dinyatakan hamil, perlu ditekankan pada saat itu juga Ibu harus mulai menjaga kehamilan salah satunya dengan mengonsumsi susu ibu hamil. Jangan lupa minum susu ibu hamil Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan kandungan sumber protein, asam folat, kalsium, zat besi dan serat pangan untuk mendukung kebaikan janin dan mama. Tersedia dalam  rasa cokelat yang lezat   dan tidak membuat ibu hamil merasa enek.

Artikel Sejenis