Whatsapp Share Like
Simpan

Memperhatikan si Kecil tumbuh dari tahun ke tahun tentu membuat Ibu bangga karena perubahan yang terus dialami. Ada banyak perkembangan yang akan dialami si Kecil termasuk dari segi motoriknya. Ketika si Kecil memasuki usia 3 tahun, perkembangan motoriknya pun akan ikut berubah menjadi lebih tajam. Ibu sebaiknya tahu perkembangan yang terjadi seperti apa sehingga bisa memberi respon yang sesuai pada si Kecil. Berikut ini merupakan 7 perkembangan motorik pada usia 3 tahun. Yuk, simak ulasannya.

  1. Pada banyak aktivitas, si Kecil lebih suka menggunakan satu tangan saja

    Jika pada tahun pertama dan kedua si Kecil suka mengangkat dan membawa benda dengan dua tangan, pada usia 3 tahun hal itu akan mulai berubah. Si Kecil akan mulai melakukan banyak hal hanya menggunakan satu tangan. Mengapa demikian? Selain karena kemampuan motoriknya memang memungkinkan untuk menggunakan satu tangan saja, si Kecil akan mulai meniru Ibu. Jika Ibu biasanya hanya minum menggunakan tangan kanan, maka si Kecil pun akan mulai melakukannya, lho.

  2. Mulai bisa melepas dan menggunakan bajunya sendiri

    Si Kecil akan mulai bisa memilih baju mana yang ingin dia pakai. Selain itu, dia pun akan mulai berusaha untuk melepas dan memakai bajunya sendiri. Ketika si Kecil melepas dan memakai bajunya, Ibu cukup mengawasi saja dan memberi semangat. Apabila di tengah jalan dirasa kesulitan, barulah Ibu membantu sedikit. Biasanya si Kecil ingin bisa melakukan semua sendiri pada usia ini.

  3. Bisa makan menggunakan sendok dan garpu

    Apabila sebelumnya Ibu selalu menyuapi si Kecil, coba berikan piring serta sendok dan garpu palstik di hadapannya. Ketika menginjak usia 3 tahun, biasanya si Kecil sudah mulai mahir makan sendiri. Hal ini merupakan salah satu perkembangan motorik yang umumnya terjadi. Untuk anak yang perkembangannya lebih lambat biasanya makannya akan lebih berantakan. Namun, Ibu tidak perlu khawatir karena kemampuan makan si Kecil akan membaik seiring berjalannya waktu.

  4. Lancar berlari dan mulai jarang terjatuh

    Si Kecil semakin suka berlari di dalam ruangan? Jangan khawatir! Hal itu sangat wajar dan menjadi tanda bahwa perkembangannya secara motorik sangat baik. Si Kecil berusia 3 tahun biasanya senang sekali berlarian setiap waktu. Ia juga mulai jarang terjatuh karena kini sudah bisa berlari dengan lebih stabil. Meski begitu, Ibu harus tetap memberi pengawasan ya agar si Kecil tidak terjatuh dan cidera saat berlari.

    Artikel Sejenis

  5. Dapat membawa gelas berisi air tanpa tumpah

    Coba berikan gelas berisi susu atau air pada si Kecil untuk dibawa ke meja. Ia akan berjalan perlahan dan membawa gelas dengan berhati-hati. Usia 3 tahun adalah usia yang normal jika si Kecil mulai bisa membawa suatu wadah berisi tanpa menumpahkan isinya. Jika tumpah, hanya sedikit saja. Yang harus Ibu ingat yaitu jangan mengisi gelas atau mangkok dengan air panas atau es, ya. Hal itu dapat melukai tangan si Kecil.

  6. Bisa mengendarai sepeda roda tiga dengan lancar

    Ciri perkembangan motorik lainnya yang nampak pada usia 3 tahun adalah kemampuan berkendara. Ibu bisa mulai mengajarkan si Kecil untuk mengendarai sepeda roda tiga. Biasanya tidak butuh waktu lama sampai si Kecil bisa menggunakan sepeda roda tiga dengan lancar. Untuk penggunaan sepeda roda tiga ini harus selalu dalam pengawasan Ibu, ya. Jangan sampai si kecil meluncur ke jalan raya tanpa diketahui oleh Ibu.

  7. Mulai mencuci tangannya secara mandiri

    Untuk urusan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, tentu Ibu telah mengajari si Kecil sedari dini. Pada usia 1-2 tahun, biasanya Ibu akan menggendong si Kecil menuju wastafel dan mencucikan tangannya. Nah, ketika menginjak usia 3 tahun, si Kecil mulai memiliki inisiatif sendiri dalam hal mencuci tangan. Biasanya ia mulai ingin melakukannya sendiri. Apabila wastafel terlalu tinggi, Ibu bisa membantu mengangkat si Kecil. Namun, ketika membersihkan tangan dengan sabun dan membilasnya, sebaiknya biarkan si Kecil melakukannya sendiri. Hal ini sekaligus melatih kemandirian dan tanggung jawabnya, lho.

Jadi, si Kecil sudah mulai bisa apa saja, Bu? Jika perkembangan si Kecil lebih lambat, Ibu tidak perlu terlalu memaksa karena tiap anak memiliki tahapan yang berbeda. Cukup dampingi dan ajari dengan sabar. Selain itu, Ibu bisa membantu memberi stimulus agar si Kecil semakin pintar dengan memberikan asupan gizi yang berimbang. Dengan begitu, perkembangan motoriknya pun diharapkan dapat berkembang secara maksimal.