Whatsapp Share Like
Simpan

Hai, Bu! Apakah si Kecil tumbuh menjadi aktif bergerak, menunjukkan rasa ingin tahu, dan punya jiwa penjelajah yang tinggi? Jika iya, sebaiknya Ibu terus dukung perilaku tersebut, ya! Dari beberapa artikel tumbuh kembang yang saya baca, selain mendapat asupan nutrisi sesuai kebutuhan, ternyata stimulasi di luar rumah juga penting dilakukan agar daya tahan tubuh anak  terjaga. Lalu, stimulasi seperti apa yang dimaksud? Yuk, simak ulasan lengkapnya! 

1. Bermain Hujan-Hujanan
Dulu, ketika pertama kali melihat si Kecil bermain hujan di pekarangan, saya langsung memanggilnya masuk ke dalam rumah karena takut ia sakit. Namun, ternyata pemikiran ini tidak dibenarkan oleh dokter lho, Bu. Menurut Mahesa Paranadipa dari Asosiasi Dokter Indonesia, ketika bermain hujan, tubuh akan beradaptasi dengan kondisi tersebut sehingga mampu meningkatkan sistem imun si Kecil. 

Tahukah, Ibu?

Serat Pangan (Inulin) bisa membantu memelihara fungsi saluran cerna si Kecil sehingga sistem pencernaannya bekerja dengan optimal. Dengan sistem pencernaan yang baik, si Kecil diharapkan tidak mudah sakit sehingga bisa lebih aktif bergerak dan leluasa menjelajahi dunia sekitarnya.

Meski begitu, sebaiknya Ibu tidak membiarkannya terlalu lama bermain hujan. Waktu bermain hujan ideal bagi anak usia 1-3 tahun adalah sekitar 10 menit agar tubuhnya tidak kedinginan dan jatuh sakit. Setelah itu, jangan lupa untuk mengembalikan suhu tubuh si Kecil dengan memberinya segelas air hangat dan segera memandikannya. 

2. Bermain Kotor-Kotoran
Bu, tak perlu khawatir saat si Kecil bermain kotor-kotoran, karena paparan kuman ternyata baik untuk daya tahan tubuhnya. Bahkan, ada beberapa jenis kuman yang bisa membantu mencegah alergi. Mulai sekarang, yuk, sesekali biarkan si Kecil asyik bermain kotor-kotoran di luar rumah. 

Setelah selesai bermain, barulah Ibu perlu mencuci tangan, kaki, dan tubuh si Kecil dengan air hangat, agar bakteri lebih mudah mati. Sebisa mungkin hindari menggunakan hand sanitizer yang dapat membunuh bakteri baik pada kulit tangan si Kecil ya, Bu. 

3. Piknik di Taman
Apakah Ibu berencana membawa si Kecil piknik di taman dekat rumah? Wah, ini bagus Bu, karena selain menyenangkan, piknik ternyata juga membawa dampak positif bagi kesehatan tubuh si Kecil. 

Ketika piknik, umumnya si Kecil akan terkena paparan sinar matahari. Nah, sinar matahari ini dapat memperkuat sistem imun tubuhnya.  Hal yang perlu Ibu perhatikan sebelum membawa si Kecil piknik di taman adalah waktunya. Pastikan si Kecil mendapat cahaya matahari yang lebih sehat pada pukul 10 pagi sampai 3 sore. Usahakan pula bahwa kegiatan ini berlangsung 15-20 menit saja, ya. Kegiatan anak ini juga bisa Ibu manfaatkan sebagai waktu berkualitas bersama keluarga. 

Itu dia beberapa kegiatan sederhana yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan daya tahan tubuh anak. Terlepas dari cara di atas, poin paling penting adalah membiarkan si Kecil aktif bergerak dan bebas menjelajah dunia sekitarnya, Bu. Semoga informasi ini membantu, ya!