Whatsapp Share Like Simpan

Ibu, selama hamil, Ibu pasti sering mendengar zat yang satu ini: asam folat. Ya, karena di setiap susu kehamilan yang Ibu minum, biasanya selalu tertera kandungan asam folatnya. Untuk cemilan pun biasanya disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat. Namun, apa sih sebenarnya asam folat itu?

Asam folat merupakan salah satu vitamin B, yaitu vitamin B9, yang diperlukan oleh tubuh untuk pembentukan sel-sel baru. Asam folat berguna sekali untuk mencegah cacat lahir yang serius pada bayi, terutama apabila dikonsumsi sebelum pembentukan janin dan selama masa awal kehamilan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tubuh orang dewasa membutuhkan 400 mikrogram asam folat setiap hari. Sedangkan untuk Ibu hamil memerlukan dua kali asupan asam folat lebih banyak dari biasanya, yaitu 800 mikrogram setiap hari. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, berikut adalah beberapa jenis makanan yang mengandung asam folat yang baik untuk ibu hamil konsumsi sehari-hari.

Stroberi

Stroberi

Tahukah Ibu, delapan buah stroberi yang berukuran kecil itu ternyata mengandung 50 kalori yang tidak mengandung kolesterol atau asam lemak jenuh. Dengan Ibu mengkonsumsi stroberi sejumlah porsi tersebut, Ibu kira-kira sudah memenuhi kurang lebih 7,5 persen kebutuhan asam folat harian untuk Ibu hamil. Buah berwarna merah ini juga kaya akan vitamin A, B kompleks, C, E, K, kalsium, zat besi, sodium, zinc, magnesium, fosfor, dan kalium.

Jeruk

Hampir semua orang suka jeruk. Ibu juga kan? Selain sebagai sumber vitamin C, buah segar ini ternyata juga menjadi sumber asam folat yang sangat bagus. Bahkan dalam satu buah jeruk dapat menyuplai 20% kebutuhan asam folat sehari-hari. Selain mampu meningkatkan kadar folat, buah ini pun dapat menekan kadar racun dalam pembuluh darah.

Artikel Sejenis

Baca juga: 9 Asam Amino Esensial Susu Sapi

Alpukat

Ibu, selain terkenal sebagai makanan yang mengandung asam folat, buah berwarna hijau ini dari dulu dipercaya berkhasiat sebagai penangkal gejala flu. Ini karena di dalam satu buah alpukat terdapat kandungan vitamin E yang mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi, sedangkan vitamin B-nya membantu produksi antibodi secara alami. Ada juga kandungan omega 6, asam lemak esensial yang dapat meredakan radang. Selain itu, menurut beberapa penelitian, buah alpukat terbukti mampu meningkatkan sistem imun tubuh lho, Bu.

Pisang

Sejak lama pisang selalu dianjurkan untuk dimakan oleh Ibu hamil. Ternyata, hanya dengan mengkonsumsi 1,5 sampai 2 buah pisang setiap hari, sudah dapat memenuhi sepertiga kebutuhan folat bagi tubuh. Selain sebagai sumber folat, pisang juga kaya akan kandungan nutrisi lainnya, yaitu karbohidrat, vitamin B6, vitamin C, potassium, mangan, dan serat.

Brokoli

Pada 91 gr brokoli mentah terkandung 57 mcg asam folat atau setara dengan 14% kebutuhan asam folat harian. Saat dimasak, kandungan folat brokoli bisa lebih banyak lagi, yaitu 84 mcg pada 78 gr brokoli. Sayuran ini juga mengandung berbagai kandungan nutrisi lainnya, seperti vitamin A, C, K, mangan, dan sulforaphane, yaitu senyawa yang memiliki fungsi sebagai antikanker yang kuat.

Kubis Brussel

Kubis Brussel

Mengkonsumsi 78 gram kubis brussel masak dapat memberikan asam folat sebanyak 47 mcg atau setara dengan 12% kebutuhan asam folat harian. Kubis brussel juga sayuran yang mengandung kaempferol, yaitu antioksidan yang bisa mencegah kerusakan oksidatif yang menyebabkan kanker dan mengurangi peradangan.

Asparagus

Asparagus merupakan makanan yang mengandung asam folat. Pada 90 gram asparagus masak akan memasok sekitar 134 mcg atau 34% kebutuhan asam folat harian. Tak hanya itu, sayuran ini juga tinggi kandungan antioksidan yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi serta merupakan sumber serat yang sangat baik untuk jantung.

Sayuran Hijau

Perbanyak konsumsi sayuran hijau saat hamil yuk, Bu, karena ia tergolong makanan yang mengandung asam folat. Pada 30 gram bayam mentah terkandung 58,2 mcg atau setara dengan 15% kebutuhan asam folat harian.

Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung juga dapat memberikan Ibu berbagai nutrisi penting, diantaranya vitamin A, vitamin B, dan serat. Berdasarkan sebuah penelitian, mengkonsumsi banyak sayuran hijau bermanfaat untuk mengurangi peradangan, resiko terserang kanker, dan menjaga kenaikan berat badan.

Baca Juga: 5 Sayuran dengan Kandungan Vitamin Otak untuk Anak [Nutrisi]

Kacang-kacangan

Bagi Ibu hamil, mengkonsumsi kacang-kacangan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan janin. Sejak dulu kacang-kacangan diketahui sebagai sumber protein juga serat yang kaya akan gizi seperti halnya mineral. Kacangan-kacangan disinyalir dapat mencegah dan menghambat berkembangnya sel kanker yang menjadi musuh menakutkan bagi semua orang. Umumnya, kacang-kacangan mengandung 8-17 persen protein, 100 gram zat besi dan 100 gram kalsium.

Polong-polongan

Polong-polongan, seperti kacang polong, kedelai, kacang merah, dan lentil, memiliki jumlah asam folat yang berbeda-beda. Misalnya saja pada 177 gr kacang merah matang mengandung 131 mcg asam folat, sedangkan pada 198 gr lentil matang mengandung 358 mcg asam folat. Polong-polongan juga mengandung protein, magnesium, zat besi, kalium, serat, dan antioksidan yang berguna bagi ibu hamil.

Buat Bit

Buat Bit

Buah berwarna ungu ini merupakan makanan yang mengandung asam folat tinggi lho, Bu. Di dalam 136 gr bit mentah sudah mengandung asam folat sebanyak 148 mcg atau sekitar 37% dari kebutuhan harian ibu hamil. Selain itu, buah bit juga merupakan sumber nutrisi lainnya, mulai dari vitamin C, potassium, mangan, dan nitrat, yaitu senyawa tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Pada sebuah penelitian, mengonsumsi jus buah bit mampu menurunkan tekanan darah sistolik sementara sebanyak 4-5 mmHg pada orang dewasa dalam kondisi sehat.

Pepaya

Tidak hanya memiliki rasa yang manis, buah pepaya juga termasuk ke dalam makanan yang mengandung asam folat. Pada 140 gr pepaya mentah sudah mengandung 53 mcg asam folat atau sekitar 13% dari kebutuhan harian. Buah berwarna jingga ini masih mengandung nutrisi lainnya, mulai dari vitamin A, vitamin C, potassium, dan antioksidan. Untuk ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi pepaya yang masih mentah, karena dikhawatirkan bisa menyebabkan kontraksi dini.

Nah, itulah daftar makanan yang mengandung asam folat yang bisa Ibu nikmati sebagai camilan sekaligus memenuhi kebutuhan asam folat selama masa kehamilan. Semoga Ibu dan janin di dalam kandungan selalu sehat hingga masa persalinan nanti, ya. Jangan lupa untuk mengkonsumsi susu Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA juga, Bu, karena susu ini telah diperkaya dengan nutrisi lengkap yang ibu hamil butuhkan. Diantaranya ada protein, karbohidrat dan lemak, Serat pangan (Inulin), Tinggi Zat Besi, Tinggi Kalsium, Tinggi Asam folat, serta 29 multivitamin dan mineral.

Manfaat asam folat dalam masa kehamilan

Setelah mengetahui tentang jenis makanan apa saja yang mengandung asam folat, mari saatnya mengetahui manfaat yang bisa Ibu dapatkan dari asam folat di masa kehamilan saat ini. Sebagaimana yang telah Ibu ketahui, asupan asam folat sangat dibutuhkan di masa kehamilan. Demi menjaga tumbuh kembang bayi di dalam kandungan bisa berjalan secara optimal. Manfaat asam folat tidak hanya terasa untuk Ibu saja. Janin yang berada di dalam kandungan pun akan mendapatkan manfaat baik dari asupan asam folat yang Ibu konsumsi secara rutin. Berikut adalah manfaat yang bisa Ibu dapatkan dari asupan asam folat yang tercukupi setiap harinya.

  1. Menghasilkan sel darah merah

    Salah satu manfaat yang bisa ditemukan dari konsumsi asam folat yang tercukupi adalah meningkatnya produksi sel darah merah. Sel darah merah memiliki peranan penting untuk menjaga kondisi tubuh Ibu. Pasalnya, salah satu gejala yang sering dikeluhkan di masa kehamilan adalah datangnya anemia. Oleh karena itu, asam folat memastikan agar tubuh Ibu memproduksi sel darah merah secara optimal. Selain itu, asam folat juga bermanfaat agar tubuh Ibu dapat menyerap zat besi secara lebih baik.

  2. Melindungi kesehatan bayi

    Dalam masa kehamilan, kesehatan bayi yang dikandung merupakan prioritas yang asupan dan kondisi kesehatannya harus terus dijaga secara rutin. Agar perkembangan bayi tetap berjalan secara optimal, asam folat juga memiliki peran dalam memberi perlindungan bagi kesehatan bayi. Perlindungan yang hadir berkat asupan asam folat yang tercukupi mampu mengurangi risiko penyakit komplikasi pada bayi saat lahir nanti, serta mencegah pertumbuhan bayi yang kurang sesuai saat di dalam rahim. Asam folat juga diakui mampu mencegah hadirnya bibir sumbing pada bayi.

  3. Menjaga kesehatan Ibu hamil

    Selain mencegah hadirnya risiko penyakit komplikasi pada bayi, asam folat juga terbukti mampu menjaga kesehatan Ibu hamil. Dengan mengonsumsi asupan asam folat yang cukup dan teratur, Ibu dapat terlindung dari ragam jenis penyakit dan kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan, seperti preeklamsia, stroke, gangguan pada jantung, kanker, serta mencegah penyakit alzheimer. Dalam masa kehamilan, asam folat juga berguna demi mempercepat pertumbuhan plasenta. Tidak hanya itu, asam folat juga memiliki peran untuk membantu produksi, perbaikan, serta mengoptimalkan fungsi DNA yang ada pada bayi.

  4. Mengoptimalisasi pembentukan saraf janin

    Cacat tabung saraf merupakan sebuah kondisi yang akan memengaruhi pembentukan serta perkembangan saraf janin pada anak. Untuk mencegah hadirnya risiko cacat tabung saraf, pastikan Ibu selalu mengonsumsi asupan yang mengandung asam folat secara rutin. Asam folat dinilai mampu menjaga tabung saraf pada janin. Tabung saraf ini nantinya akan tumbuh ke otak dan sumsum tulang belakang si buah hati. Sehingga proses pembentukan sistem saraf utama pada bayi bisa berjalan secara optimal.

Jika ibu memiliki pertanyaan lain seputar kehamilan dan tumbuh kembang si Kecil ketika ia sudah lahir nanti, silahkan berkunjung ke laman Tanya Pakar. Nantinya, para ahli sana akan membantu menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu ya, Bu.


Sumber:

Health.kompas