Share Like
Simpan

Apakah Ibu sering menyanyikan lagu, mengobrol, atau bermain bersama si Kecil? Saya pun sering melakukannya sejak ia lahir. Saat itu, saya berharap perkembangan si Kecil untuk berbicara bisa lebih optimal. Mungkin hal tersebut terlihat aneh di mata orang lain. Namun, saya sebetulnya sedang melatih anak berbicara, lho! Mengapa ini penting dan kapan saatnya mengajak si Kecil belajar bicara? Yuk, simak informasi yang saya dapatkan dari berbagai artikel tumbuh kembang anak, Bu.

Pentingnya Berbicara dengan si Kecil Sejak Bayi

Menurut artikel yang saya baca, 80% otak bayi mengalami proses tumbuh kembang optimal dalam tiga tahun pertama. Otaknya akan mulai bisa berpikir, belajar, dan memproses informasi dari lingkungan sekitarnya. Proses ini disebut sinapsis. Semakin sering Ibu mengajaknya berbicara, semakin cepat proses sinapsis berjalan. Hal ini akan menguatkan kemampuan berbahasa dan belajar si Kecil, Bu.

Cara Mengajari si Kecil Berbicara

Umumnya, si Kecil sudah mulai berbicara kepada Ibu sejak ia dilahirkan. Bahkan, si Kecil juga mulai belajar memahami perkataan Ibu. Namun, bahasa yang baru ia kuasai adalah tangisan. Untuk itu, Ibu bisa mulai mengajaknya berkomunikasi sedini mungkin. Ini dia beberapa cara berbicara dengan si Kecil sesuai usianya.

  • 0-3 Bulan

Pada usia ini, meski si Kecil baru bisa berkomunikasi melalui tangisan, ia mulai mengenali sejumlah bunyi dan kata-kata. Oleh karena itu, Ibu bisa mulai menyanyikan lagu anak-anak dan memanggil namanya. Jadi, ia bisa belajar merespon panggilan.

  • 4-6 Bulan

Si Kecil umumnya akan mulai mengoceh dan menggerakan bibirnya di usia ini. Jadi, Ibu bisa mengucapkan kata sederhana secara berulang di depan wajahnya agar gerak bibir Ibu bisa ia tiru. Pastikan artikulasi Ibu jelas, ya.

  • 7-9 Bulan

Perkembangan otak bayi pada tahap ini membuatnya mulai memahami konsep sebuah kata. Misalnya, dadah berarti selamat tinggal. Masa ini adalah saat yang tepat untuk Ibu mulai membacakan dongeng. Walau belum mengerti sepenuhnya, si Kecil akan belajar mengenai intonasi, nada suara, dan pelafalan dari cerita Ibu.

  • 10-12 Bulan

Pada usia ini, si Kecil mulai bisa mengontrol bunyi dari mulutnya, Bu. Umumnya, kata-kata pertama muncul pada masa ini. Kata-kata pertama biasanya berkaitan dengan salam, seperti halo dan dadah, atau obyek yang ia kenal, seperti mama, papa, atau nama hewan peliharaan. Ucapannya terdengar lebih jelas karena ia berusaha meniru Ibu. Oleh sebab itu, ada baiknya Ibu melafalkan kata dengan baik dan benar. Ajak si Kecil berbicara seperti orang dewasa supaya otaknya terstimulasi untuk mengembangkan kemampuan berbahasa.

Jadi, berdasarkan artikel yang pernah saya baca, melatih anak berbicara bisa dilakukan sejak si Kecil lahir ke dunia. Ibu harus rajin mengajaknya berbicara supaya perkembangan otak dan kemampuan berbahasanya meningkat. Selamat mencoba, Bu!