Whatsapp Share Like
Simpan

Stres masa kehamilan merupakan hal yang kerap terjadi pada wanita. Banyak hal yang menjadi penyebab stres pada ibu hamil. Terutama ketika mengandung anak pertama, wanita akan sering dirundung rasa ketakutan seperti membayangkan rasanya melahirkan, kelamin dari calon anak pertamanya, hingga perasaan tidak enak yang disebabkan oleh si Kecil di dalam perut. Meskipun fase ini adalah sesuatu yang wajar akan terjadi pada wanita, bukan berarti hal ini harus dibiarkan. Berikut 5 hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan stres yang terjadi pada ibu hamil.

  1. Memanjakan Diri
    Ketika stres pada masa kehamilan melanda, bukan berarti wanita tidak boleh melakukan kebiasaan memanjakan diri seperti saat sebelum hamil. Memanjakan diri bagi wanita sangat perlu dilakukan demi mengurangi beban pikiran yang sedang menempel di kepala. Memanjakan diri bisa dilakukan lewat berbagai macam hal. Bisa melalui spa atau perawatan kulit lainnya, bisa juga dengan mengikuti kelas yoga untuk ibu hamil. Tidak hanya itu, bisa juga dengan cara melakukan apapun yang disukai seperti melukis, bermain musik, bahkan memasak jika itu sudah menjadi hobi, maka sebaiknya dilakukan untuk mengurangi stres. Akan tetapi pastikan aktivitas menyenangkan yang dilakukan tidak membahayakan dan menyebabkan jatuh sakit.
  2. Konsumsi Asam Lemak Omega 3
    Ibu hamil yang dilanda stres dan depresi sebaiknya memperhatikan asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Jika ibu hamil mengonsumsi makanan yang tidak baik untuk masa kehamilan, maka risiko untuk kesehatan semakin memburuk akan semakin membesar. Sebaliknya, dalam kondisi apapun, ibu hamil harus mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat. Dalam kasus mengatasi stres dan depresi, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega 3. Omega 3 yang terdiri dari asam eicosapentaenoic atau EPA dan asam docosahexaenoic atau DHA, dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa kekurangan dua zat tersebut memiliki keterkaitan yang kuat pada kemarahan, depresi, dan agresi. Sehingga, dengan meningkatkan asupan tersebut, dapat menghindarkan kita dari stres dan depresi. Biasanya, asam lemak omega 3 dapat ditemukan pada ikan-ikan laut seperti salmon, sayur-sayuran seperti bayam, dan kacang walnut. Akan tetapi jika ada dari makanan tersebut yang tidak terbiasa untuk dikonsumsi, Ibu dapat menggantinya dengan susu ibu hamil Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA dengan rasa cokelat yang lezat dapat mendukung asupan nutrisi ibu selama periode kehamilan dan menyusui.
  3. Berkonsultasi dengan Psikolog
    Pada masa wanita, stres dapat muncul akibat adanya perubahan hormon yang terjadi pada masa kehamilan. Menghadapi stres yang disebabkan oleh faktor hormonal, tentunya lebih sulit diatasi ketimbang stres yang disebabkan oleh faktor lain. Untuk dapat mengurangi terjadinya stres akibat ini, maka disarankan untuk menggunakan bantuan profesional seperti psikiater untuk meredam stres yang sedang dihadapi. Biasanya, psikolog atau psikiater akan memberikan terapi khusus seperti terapi kognitif dan perilaku yang kemudian baik psikiater dan pasien akan bekerjasama untuk mengatur pola pikir dan perilaku menuju ke arah yang lebih sehat. Perlu diperhatikan, jangan menunda-nunda untuk datang berkonsultasi pada ahlinya. Semakin cepat berkonsultasi dengan pakarnya, maka hasil yang diterima akan lebih baik dan stres lebih cepat hilang.

  4. Terapi Akupuntur
    Akupuntur merupakan terapi tradisional yang sudah terkenal sejak ribuan tahun silam. Terapi akupuntur diketahui memiliki banyak manfaat, mulai dari menyembuhkan penyakit, hingga menjadi terapi untuk depresi dan stres. Pada praktiknya, ibu hamil akan ditusuk dengan jarum khusus di titik-titik yang dapat meringankan depresi dan memperbaiki suasana hati. Meskipun terlihat mengerikan, namun tidak perlu khawatir, karena kebanyakan dari pasien yang melakukan terapi ini tidak merasakan sakit dan hanya merasakan rasa hangat di tubuh mereka. Bahkan beberapa pasien hanya merasakan sensasi seperti kesemutan ketika melakukan terapi ini. Terapi ini pun tidak perlu dikhawatirkan lagi karena sudah terbukti aman bagi ibu hamil.
  5. Berolahraga
    Olahraga adalah salah satu cara yang paling efektif untuk menghilangkan stres yang menerpa saatmasa kehamilan. Melalui olahraga, tubuh akan memproduksi hormon endorfin dan neurotransmiter otak yang bermanfaat membuat tubuh lebih ringan dan otak mampu berpikir positif. Meski demikian, tidak semua olahraga dapat dilakukan oleh ibu hamil. Pilihlah olahraga yang aman seperti berenang yang baik bagi Ibu dan si Kecil. Selain berenang, yoga juga bisa menjadi opsi yang baik karena memberikan dampak yang baik seperti mengencangkan kulit, meregangkan tubuh, melatih teknik pernapasan, relaksasi, dan meditasi bagi ibu hamil. Perlu diketahui, jika sebelum masa kehamilan tidak terbiasa melakukan olahraga, tenang saja, aktivitas ini dapat dimulai sejak masa kehamilan.


Itulah lima hal yang bisa dilakukan ketika stres melanda wanita pada masa kehamilan. Perlu diperhatikan, bahwa stres yang terjadi pada masa kehamilan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Jika tidak menemukan solusi terbaik untuk mengatasi beban pikiran yang melanda, maka dikhawatirkan akan memberikan dampak yang kurang baik bagi si Kecil yang akan lahir.