Whatsapp Share Like Simpan

Manfaat udang ternyata penting untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil lho. Udang menjadi salah satu jenis seafood yang banyak dan mudah ditemui di Indonesia. Salah satu spesies Crustacea ini mempunyai ukuran yang beragam, mulai dari berukuran kecil hingga besar dan panjang mencapai 20 sentimeter lebih.

Berbagai macam menu masakan bisa dibuat dengan bahan utama udang, Bu. Selain rasanya yang lezat, kandungan gizi yang tinggi juga merupakan daya tarik dari udang yang menjadi manfaat udang itu sendiri. 

Udang mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan si Kecil, dengan kata lain manfaat udang sangat baik pada saat masa pertumbuhan anak. Namun, Ibu juga harus memerhatikan reaksi alergi. Karena seperti makanan laut lainnya, udang pun dapat menyebabkan alergi.

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Udang untuk Anak

Sebelum membahas manfaat udang, ada baik jika Ibu mengetahui kandungan yang terdapat di dalamnya. Udang merupakan salah satu makanan yang kaya nutrisi. Dalam 85 gram udang matang, terkandung 84 kalori dan 20 gram protein.

Udang juga mengandung berbagai mineral penting yang dibutuhkan jaringan tubuh, seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium, dan zinc. Selain itu, udang juga mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6, antioksidan, dan yodium yang baik untuk tubuh. Menariknya, kandungan lemak dalam udang tergolong rendah. Udang juga termasuk sumber protein hewani yang mengandung 9 Asam Amino Esensial (9 AAE) yang lengkap. Menurut penelitian dari J.Nutr dalam National Center for Biotechnology Information, kekurangan 1 jenis dari 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan, termasuk potensi tinggi badan, tingkat kecerdasan, dan daya tahan tubuh sebanyak -34%. Bahkan, kekurangan semua jenis 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan tersebut sebanyak -50%.

Artikel Sejenis

Komposisi Asam Amino pada udang ronggeng segar (per 100 g) berturut-turut dari yang paling tinggi adalah asam glutamat, asam aspartat, alanin, glisin, valin, treonin, leusin, lisin, tirosin, serin, histidin, arginin. Sebelum mengetahui apa saja manfaat udang untuk anak, kita simak dulu penjelasan mengenai kandungan nutrisi di dalamnya, yuk! Berikut penjabaran ringkas tentang kandungan nutrisi pada udang.

  • Protein

    Kandungan protein udang cukup tinggi jika dibandingkan dengan makanan seperti kacang-kacangan, kentang, ubi, sayuran, buah-buahan, dan lainnya. Selain sebagai sumber protein hewani berkualitas, udang juga termasuk makanan yang rendah lemak jenuh. Protein udang ini sangat penting untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil, meningkatkan kecerdasan, sebagai sumber energi, memperkuat tulang, dan lain sebagainya. 
  • Kalsium

    Mineral ini berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kalsium yang terkandung dalam udang juga bermanfaat mengoptimalkan kinerja otot, hormon, fungsi saraf dan mencegah pembekuan darah. Pembekuan darah berbahaya karena mengganggu aliran darah ke organ-organ penting.
  • Omega 3

    Dalam 4 ons udang, terkandung 50% EPA dan DHA yang merupakan jenis asam lemak omega 3 dan berperan penting untuk meningkatkan kecerdasan otak dan sistem saraf tubuh.
  • Zat Peptida

    Zat peptida merupakan zat yang diproduksi udang untuk merangsang hormon cholecystokinin (CCK) yang dilepaskan dari sel ke usus. CCK akan bekerja sama dengan sistem saraf dan perut untuk menambah nafsu makan.
  • Vitamin B12

    Vitamin B12 yang terkandung pada 1 buah udang adalah 12%. Vitamin B12 ini berfungsi dalam memproduksi sel darah merah sehingga mencegah terjadinya anemia. Vitamin ini juga berperan dalam memperlancar metabolisme protein, karbohidrat, dan lemak dalam sel tubuh agar berlangsung sempurna.

Manfaat Udang Untuk Si Kecil

Kandungan nutrisi yang terdapat pada jenis seafood ini menandakan adanya banyak manfaat udang untuk mendukung pertumbuhan si kecil. Untuk lebih jelasnya, Ibu bisa menyimak penjelasan ringkas tentang manfaat udang berikut ini.

Manfaat udang: Meningkatkan nafsu makan

Manfaat udang yang pertama adalah membantu meningkatkan nafsu makan karena udang mengandung banyak protein. Jika dikonsumsi akan membentuk zat bernama peptida. Di dalam jaringan tubuh, peptida merangsang hormon cholecystokinin (CCK) yang dilepaskan dari sel ke usus. 

Hormon CCK akan bekerja sama dengan sistem saraf dan perut untuk memperlambat proses pencernaan sehingga nafsu makan juga meningkat. Tentunya membuat nafsu makan anak meningkat akan sangat bagus untuk mendukung tumbuh kembang si kecil, ya, Bu.

Manfaat udang: Mencegah anemia

Manfaat udang lainnya untuk kesehatan juga mampu mencegah anemia karena udang mengandung 21% vitamin B12, yang berperan dalam produksi sel darah merah, sehingga dapat membantu mencegah penyakit anemia. Vitamin B12 juga membantu pembuatan DNA, material genetis yang terdapat pada tiap sel. Hal ini akan membuat metabolisme protein, karbohidrat, dan lemak dalam sel tubuh berlangsung sempurna.

Manfaat udang: Baik bagi tulang dan gigi

Manfaat udang selanjutnya yang tak kalah baik untuk kesehatan adalah memiliki kandungan kalsium. Kandungan kalsium bekerja secara bersamaan membentuk tulang serta gigi yang kuat. Dianjurkan mengonsumsi udang beserta kulitnya karena kandungan glukosamin pada kulit udang berguna dalam pembentukan tulang rawan di persendian. Sederhananya, dengan mengonsumsi udang secara rutin akan mendapat manfaat udang yaitu menambah kepadatan dan membuat tulang anak menjadi lebih kuat.

Manfaat udang: Meningkatkan sistem imun

Udang sangat kaya akan kandungan zat besinya yang menjadi manfaat udang berikutnya. Zat besi merupakan nutrisi penting dalam pembentukan energi di dalam tubuh. Energi yang terpenuhi dalam tubuh dapat menunjang segala aktivitas si kecil Bu.

Kandungan mineral dalam udang juga dapat menguatkan sistem imunitas tubuh dan berperan sebagai antioksidan yang memerangi radikal bebas. Ini menjadi manfaat udang yang sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh si kecil.

Manfaat udang: Meningkatkan kecerdasan

Manfaat udang berikutnya ternyata bisa membantu untuk meningkatkan kecerdasaan anak. Hal ini karena udang merupakan sumber omega 3 yang sangat lengkap dan bermanfaat dalam kecerdasan anak. Berbagai penelitian sudah membuktikan fakta bahwa udang memiliki kandungan omega 3 yang bermacam-macam.

Dalam empat ons udang, terkandung 50% Eicosapentaenoic Acid atau EPA dan Docosahexaenoic Acid atau DHA dalam persentase seimbang yakni 50%. EPA dan DHA merupakan dua jenis omega 3 yang berperan aktif guna menjaga kesehatan sistem syaraf dan sebagai faktor pencegah penyakit yang berkaitan dengan organ jantung. Itulah sebabnya, manfaat makan udang cukup penting untuk meningkatkan kecerdasan si Kecil. 

Perlu Ibu ketahui juga, DHA tidak hanya bisa didapatkan dalam udang saja lho. Bahkan, dalam susu pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ mengandung DHA 4x lebih tinggi dan 8 nutrisi penting lainnya untuk dukung kecerdasan otak si Kecil.

Apa Bahaya Makan Udang?

Seperti yang telah disebutkan, manfaat makan udang cukup penting untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil. Namun, Ibu juga perlu waspada saat memberikan makanan laut (seafood) ini kepada si Kecil. Ini karena olahan udang yang diberikan secara berlebihan bisa berdampak buruk terhadap kesehatannya. Berikut adalah dampak buruk makan udang secara berlebihan:

  • Memicu alergi

    Manfaat udang memang cukup beragam, terutama bagi tumbuh kembang si Kecil. Namun, mengonsumsi makanan laut ini pun akan berbahaya dan menimbulkan alergi pada tubuhnya. Munculnya alergi ini disebabkan oleh kandungan zat spesifik yang terdapat dalam seafood, seperti protein tropomyosin, arginine kinase, dan myosin light chain yang dapat membuat sistem imun bereaksi negatif sehingga muncul alergi. 

    Jika si Kecil memiliki riwayat alergi, sebaiknya Ibu perlu berhati-hati saat memberikannya makanan laut (seafood), salah satunya udang. Namun, apabila Ibu belum mengetahui riwayat alergi si Kecil, Ibu bisa memberikan ia sedikit olahan udang di pengalaman pertamanya. Setelah itu amati perubahan yang mungkin saja muncul. 

    Apabila setelah diberikan udang, si Kecil merasakan gatal atau muncul ruam merah di sekitar tubuhnya, maka kemungkinan besar ia mengalami alergi udang. Untuk mengatasi kondisi ini, sebaiknya Ibu segera bawa si Kecil ke dokter agar mendapat penanganan yang lebih baik.

  • Meningkatkan kadar kolesterol dalam darah

    Mengonsumsi udang secara berlebihan juga bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah lho, Bu. Sebagai contoh, dalam 1 porsi kecil udang, terdapat sekitar 200 mg kolesterol. Di mana jumlah tersebut sudah melebihi batas asupan kolesterol per hari. Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, Ibu perlu lebih cermat dalam mengolah dan memberikan udang ke dalam menu makanan harian si Kecil. 

Resep Olahan Udang

Setelah mengetahui kandungan dan manfaat udang, Ibu mungkin tertarik untuk membuat hidangan dengan bahan dasar udang. Berikut beberapa rekomendasi resep olahan udang yang mudah dan lezat.

  • Tahu Isi Udang

    Bahan-bahan yang dibutuhkan:

    • 300 gram udang ukuran sedang. Buang kepala dan kulitnya, bersihkan kotoran di punggungnya.
    • 1 putih telur
    • 1 pak tahu sutra
    • 1 sdt maizena
    • 1 sdt susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ rasa vanilla
    • 1 sdt kecap asin
    • 1 sdt minyak wijen
    • Daun bawang bagian hijau, potong-potong kecil
    • Garam dan merica secukupnya

    Cara mengolah:

    • Masukkan udang, putih telur, susu, garam, dan merica ke dalam food processor atau blender.
    • Cuci bersih tahu, keringkan, dan potong satu biji menjadi dua secara diagonal.
    • Sayat sedikit bagian tengah tahu, lalu taburi dengan maizena.
    • Isi tahu dengan campuran adonan udang.
    • Kukus selama 5 menit.
    • Campurkan kecap asin, minyak wijen, dan daun bawang untuk dijadikan cocolan.

    Resep Tahu Isi Udang ini dapat dijadikan camilan sehat untuk si Kecil atau bisa juga dijadikan lauk dengan nasi hangat dan sop sayuran. Dengan rasanya yang enak, si Kecil pasti akan sangat suka dengan olahan udang untuk anak ini.

  • Udang Mini Creamy

    Bahan-bahan yang dibutuhkan:

    • 100 g mentega
    • 6 siung bawang putih
    • 500 g udang kecil
    • 235 g thickened cream (krim kental ) yang bisa dibeli di supermarket.
    • 8 lembar daun basil (bisa diganti dengan kemangi)
    • Susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ secukupnya, sesuai selera Ibu untuk membuat tekstur saus lebih creamy dan lezat

    Cara mengolah:

    • Cincang bawang putih hingga halus.
    • Bersihkan udang dengan mengeluarkan kotoran di bagian punggungnya kemudian kupas kulitnya tetapi jangan buang ekornya.
    • Cincang daun basil atau daun kemangi, namun jangan terlalu halus.
    • Siapkan penggorengan kemudian lelehkan mentega, susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ secukupnya, dan masukkan bawang putih yang sudah dicincang.
    • Masukkan udang dan masak selama 1 menit, setelah itu balik dan masak sisi satunya selama 1 menit juga.
    • Setelah udang matang, masukkan krim kental dan biarkan hingga mendidih.
    • Masukkan daun basil atau daun kemangi, aduk hingga merata.
    • Keluarkan udang dari dalam penggorengan dan teruskan memasak krim kental hingga teksturnya semakin kental
    • Saat krim kental sudah siap, masukan kembali udang ke dalam penggorengan dan aduk sebentar.
    • Angkat dan sajikan dengan taburan daun basil atau kemangi di atasnya.

Selain mendapatkan asupan nutrisi penting dari manfaat makan udang, untuk melengkapi asupan nutrisi tumbuh kembang si kecil, Ibu juga bisa menghadirkan susu di setiap menu makanannya. 

Susu dikenal memiliki kandungan protein baik yang tinggi dan berguna bagi tubuh dalam memproduksi 9 Asam Amino Esensial atau 9AAE. Kandungan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) bisa secara lengkap Ibu dapatkan dalam Frisian Flag PRIMAGRO 1+, kandungan nutrisi dalam susu pertumbuhan ini sudah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang si Kecil lebih prima.

Susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ juga mengandung kombinasi 8 nutrisi penting untuk dukung kreativitas si Kecil, di antaranya DHA 4x lebih tinggi, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi. 

Susu pertumbuhan ini pun diperkaya 5 nutrisi penting lainnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi yang dikombinasikan dengan 9 Asam Amino Esensial (9AAE), serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan si Kecil.

Jangan lupa, Bu. Cek juga secara rutin tumbuh kembang si Kecil, yang kini bisa dilakukan melalui fitur Kalkulator Gizi. Lewat fitur ini, Ibu bisa cek cek kecukupan jumlah gizi harian Si Kecil yang dikembangkan oleh Akademi Keluarga Prima bersama Lora Sri Nofi, PGNutr, MNutrDiet, RD. Klik di sini untuk cek sekarang ya Bu.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz